merinding bgt ngeliat editan video ini.
di balik semua janji dia sewaktu nyapres satupun gada yg berhasil menyejahterakan rakyat, justru kebijakan yang dia buat banyak sekali yang merugikan rakyat, ANTIKRITIK dan NIREMPATI.
SEGERA MUNDUR!!
#INDONESIASADAR
gw suka banget ide Angkot Troya yg dipake buat nerobos bunderan HI tadi .
> Simbol transum yg dipake masyarakat luas (bukan pejabat)
> Puluhan angkot yang keluar dari jurusannya
> *Kiri* Bang said when you're about to get down, do i have to explain
Imagine your kids are starving with no clothes, and as a father you buy a 65-inch TV so they can watch Cocomelon in HD.
That's exactly what this government is doing.
Former CIA officer John Kiriakou, on Indonesia 1965 :
> "they literally crafted this narrative that was absolutely untrue, that a Communist Party was going to rise up and kill everyone"
> "military ended up clashing with the Communist Party in Indonesia and one million people died"
> "Several documents of the CIA actually say that it was a model of an operation"
The CIA's own 1968 research study called the killings "one of the worst mass murders of the 20th century". The agency knew exactly what it was looking at.
Then Washington backed Suharto for 32 years.
I keep coming back to this one because it's the case that shaped everything after it, from Chile to the colour revolutions of today.
If the people who ran it called it a success, what exactly were they measuring ?
menarik, ini rangkuman yang bisa gw tangkep ya.
1. Bankroll kecil & kualitas keputusan
Dia sengaja jagain modal aktifnya tetep kecil dengan menarik profit secara berkala. Tujuannya melatih kemampuan menciptakan peluang tanpa bergantung sama bankroll besar.
Ukuran modal ≠ kualitas keputusan.
2. Workflow dari dunia Game
Pengalaman dia ngegame mencapai Top 500 di League of Legends melatihnya buat membaca keseluruhan situasi: posisi musuh, rotasi, cooldown, resource, sama objektif.
Dalam memecoin, ini mirip sama attention, likuiditas, narasi, perilaku wallet, volume, dan kondisi market.
Di game semacam Fortnite lebih menonjolkan mekanik, refleks, dan eksekusi.
Sementara LOL sangat menuntut macro semacam membaca situasi, mengenali advantage, & menentukan apakah fight layak diambil apa nggak.
Dalam trading, semua orang bisa klik Buy gitu aja, cuman skill yang sulit itu mengetahui kapan harus trade dan kapan harus no trade.
3. Workflow tradingnya
Observe → Wait → Validate → Enter → Manage → Withdraw → Reset
- Observe: Pantau narasi, attention, likuiditas, volume, wallet, dan kondisi market.
- Wait: Jangan otomatis mengejar candle hijau or ticker viral.
- Validate: Always check apakah attentionnya growth, buyer masih aktif, & volumenya continue.
- Entry: Cuman entry as long as potensi reward sebanding sama resiko.
- Manage: Bisa nentuin invalidasi tesis, target profit, dan batas kerugian.
- Withdraw: Realisasiin profit tanpa harus nunggu TP/Sell tepat di pucuk.
- Reset: Jaga bankroll aktif tetap terkontrol dan nilai peluang berikutnya secara independen.
4. Cara dia membaca minimap sebelum entry
Sebelum membeli, cek dulu:
- Apakah narasinya jelas dan attention masih meningkat?
- Apakah buyer aktif dan volumenya sustain?
- Apakah big wallet mengakumulasi or malah distribusi?
- Apakah kondisi market mendukung risk-taking?
- Apa yang membatalkan tesis entry?
Fyi, chart tanpa konteks bisa terlihat bullish ketika peluang aslinya udah habis.
5. Timing dan pemilihan peluang
Peluang muncul ketika narasi, attention, dan likuiditas mulai selaras, tapi after harga naik ratusan persen, profil risiko dan reward tetep bisa berubah drastis.
So prepare buat bikin set-up tools/scan/scree eksekusi lebih cepat, pantau narasi & komunitas secara rutin biar riset kalian tuh nggak selalu dimulai dari awal terus.
Oh ya menurut dia, nggak semua peluang harus diambil lho ya.
6. Evaluasi proses, jangan cuman PnL
Trade yang keliatan profit belum tentu dari keputusan yang bagus. Entry ngawur malah kadang bisa menghasilkan x20 karena hoki, meanwhile trade dengan reason yang kuat, kadang malah bisa rugi.
So, dia nyaranin buat evaluasi banyak keputusan melalui jurnal: mulai dari alasan entry, kondisi market, risiko, hasil, dan kesalahan proses ini lebih usefull.
7. Control & reset
Loss nggak boleh menjadi alasan buat kalian revenge trading atau memperbesar posisi demi balik modal, vice versa big win/jp juga bukan alasan mengambil risiko berlebihan.
Sama seperti di game LOL, after dapet advantage, lakuin reset dan siapin next move. TP buat misahin hasil yang udah direalisasiin dari modal yang masih berisiko.
8. Tentuin win condition
Sebelum entry, make it sure this question:
- Apa tesisnya: momentum jangka pendek atau pertumbuhan narasi?
- Apa yang membuktikan tesismu salah?
- Di mana mulai take profit?
- Berapa kerugian maksimum yang bisa kalian terima?
Kalo tujuan kalian trade nggak bisa dijelasin, ya jangan maksa entry.
Gudlak!
Harga udah turun berkali-kali tapi ga jebol-jebol...
Biasanya ada wallet yang jagain, cara cek nya gini:
> Buka top holder nya di @gmgnai, lihat siapa yang beli tiap harga nyentuh level yang sama
> Cek wallet nya, kalau dia nambah terus pas dump berarti lagi ngumpulin
> Kalau dia mulai jual sedikit" pas pump, hati" itu tanda dia mau keluar
Ngekor yang jagain, bukan yang bentar lagi buang barang wkwk...