Haloooo!!
Apakah di sini ada affiliator tiktok minfol. 1k niche beauty/skincare yg aktif live??
Aku masih cari kreator untuk listing sampel nih. Reach me out yaaa 🤗
pernah baca kalo hubungan ibu dan anak perempuan tuh emg complicated.
mereka saling ngerti sebagai perempuan, saling cinta sebagai anak ortu tapi entah bagaimana, juga saling menyakiti tanpa disadari.
kemarin denger sepupu yg lg ngobrol sama nyokap bilang “kita nih naluriahnya kalo cinta sama seseorg, pasti selalu ada rasa ingin memiliki. entah cinta ke pasangan maupun ke anak.
tapi yg banyak org gatau dan belum mampu, kalo rasa cinta itu ga cuma soal ingin memiliki, tapi tau kapan saatnya ‘melepaskan’
orang tua tuh mesti belajar ‘melepaskan’ anak dengan dunia mereka. kasih mereka kepercayaan. kasih mereka lepas.
betul, kita sebagai orang tua pasti ada rasa khawatir anak kita bakal kenapa napa. tapi coba biarin mereka belajar buat ngadepin masalahnya sendiri. apalagi kalo anaknya udah nikah”
disitu gue tertegun. iya ya. banyak org cinta yg tau rasanya ngejer utk ngedapetin hal tsb. tapi gatau kapan saatnya utk ‘ngelepas’ ketika waktunya dateng.
Sebenarnya cewek itu jatuh cinta ga selalu mandang fisik tpi cewek lebih suka sama cowok yang:
“wangi”
“excited”
“inisiatif”
“longtext”
“fastrespon”
“ga friendly”
“attitudenya baik”
“tutur katanya lembut”
“Komunikasinya nyambung”
"yg cintanya ga berubah dari awal sampe akhir"
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause.
Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja.
Ayo kita sadari sebentar.
Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri.
Dengan nyeri datang rutin sekali.
Dengan emosi naik turun tanpa diingini.
Dengan darah yang keluar, tanpa permisi.
Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung.
Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya.
Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya.
Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti.
Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata,
Haha belum selesai.
Tiba-tiba Menopause datang.
Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu.
Sementara biologi kita laki-laki?
Bangun tidur.
Tarik napas.
Minum air.
Kerja seharian.
Lalu merasa wah hari ini produktif sekali.
Kadang kita demam tinggi sedikit saja,
Nada bicara langsung melemah.
Rasanya ingin nulis pidato perpisahan
Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini.
Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi.
Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup.
Grup WhatsApp penuh keluhan.
Rumah sakit penuh drama.
Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT.
Kehamilan?
Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah.
Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum,
tetap bekerja,
tetap mengurus keluarga,
tetap peduli orang lain,
Kita menyadari kekuatan versi berbeda.
Dan kita, para laki-laki,
Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. 🩷