I am starting to work on what, is for me, a major project. Essentailly, I want to look at retracted papers.
As a starting point, I have looked at how many retracted papers there are. I have looked at @Scopus, which shows that 71,519 papers have been retracted in the past 25 years, or so.
There are a some years when the retractions are higher than others, ..... but all that can wait for later analysis.
@WagimanDeep212_ AI, karena:
1. Beberapa kata yg muncul bukan menambah kesan meyakinkan, tapi bikin kelihatan aneh: "YOLO!", "Guru Bahasa Indonesia".
2. Nilai 0 yg dilingkari kelihatan perfect.
3. Postingan pertama (kalo gak salah) dan OP gak komen lanjut
Perlu ditekankan, MBG pada APBN 2028 itu "PALING LAMBAT."
BAHKAN MBG pada APBN 2027 tidak boleh menggunakan 20% Anggaran Pendidikan.
Hakim MK pada sidang sebelumnya sudah menyatakan bahwa putusan akan diselesaikan maksimal pada Juli 2026 dengan alasan agar bisa jadi acuan APBN 2027.
Artinya melaksanakan amanat MK sudah harus dilakukan pada Agustus 2026,untuk APBN 2027.
Menengah itu apes mas, lebih deket ke jurang kemiskinan daripada chance ke kaya.
Udah pph kena, ppn kena, subsidi cuma dapet tertentu (pertalite) wkwwkwk, gaji naik susah pula wkwkwkw
Solusinya: double job.
Edan
Trade off ama health ini
Gak ada yang lebih ironis dari kisah Prof. Bambang Hero Saharjo. Ilmuwan yang berjuang nyelametin hutan Indonesia dari kebakaran, malah digugat Rp510 Miliar di negeri sendiri oleh korporat sawit.
Tahun 2018, dosen IPB ini dituntut dengan angka fantastis itu cuma karena beliau jadi saksi ahli KLHK buat ngebongkar kasus pembakaran hutan di Riau. Analisis ilmiahnya yang akurat malah dibalas teror hukum yang nyaris ngehancurin kariernya.
Tapi plot twist-nya bikin nampar muka hukum kita: Di saat dalam negeri beliau ditekan habis-habisan, tahun 2019 lembaga internasional di London, Inggris, justru menganugerahi beliau John Maddox Prize—salah satu penghargaan tertinggi buat ilmuwan paling berani di dunia.
Bukti nyata kalau di negeri ini, jujur dan pakai ilmu buat bela alam itu taruhannya bisa miskin tujuh turunan digugat mafia.
Btw, di Jepang itu akademisi ga boleh nerima side job KECUALI atas izin formal dan tertulis dari kampus, setelah melewati kajian Conflict of Interest dan Kode Etik (yg pengalaman saya, ada ujiannya dan wajib lolos Kode Etik tiap tahun).
Yg lebih lagi, dosen PNS Jepang malah ga boleh nerima keuntungan dari aktivitas politik atau menggunakan jabatan mereka (terutama profesor) untuk keuntungan pribadi/korporasi.
Krn sistem pajaknya terintegrasi, semua pendapatan di luar kampus, termasuk investasi dan hibah penelitian asing WAJIB dilaporkan tiap tahun.
Ada cerita langsung, satu akademisi dapet tawaran jd konsultan. Kampus akhirnya ngijinin dgn pake surst penugasan DAN ada potongan gaji sesuai beban kerja dan pendapatannya di konsultan tsb.
Lah, kalo dapet duit penelitian, gimana? YA BUAT PENELITIAN. Dana hibah penelitian itu uang pajak yg ditujukan untuk penelitian dan memajukan keilmuan, bukan buat dihitung jadi sumber pemasukan tambahan (kaya argumen siapa tuh, dan ini pandangan umum di Indonesia).
Makanya, dengan standar yg ketat begini, sistem penggajian dosen di Jepang itu single salary, besarannya bisa sampe 50jt/bulan utk level lektor (Assistant Professor).
