INI UANG YA GESS?? ๐ญ๐ญ BANYAK BANGET WOII, BISA BANGET NIH KITA NONTON KONSER BANGTAN DI NEGARA MANAPUN ๐ญ๐ญ๐ญ yaa Allah banyak bangettt ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ
pantesan nyari uang rasanya susah banget bangke, ternyata uangnya pada ngumpul di brangkas jaksaa ๐ญ๐ญ๐ญ
Selamat kpd POLRI yg tlh menjebol tembok penyembunyian harta2 yang diduga hasil korupsi di sebuah kafe dan beberapa titik lainnya. Selamat kpd KEJAGUNG yang terus memburu koruptor di BGN dan MBG. Silahkan berlomba utk saling bongkar korupsi. Itu bagus utk pemberantasan korupsi.
Mulai bermunculan babi-babi tamak yang finansialnya collapse. Kamu dermawan dan kondisi finansialnya sedang bagus-bagusnya?
JANGAN BANTU ORANG SEPERTI INI!
Ada orang nyimpen emas 74 Kg setara ratusan miliar cuma diem di lemari.
Di belahan bumi lain ada orang berangkat kerja keburu-buru dan membahayakan diri sendiri supaya ga kena potongan telat 10 ribu rupiah ๐
Baca selengkapnya: https://t.co/AnJSwU9AnL
Eks Kapolres Bima Kota Didik Putra Kuncoro disebut dalam dakwaan jaksa menggunakan uang setoran hasil penjualan sabu dari jaringan bandar narkoba untuk memberangkatkan keluarganya ibadah umrah.
~MS #EksKapolresBima#DidikPutraKuncoro #kasusnarkoba
Inilah tampang NURIDIN (50 tahun) ๐คฌ
Ajun Inspektur Polisi Satu, anggota Polres Tegal Kota, mantan Kanitreskrim Polsek Tegal Selatan, Jawa Tengah yang selama 2,5 tahun menjadikan istri sirinya:
- budak seks
- dipaksa konsumsi & meracik narkoba sabu
- disiram air keras hingga luka bakar 47% tubuh
- dipukul gagang pistol & kekerasan fisik lainnya
- diintimidasi & ancaman sebarkan video asusila
- disekap dalam rumah, dll
๐ญ๐ญ๐ญ
(1)
PAK IMAM ๐ข๐ญ๐ข๐ญ
Saya dan rekan-rekan saya akhirnya bekerja sambilan.
Saya di Car free day berjualan dengan istri saya,
berjualan bubur bayi, berjualan baju anak.
Saya beli online, saya jual lagi offline demi menghidupi saya.
Saya tidak malu sebagai dosen tetap berjualan.
Rekan saya Teddy, dosen di Politeknik Negeri Bandung,
dia selesai ngajar dia ngojol.
Rekan saya lagi ada di Kalimantan.
Dia selain menjadi dosen, dia pun tetap menjadi kuli bangunan, Bapak, Ibu.
Dan kemarin sudah kita sampaikan di DPD dengan gaji seperti itu.
Selain itu, banyak yang bekerja mengajar di banyak tempat.
Ke empat kampus, ke lima kampus.
Saya pernah, Bapak, Ibu, pagi saya ngajar, siang saya harus ngajar lagi.
Mencari tambahan sore, saya harus ngajar lagi.
Di Bandung dengan panas-panasan, saya pergi ke kamar mandi,
cuci muka mandi untuk mengajar kembali di kampus yang berbeda.
Demi untuk mencukupi kebutuhan dasar saya.
Selain itu, ada yang berjualan, jual online dan marketing perumahan.
Segala dilakukan demi mencukupi kebutuhan dasar.
Karena saat itu, kami tidak mendapatkan tunjangan kinerja dikecualikan.
Dan sertifikasi dosen pun bisa didapatkan paling cepat lima tahun.
Klarifikasi Desak Made Rita ini contoh klasik ketimpangan kekuasaan dlm relasi atlet-federasi-pemerintah.
Atlet seringkali berada dlm posisi rentan krn ketergantungan pd pendanaan, fasilitas, dan izin karier yg dikontrol oleh otoritas.
