GQ: Turning point Byeon Wooseok adalah Lovely Runner (2024). Tapi itu kan dari sudut pandang orang lain. Menurut Byeon Wooseok sendiri, apa yang dianggap sebagai turning point?
BWS: Lovely Runner memang turning point sih. Tapi aku juga tidak berpikir bahwa hanya saat itu saja yang menjadi titik balikku. Aku hanya berusaha terus melakukan yang terbaik di setiap momen. Setelah Lovely Runner, aku juga tidak merasa seperti, "Wah, benar-benar banyak berubah ya." Rasanya aku memang tidak begitu bisa menangkap perubahan itu. Mungkin karena terasa seperti bukan kenyataan? Aku sendiri tidak benar-benar menyadarinya. Rasanya seperti aku terus saja syuting drama. Sambil terus berpikir, "Wah, ini seperti drama. Takjub," begitulah aku melewatinya.
Bahkan sekarang pun, daripada secara khusus menetapkan suatu titik balik, aku hanya berusaha menjalani setiap hari dengan sebaik mungkin.
โโ
Nggak akan aku translate full soalnya pasti banyak yg translate hehe
Full interview: https://t.co/k8Mbc3PVxi