Kapan-kapan saya cerita pengalaman megang funding dari Pemerintah Jepang, deh. Pusing!
Tiga saksi kepala sekolah yang mewakili Pihak Presiden dalam sidang di MK membahas MBG, saya transkrip kata-katanya, ternyata 99% kata-katanya template. Mereka parafrase aja enggak. ☹️☹️☹️
Webinar lalu, ada namanya Dokter Roy bilang, bahwa dosen, guru dan dokter, jangan lagi menggembor-gemborkan profesinya mulia. Wong semuanya pekerja. Saya agak tertegun melihat ketegasan beliau. P2G juga selalu menegaskan bahwa guru adalah pekerja atau buruh. Saya malu sama dokter Roy, bahwa masih ada guru yang merasa lebih tinggi derajatnya dari pekerja lain. Ternyata dosen juga ada yang begitu ya. Tapi tidak apa-apa, mari kita mulai berhimpun dengan mereka yang punya keyakinan yang sama.
Kenapa sih jika guru dan dosen meminta hak kesejahteraannya sepertinya berat sekali dipenuhi?
Ada saja alasan pembenaran dan penolakannya. Mulai dari alasan ‘moral’ hingga anggaran.
Saya tidak berbicara pada level guru atau dosen yg berstatus ASN saja. Swasta pun demikian.
Saya pernah mengantarkan seorang Guru Besar Fakultas Hukum senior di salah satu universitas swasta besar mahasiswanya ribuan (bahkan puluhan ribu), ketika terbaring sakit, bahkan institusi kampusnya tidak memfasilitasinya dengan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
Karena sudah mulai mengarah pada serangan isu personal, sebar rumor dan fitnah melalui media tanpa klarifikasi ke saksi kami seperti yang diberitakan @kompascom Surabaya , maka SPK tidak akan diam.
Gw kasih tahu, as birokrat, kalau mau ngibul atau bluffing, yg penting konsisten.
Jangan sampai
- Bos nya ngomong Take Home Pay Dosen Pemula, ±16.5 juta,
- Humas nya spill THP Dosen Doktor tersebut ±9.2 juta.
Kalau gini kan kelihatan kalo gak kompak.. 😌
"Ttd." bukan singkatan dari "tanda tangan", melainkan "tertanda".
Fungsinya sebagai keterangan bahwa dokumen asli telah ditandatangani oleh orang yang namanya tercantum di bawahnya.
Pesan dari dosen Teknik Elektro UGM: Dr. Sunu Wibirama kepada dosen senior.
"Anda akan tahu gaji dosen itu TIDAK BESAR saat semua tunjangan dicabut, serdos dihapus, akses ke proyek ditutup, dan Anda harus hidup dari 75% gaji pokok terakhir."
"Itulah calon nasib Anda di hari tua."
Kamu tau gk?
Di Singapura, AQUA (600 ml) harganya 15 ribu 💀
terlihat lebih mahal tapi kalau kita lihat lebih detail:
🇸🇬 Singapura
- Gaji rata" = 70 juta
- Harga AQUA = 15 ribu
Maka, dengan gaji di Singapura bisa beli 4.785 botol
🇮🇩 Indonesia
- Gaji rata" = 3,3 juta
- Harga AQUA = 4 ribu
Maka, dengan gaji di Indonesia CUMAN bisa membeli 825 botol
Banyak yang bilang,
"Gaji di Singapura memang tinggi, tapi biaya hidupnya juga tinggi."
Padahal, di Indonesia malah lebih lucu
Biaya hidupnya tetap terasa mahal, tapi pendapatan masyarakatnya jauh lebih rendah
@aan__ Air rebusan dikasih tepung beras dikit. Jadinya, minyak di mie tidak bisa lepas langsung ke air panas. Mie tidak bisa menyerap banyak air. Mie jadi kenyal dan tidak lembek. Pengalamanku dulu jadi pedagang.