Sebaiknya pemerintah melihat komentar Rita dlm wawancara setelah juara di Polandia itu bukan sbg bentuk pembangkangan. Tetapi masukan utk evaluasi dan membuka mata lebar2.
Atlet berprestasi level dunia, tak jelas keberangkatannya, lalu nggak didampingi oleh ofisial, fisioterapis, dan masseur itu jelas konyol.
Benar kata Rita di wawancara itu, memang nggak ada dukungan dari pemerintah.
Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah ๐ฎ๐ฉ tidak memenuhi undangan Iran utk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yg terbunuh dlm serangan militer ilegal.
Yg saya dengar, berbagai upaya gigih Iran utk mengundang Pemerintah ๐ฎ๐ฉ tidak mendapat tanggapan. (Mereka kan juga punya harga diri - tidak mungkin mengemis-emis kehadiran kita.) Akhirnya, yg hadir hanya Dubes RI di Teheran - yg dianggap oleh Teheran sbg sikap menyepelekan undangan ini, bahkan dianggap sbg tamparan. Sementara Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Kazakhtan, Mesir, Pakistan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, Bangladesh dll (lihat daftar dibawah) sama sekali tidak ragu mengirim delegasi resmi pada tingkat Menteri, bahkan Pakistan pada tingkat Presiden. ๐ฎ๐ฉ sbg negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yg ABSEN mengirim delegasi.ย Bahkan Malaysia nampak lebih bebas aktif dari Indonesia.
Apakah ini berarti polugri "bebas aktif" kita mulai LUNTUR krn ๐ฎ๐ฉ takut/sungkan thdp Amerika ? Has โFEARโ become a factor in Indonesian foreign policy ? Ataukah kekhilafan ini lebih mencerminkan MANAJEMEN sistem politik luar negeri yang penuh masalah - sebagaimana biasanya, surat undangan macet di berbagai meja dan tidak ada yg berani mengambil keputusan. Paling tidak ๐ฎ๐ฉ bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta - tapi beliau justru keliling Asia Tengah utk kunjungan yg sifatnya rutin.ย
Kita seakan melupakan bhw Iran adalah sahabat lama Indonesia, hubungan selalu terjaga dgn hangat dan saling menghormati, dan tidak pernah ada konflik antara kedua negara. Kehadiran delegasi resmi ๐ฎ๐ฉ dlm acara penghormatan terakhir Ayatollah Khamenei (yg sayangnya tidak terjadi) seharusnya menjadi momen pembuktian diplomasi bebas aktif Indonesia, momen persahabatan RI-Iran sekaligus sinyal tegas dari Jakarta bhw adalah aksi pembunuhan Ayatollah Khamenei adalah aksi ilegal yg melanggar hukum dan norma internasional.
Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dlm situasi yg sensitif, kita bersembunyi.
Please remember : bebas aktif adalah #diplomasiberprinsip, bukan #diplomasisungkanย
Boleh dikutip.
Tetangga gue bangun rumah Rp 150 juta.
Tetangga sebelahnya bangun rumah Rp 400 juta.
5 tahun kemudian gue masuk ke dua rumah itu. Bedanya bikin gue mikir panjang. Bukan soal yang lo kira. ๐ญ
Rumah Rp 150 juta. Tipe 36. Cat sederhana. Keramik polos. Tapi strukturnya kokoh. Dindingnya nggak retak. Atapnya nggak pernah bocor. Orangnya bilang ke gue: "Semua budget gue habisin buat yang nggak keliatan."
Rumah Rp 400 juta. Fasadnya bagus banget. Instagramable. Batu alam. Roster. Pintu kayu solid. Tapi 3 tahun pertama: Atap bocor 2x. Dinding retak di 4 titik. Lantai keramik kopong di beberapa area. Orangnya bilang ke gue: "Kontraktornya fokus yang keliatan. Yang nggak keliatan dikurangin."
Yang dimaksud "yang nggak keliatan." Pondasi: kedalaman dan lebarnya. Besi tulangan: diameter dan jaraknya. Campuran beton: rasio semen, pasir, kerikil. Waterproofing: jumlah lapis dan cara aplikasinya. Instalasi listrik: kualitas kabel dan sambungan. Semua ini nggak keliatan setelah rumah jadi. Tapi semua ini yang nentuin rumah lo tahan 30 tahun atau 5 tahun.
