Tidak habis pikir. Petunjuk teknis terbaru menunjukkan YAYASAN pengelola MBG dapat insentif 6 JUTA PER HARI selama 313 hari, libur pun masih dapat. Insentif itu tanpa kena pajak.
6 juta x 313 hari=1,87 miliar per SPPG
Bayangin POLRI kelola 1.179 SPPG PER HARI DAPAT INSENTIF Rp 7,07 M dan 1 tahun jadi Rp 2,21 Triliun.
Itu pun belum yayasan lain di bawah TNI.
Udahlah bubar aja negara ini.
Dijelaskan bahwa insentif ini bukan berdasarkan output based (berlaku 2025) yaitu jumlah porsi yang diberikan, tapi malahan availability based yaitu asal sudah ada dapur meski belum beroperasi. Jelas-jelas enak donk yang penyaluran porsinya sedikit bahkan belum kerja sudah dapat 6 JUTA PER HARI. Cukup duduk manis dukung rejim.
Memang MBG INI DIBIKIN BUAT MENGGERERUK DUIT NEGARA.
Kepada elite mereka royal dan disebutkan sebagai insentif, sementara bantuan ke rakyat disebut subsidi dan dianggap beban.
Dari sini kamu bisa lihat betapa terbatasnya pilihan yang saya punya, pilihan yang kami orang miskin punya.
Kesempatan yang bisa kalian take it for granted adalah kesempatan yang harus kami perjuangkan mati-matian.
@tirta_cipeng Dokter tirta, izin reply. Aku reply krn udah di langkah putus asa bgt. Aku gabisa dm. Dok, aku ngalamin kekerasan seksual yang dilakukan oleh tokoh sastrawan dan musisi Solo. Aku udh lapor uptd ppa malah disuruh bertaubat karena sudah zina. Tolong ini gimana udh pengen mati dok.
INI BENAR SEKALI
ACEH belum selesai. Seminggu yg lalu tim Hanyengkuyun Sumatera-nya kami ke sana. Intinya aceh jauuuh dr selesai. Jangankan utk bekerja, utk kembali ke rumah saja mereka gk tau kapan. Hidup normal, bertetangga, bekerja, masih mimpi.
Sayangnya algoritm sosmed memilih hal lain drpd Aceh. Di bawah saya rangkum bbrp rekam kamera/kejadian dr teman² kemarin:
Interaksi dgn warga, mrk blm ada bantuan recovery untk rumah. Jd sampai skr masih byk bgt yg msh tinggal di pengungsian dg kondisi berdebu pekat, sanitasi tdk memadahi. Bahkan td ada kerbau di dalam rumah warga mati udah 2 bln blm bs di evakuasi. Sepanjang jalan tdk terlihat alat berat yg bantu untk bersihkan lumpur atau tumpukan puing dan batang pohon
Anak² masih minum air keruh. Yg bahkan sdh direbus. Air lho ini. Kebutuhan dasar 😞
Di Tamiang kota ada sorang ibu yg minta nomer tim kami minta di bantu alat² per warungan krn semuanya hanyut. Sbelumnya mereka jualan ayam geprek, lontong sayur dll. Bisa jd ini jenis bantuan yg belum trpikirkan sama sekali.
When you enable rapists and demand “bukti kongkrit” just for you to be able to believe a sexual assault victim when they speak up, please reflect with this video. This is how dumb and evil you are.
Kemarin hingga hari ini, saya berdiskusi cukup intens dg sahabat yg alumnus psikologi
Tanggapannya sederhana “itulah kenapa, pantang bahas kesusahan (terutama ekonomi) ke anak.”
Kok bisa?
Hmmm. Sepertinya saya akan buat tulisan terkait ini dg perspektif psikologi+kriminologi
Kalau ada orang yang gak kesel dan atau cemas atas bagaimana negara ini diurus saat ini, kemungkinannya:
🧠 Otaknya nggak nyampe
🖤 Hatinya nggak nyampe
💰 Diuntungkan secara politik & ekonomi
(bisa jadi kombinasi)
Foto dari fotografer AFP, Yasuyoshi Chiba, ini gila kuat banget tangkapan kameranya.
Kerasa banget suasana hati si bapak yang penduduk Aceh ini setelah hampir sebulan lebih pusat gak ngelakuin apapun yang berarti buat penduduk di sana.
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause.
Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja.
Ayo kita sadari sebentar.
Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri.
Dengan nyeri datang rutin sekali.
Dengan emosi naik turun tanpa diingini.
Dengan darah yang keluar, tanpa permisi.
Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung.
Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya.
Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya.
Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti.
Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata,
Haha belum selesai.
Tiba-tiba Menopause datang.
Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu.
Sementara biologi kita laki-laki?
Bangun tidur.
Tarik napas.
Minum air.
Kerja seharian.
Lalu merasa wah hari ini produktif sekali.
Kadang kita demam tinggi sedikit saja,
Nada bicara langsung melemah.
Rasanya ingin nulis pidato perpisahan
Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini.
Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi.
Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup.
Grup WhatsApp penuh keluhan.
Rumah sakit penuh drama.
Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT.
Kehamilan?
Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah.
Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum,
tetap bekerja,
tetap mengurus keluarga,
tetap peduli orang lain,
Kita menyadari kekuatan versi berbeda.
Dan kita, para laki-laki,
Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. 🩷
China telah menanam puluhan miliar pohon lewat program reboisasi besar2an untuk menekan erosi dan desertifikasi. Secara kuantitatif kebijakan ini terlihat berhasil mencapai tutupan hutan sekitar 23% sejak 1949.
Namun reboisasi skala masif ini ternyata menunjukkan dampak yang lebih kompleks. Siklus hidrologi nasional menjadi bergeser sehingga di beberapa wilayah justru terjadi penurunan ketersediaan air.
Ini mengingatkan kita bahwa ekosistem bekerja sebagai sistem yang saling terhubung. Sekali rusak, proses pemulihannya hampir tidak pernah sesederhana hanya sekedar menanam kembali.
This is not an outdoor expedition
This is not a scene from a movie like The Hunger Games
This is real life
Flood victims in Aceh are forced to cross steep, dangerous terrain just to reach basic food aid and survive.
Their villages are completely isolated by floods and landslides