KALIAN LEBIH PERCAYA MEDIA LUAR ATAU LOKAL TERKAIT PEMBERITAAN KEBAKARAN DI KALIMANTAN?
karena media luar benar benar menguliti masalah ini dari sisi yang paling dipertanyakan, seperti:
- The Guardian: menyoroti praktik tebang-bakar dan kedekatan api dengan habitat orangutan, membangun narasi bahwa karhutla berkaitan dengan kerusakan lingkungan yang lebih besar.
- ABC News: mempertanyakan efektivitas penegakan hukum dan menekankan bahwa dampak asap sudah menyeberang ke Malaysia hingga mengganggu ratusan ribu siswa.
- Al Jazeera: menggambarkan karhutla sebagai krisis kemanusiaan, dari keterbatasan perlindungan relawan sampai jutaan orang yang terancam gangguan pernapasan.
- Reuters: kenaikan hotspot di Kalimantan menjadi indikator bahwa situasi kembali memburuk dan menguji kesiapan mitigasi pemerintah.
- AP News: menyoroti keterbatasan tim darat dalam menjangkau titik api terpencil, sekaligus memperlihatkan persoalan tata kelola lahan gambut.
- Mongabay: degradasi biodiversitas dan ancaman langsung terhadap habitat orangutan di Kalimantan.
- Amnesty International: karhutla diposisikan sebagai krisis hak atas kesehatan dan lingkungan yang sehat, bukan cuma persoalan kebakaran biasa.
bahkan media seperti BBC menyoroti empat perusahaan yang diselidiki terkait karhutla di Kalimantan, sekaligus mempertanyakan apakah penegakan hukum akan benar-benar menyasar seluruh pihak yang terindikasi terlibat
sedih banget gue tiap liat tagar all eyes on indonesia, beneran udah di titik terburuknya negara ini. terus liat berita sekolah ga boleh libur karena MBG tidak boleh dihentikan, lahan bekas kebakarannya ditanamin sawit... kek? yang jahatnya bukan cuma 1 2 orang anjir, semuanya
UDAH GILA KAH PEMERINTAH KALIMANTAN?
Rakyat lg marah, kesusahan karena ada hutan di sana DIBAKAR tiap hari.
Bisa bisanya buat acara “APRESIASI PEMERINTAH DAERAH BERPRESTASI 2026” dan disiarin LIVE di CNN???
SHAMEN ON YOU!
#PrayforKalimantan#ALLEYESONINDONESIA
SANGAT CERDAS, air dicampur tepung jadi kental dan susah masuk ke tanah, kebakaran tanah gambut itu apinya bukan cuma di permukaan tapi juga di dalam tanah, efek ngomong ngawur dan bukan ahlinya jadi gini dah
Never forget when the IOF unleashed a police dog on a boy with Down syndrome, and it mauled his flesh while he thought the dog was just playing with him, so he said: “Let go habibi, enough”.
Fella travelling in a limousine and flying off to Russia in a private plane when his citizens and neighbours are suffering from the haze 💀💀💀 Zero sense of shame 🤡
Meanwhile di tmpt lain, ada kucing plongo udah obesitas aja jalannya masih diangkut stroller, terus dikawal paspampers udah kek aset negara. Sedangkan yg harusnya dijaga dan dilindungi malah dibakar idup2 gini. THE IRONY IS BRUTAL!!!!!