Haii maba-maba jogja👋🏻👋🏻
Kalian mau sewa kost di Jogja tp belum sempat survei??
Tenang ada kakak” kalian (freshgraduate alias pengangguran) yg siap bantuin kalian buat survei kost!!
Harganya from 15k aja
Yukk segera Dm atau bisa Wa ke no 082182662324
Haii maba-maba jogja👋🏻👋🏻
Kalian mau sewa kost di Jogja tp belum sempat survei??
Tenang ada kakak” kalian (freshgraduate alias pengangguran) yg siap bantuin kalian buat survei kost!!
Harganya from 15k aja
Yukk segera Dm atau bisa Wa ke no 082182662324
YANG MILIH DIA SIAPA SIH? DARI DEBAT UDH KELIATAN JELEK, PENJAHAT HAM, PROGRAM JELEK, GAADA VIBES MERAKYAT SAMA SEKALI, PURA-PURA MERAKYAT PUN NGGAK, PURE AROGAN DAN KELIATAN AROGAN, SPEECH JELEK, KOMUNIKASI JELEK, ANTIKRITIK, ANTIPERS, GA KULIAH. DIA TUH GAADA BAGUS2NYA SAMSEK
Klo jodoh di tgn gue kyknya mereka udh punya anak kembar 3 dan ikut varshow superman returns buat lihat kerempongan dongwook ngasuh triplets 😅🙏🏻
#yooinna#leedongwook
Wah..ini memperjelas akar masalah kenapa UKT di Indonesia terus meroket sampai mencekik mahasiswa. Kampus negeri dipaksa mandiri cari dana sendiri, akhirnya mahasiswa yang dijadikan sapi perah lewat jalur mandiri dan kenaikan UKT. Kalau pemerintah cuma mau modal 18%, jangan harap kita bisa punya universitas kelas dunia tanpa mengorbankan isi dompet rakyat.
Sedih pol 🥲
Ada yg ngerasa gak, Demo stop MBG dilawan demo Pro MBG. Demo BEM dicounter sm BEM tandingan. Sutradara Pesta Babi dilaporkan aktornya sendiri Mama Sinta. Saya bertanya, Apakah rezim ini menggunakan politik adu domba? Jika benar, artinya pemimpin kita mengadu domba rakyatnya sendiri.. Jahat sih
cc:threadmustrlkm
Yang belum tau, dia ini dosen Fisipol UGM sekaligus direktur di lembaga riset Celios. Namanya Mas Media. S2 dan S3 dari The University of Manchester. Omongannya tajem, kritis, dan selalu based on data. Tentu tidak disukai kaum-kaum boikot UI dan UGM.
@awaaannnn__ lucu bgt lg kemaren ada yg ngomong
“kaya ITB dong sibuk bikin penelitian bla bla bukan sibuk demo”
trs hari ini ITB demo, GONG BGT WKWKWK😭😭😭
- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?