Cara kontraktor nakal kurangin biaya di bagian yang nggak keliatan. Besi tulangan diameter 10 diganti diameter 8. Hemat: Rp 8-12 juta. Risikonya: kekuatan struktur berkurang 35%. Campuran beton dikasih air lebih banyak biar gampang dikerjain. Hemat: waktu dan tenaga. Risikonya: kekuatan beton turun 30-40%. Waterproofing 2 lapis jadi 1 lapis. Hemat: Rp 3-5 juta. Risikonya: bocor dalam 2-3 tahun.
Cara deteksi ini sebelum ketauan terlambat. Besi tulangan: minta lihat faktur pembelian dari supplier. Cek diameter di batangnya langsung. Campuran beton: minta tukang lakuin slump test sederhana. Beton yang terlalu encer itu tanda air kebanyakan. Waterproofing: foto tiap tahap aplikasinya. Berapa lapis, berapa waktu antar lapis. Semua ini bisa lo lakuin sendiri. Nggak perlu jadi insinyur.
Yang tetangga Rp 150 juta lakuin beda. Dia habisin 60% budgetnya buat struktur. Pondasi yang dalam. Besi yang sesuai spek. Beton yang campurannya bener. Sisanya buat finishing sederhana. "Tampilan bisa diubah kapan aja, Mas. Struktur nggak bisa." Tahun ke-7 dia mulai renovasi tampilan. Sekarang rumahnya lebih bagus dari yang Rp 400 juta. Dan strukturnya masih sempurna.
Prioritas budget yang bener buat bangun rumah. Struktur (pondasi, kolom, balok, sloof): 35-40% dari total budget. Atap (rangka + penutup + waterproofing): 15-20%. Utilitas (listrik, air, sanitasi): 10-15%. Dinding + plester + acian: 15%. Finishing (keramik, cat, plafon): 10-15%. Estetika (fasad, taman, pagar): 5-10%. Kalau kontraktor lo propose sebaliknya, tanya kenapa.
ertanyaan yang wajib ditanyain ke kontraktor sebelum deal. "Berapa diameter besi tulangan yang dipake untuk kolom?" "Berapa rasio campuran betonnya?" "Waterproofing berapa lapis dan produk apa?" "Boleh gue foto tiap tahap pengerjaan strukturnya?" Kontraktor yang bagus: jawab semua dengan detail. Kontraktor yang markup struktur: mulai cari alasan.
5 tahun kemudian. Tetangga Rp 400 juta udah keluar Rp 65 juta tambahan buat perbaikan. Atap. Dinding. Keramik. Instalasi listrik yang bermasalah. Tetangga Rp 150 juta? Nol pengeluaran perbaikan dalam 5 tahun. Dan baru mulai renovasi tampilan tahun ini. Dengan budget yang tadi harusnya buat perbaikan tapi nggak kepake.
Rumah mahal bukan jaminan. Rumah murah bukan masalah. Yang nentuin bukan harganya. Tapi ke mana uang itu dihabisin. 60% ke struktur yang nggak keliatan = rumah tahan 30 tahun. 60% ke tampilan yang keliatan = rumah bagus 3 tahun pertama. Pilihan ada di tangan lo sebelum mulai. Bukan sesudah.
cc : material_daily
Subuh, Yogyakarta, 9 Februari 2008
Lambang Babar Purnomo, seorang PNS arkeolog senior, alumni FIB UGM, ditemukan tewas di selokan di jalan lingkar luar utara Yogyakarta.
Dia baru pulang sekitar jam 4 pagi setelah bertemu dengan sejumlah teman arkeolognya.
Harusnya di hari itu, siangnya, dia menjadi saksi ahli dalam persidangan perkara kehilangan dan pemalsuan beberapa benda berupa arca, koleksi Museum Radya Pustaka, Solo.
***
Beberapa waktu sebelum kejadian, dia ditugaskan kantornya untuk pengambilan dan pengembalian benda pusaka ke tempat seharusnya.
