Cuma mengingatkan, saran soal pernikahan atau keputusan dalam rumah tanggamu, jangan ikuti saran orang di sosial media.
Mereka mungkin hanya lihat sepotong keluhanmu. Kalau rumah tanggamu tidak jalan lagi, mereka bahkan tidak tau sama sekali.
Kalau memang bermasalah, carilah saran dan bantuan dari profesional.
Jangan dilepas liar ke netizen.
Kadang netizen ini api semua.
Cuma mengingatkan.
Apalagi kamu suka cerita berlebihan di sosmed.
Tenanglah, Allah yang akan mengatur segalanya. Pertolongan itu bisa datang dari arah yang tak pernah kamu duga. Maka serahkan semua urusanmu pada Dzat yang tak pernah lalai menjaga hamba hamba-Nya.
Diajak jd lebih baik gamau alesan segala macem, tp ngajak jelek kudu diiyain, kalo gamau dibilang cemen abis itu didiemin.. Njirr... Kudu diapain nih orang 😪 astaghfirullah trs pokoknya kalo sama ini org
Percayalah, saat kamu ikhlas dengan keadaanmu,
di situlah Allah sedang merencanakan kebahagiaan untukmu.
Allah Maha Mampu mengubah situasi paling terpuruk
menjadi momen terbaik dalam hidupmu.
— Ustadz Syafiq Riza Basalamah hafidzahullah
kalau wanitamu sudah tidak lagi berisik sama kamu, tidak bawel, tidak cerewet, tidak mengganggu, tidak seperti anak kecil, tidak mengajak ribut waktu rindu, intinya dia cuma kebanyakan diam, itu berarti kamu sudah kehilangannya.
@griffinarks Bener banget.. Setelah itu yaudah hidup akan trs berjalan.. Semakin dirasa kecewanya bakal jd penyakit hati.. Klo aku sll memaafkan org yg ngecewain aku, tp maaf aku gaakan pernah lupa ttg apa yg sdh buat aku kecewa..
sekarang kalau di kecewakan itu sudah tidak lagi marah-marah.
hanya berdoa dalam hati :
“Ya Allah, gantikan rasa kecewa ini dengan rezeki yang luas, dan sembuhkan hati ini tanpa harus membenci siapapun.”
Batas kemarahan seseorang bukan lagi memaki, tapi diam dan tidak peduli, karena lelah terbesar adalah saat hati memilih menjaga diri daripada menjelaskan.