https://t.co/CIT1aqMHjW
Konsep "mereset hidup" ala Syekh Muhammad al-Ghazali menawarkan solusi, bukan hanya untuk lansia yang ingin bahagia di usia tua, tapi untuk siapa saja yang merasa hampa atau gelisah. Ini adalah proses memulai lembaran baru, di mana usia muda masih memberi ruang luas untuk bereksplorasi tanpa terjebak overthinking berlebih.
Sejak kecil, mereka diajarkan untuk "mendapat pekerjaan yang baik", bukan "menciptakan pekerjaan yang bermanfaat". Padahal, seperti ditunjukkan dalam riset Joshua Daspit (2023), pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset) adalah kunci menghadapi masa depan — kemampuan mengenali peluang, berani menanggung risiko, dan tetap kreatif di tengah ketidakpastian.
https://t.co/Yp7fmozQTA
Purbaya menjawab utang aman: deficit to GDP di bawah 3%, debt to GDP di bawah 40%, lebih prudent daripada Eropa (100%) atau Jepang (275%). "Ibu enggak usah terlalu panik," katanya.
https://t.co/l8D4SVbYJJ
Menurut Purbaya, ekonomi Indonesia mengalami perlambatan signifikan sejak setahun setengah terakhir akibat kebijakan fiskal dan moneter yang kurang akurat. "Ekonomi dicekik lagi dengan menghilangnya uang dari sistem perekonomian," ujarnya. Untuk mengatasinya, ia menerapkan kebijakan counter cyclical tanpa ekspansi fiskal besar-besaran. Salah satu langkah utama adalah mengoptimalkan dana pemerintah yang mengendap di bank sentral, dengan mengembalikan 200 triliun rupiah ke sistem perbankan. "Ini langkah paling gampang, enggak mikir. Cuman pindahin uang dari BI ke perbankan," tambahnya.
https://t.co/E5u0iGfow1
Dalam filsafat, khususnya ontologi dan epistemologi, konsep fakta dan realita menjadi fondasi untuk memahami bagaimana kita mengenal dunia. Kedua istilah ini sering kali tumpang tindih, tetapi memiliki perbedaan mendasar: fakta lebih berkaitan dengan pengetahuan yang dapat diverifikasi, sementara realita menyangkut keberadaan itu sendiri yang independen dari persepsi manusia. Pemahaman ini penting untuk membedakan antara apa yang kita ketahui (atau anggap benar) dengan apa yang benar-benar ada.
https://t.co/9puKSCQqxU