Benda-benda itu akhirnya Pak Lambang temukan di bangunan rumah pribadi di Jakarta.
Milik siapa rumah itu?
Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto.
Setelah menjemput arca di rumah itu, Pak Lambang juga bilang bahwa ada fosil gading dan arca-arca lain tanpa dokumen.
Pak Lambang dijadwalkan menjadi saksi ahli di pengadilan untuk kasus ini.
***
Polisi menyatakan kematian Pak Lambang adalah karena kecelakaan tunggal sepeda motor.
Tidak ada yang janggal kata Polisi.
Tapi, ini janggal karena jenazahnya tidak menunjukkan kalau itu kecelakaan tunggal.
Setelah diotopsi, laporan medisnya bilang, ini tidak seperti biasanya kecelakaan tunggal sepeda motor
Dokter yang melakukan otopsi bilang kalau ini tidak seperti kecelakaan, tapi bisa jadi karena: kepalanya dipukul atau dipuntir.
"Seperti di film-film itu, lo, sampai bunyi krek."
Kutipan dokter itu dimuat di laporan Tempo tanggal 29 September 2008.
Tapi polisi tetap menyatakan itu kecelakaan tunggal.
Kematiannya tidak pernah dibawa ke pengadilan.
Kebetulan Tempo, beberapa bulan lalu mengangkat kasus ini sebagai kilas balik. Menarik disimak.
Suhardiman Amby waktu debat calon bupati Kuantan Singingi, Riau:
JIKA MASIH ADA KORUPSI
KITA HARUS TAMPIL SELAYAKNYA PANGLIMA
SIAPKAN TIANG GANTUNGAN TIGA BUAH
SATU UNTUK DIA, SATU UNTUK AYAHNYA, SATU UNTUK SIAPA YANG MELAKUKAN TINDAKAN KORUPSI
INI TIDAK MAIN-MAIN!!! INI MUSUH BERSAMA!!!
Suhardiman Amby 1 Juli 2026:
Tertangkap tangan oleh KPK menerima suap buat jual beli jabatan.
Dua mobil mewah seharga 2.75 milyar.
Polres Brebes menetapkan sembilan guru yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) sebagai tersangka presensi elektronik fiktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes. Para ASN itu melakukan manipulasi absensi kehadiran.
Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, kasus ini bermula dari laporan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Brebes terkait dugaan adanya presensi daring ilegal yang terdeteksi pada 29 hingga 30 April 2026.
"Kemudian kami melakukan penyelidikan dan penyidik menetapkan sembilan orang sebagai tersangka. Masing-masing berinisial AH (41), DB (38), FFR (40), RTH (39), NK (41), AM (35), SEP (35), SDK (33), dan LS (38)," ujar Lilik dalam jumpa pers, Rabu (1/7).
Ia menjelaskan, presensi fiktif itu dilakukan melalui aplikasi bernama Person yang dibuat oleh tersangka AH. Modus tersebut memungkinkan sejumlah ASN melakukan presensi secara daring meski tidak berada di lokasi yang telah ditentukan dalam sistem. "Jadi ada pengalihan titik koordinat pada sistem presensi elektronik milik Pemerintah Kabupaten Brebes," jelasnya.
Ia menyebut, selain AH yang membuat aplikasi tersebut, tersangka lainnya juga memiliki peran berbeda-beda, antara lain membantu pembuatan rekening untuk menampung hasil penjualan aplikasi serta memasarkan aplikasi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Farid Nur Aziz menambahkan, sembilan tersangka merupakan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes yang bertugas di sekolah berbeda. Seluruh tersangka telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Brebes sejak 27 Juni 2026.
๐ธ: Dok. kumparan/Panji Purnandaru.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.โ
๐: newsupdate | update | news | oneliner | R120 | E073
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Jabatan komisaris BUMN kembali jadi perbincangan, setelah beberapa nama yang diduga punya kedekatan dengan penguasa terungkap mengisi posisi itu. Sebenarnya, apa syarat seseorang bisa menduduki jabatan sebagai komisaris di perusahaan-perusahaan milik negara?