Kompas hari ini membuat ilustrasi utk menunjukkan bahwa area kebakaran kebanyakan di konsesi sawit. Ini jelas berarti Kalimantan dibakar oleh sistem kapitalisme perkebunan monokultur sawit.
Seekor orang utan ditemukan terkulai lemas di perkebunan kelapa sawit dekat lokasi karhutla di Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (30/8). Ia pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang hendak berangkat ke ladang.
Orangutan itu kemudian diberi nama Sampurna, sesuai dengan nama desa tempat ia ditemukan.
Dokter hewan kemudian memberikan oksigen dan cairan infus untuk membantu kondisinya. Sampurna juga diduga mengalami infeksi saluran pernapasan.
Sampurna akan menjalani perawatan di pusat rehabilitasi sebelum nantinya dilepasliarkan kembali.
📸: Dok. Reuters.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | galfot | R102 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Even if you are drowning in sins, do not abandon Salah.
Never sever that delicate bond between you and Allah.
Keep at least one door between you and Him open.
You may think you need to reform yourself before you pray.
But sometimes, it is the prayer that reforms you.
tadi malam, apinya lagi-lagi masuk ke kawasan rumah warga. kebakarannnya bukan cuma di hutan sekarang, tapi rumah-rumah warga 🙁
tolong, tolong bantu kami yang di kalimantan, tolong sekali beritakan juga hal ini 🙁
Inilah kondisi Aceh, sembilan bulan setelah bencana banjir bandang di penghujung 2025 lalu.
Sembilan bulan pascabencana, Project Multatuli kembali ke Aceh untuk meliput kondisi para penyintas bencana yang masih berada dalam posisi rentan.
#RezimGagapDarurat#Aceh #YaAkuBakalDibaca https://t.co/THoPInyYjL
For those who don't know, Gaza today bids farewell to 50 innocent martyrs, most of them children and women, who were pulled from under the rubble after 1,048 days.
Warga,
Sekedar mengingatkan lagi..
Ada warga yang pagi ini gak mikirin media sosial. Mereka mikirin rumahnya masih ada atau nggak, keluarganya aman atau nggak, tanah tempat mereka cari makan masih bisa digarap atau nggak, anaknya bakal pulang sehat atau nggak, atau mereka masih ngerasa aman atau nggak ketika memilih untuk bersuara turun ke jalan.
Sementara kita mungkin cuma melihat semua itu lewat layar. Satu berita muncul, kita marah. Berita lain muncul, kita ikut sedih. Lalu kita scroll lagi.
Padahal di balik berita2 itu ada warga juga yang lagi benar2 menjalani akibatnya.
Di NTT, 70 orang dilaporkan meninggal akibat gempa. Puluhan ribu warga mengungsi, ribuan rumah rusak, dan hingga 17 Agustus BMKG mencatat 1.624 gempa susulan.
Di tempat lain, sekitar 202 ribu hektare hutan dan lahan terbakar sepanjang Januari-Juli 2026.
Di Sukajaya, konflik lahan kembali memanas. Ada petani yang terluka ketika mempertahankan lahan tempat mereka mencari hidup.
Ada juga orang tua yang panik ngeliat anaknya sakit setelah makan makanan yang seharusnya aman. JPPI mencatat 40.759 korban terkait keracunan MBG sejak 2025 hingga awal Agustus 2026. Di Karo, 269 siswa dilaporkan jatuh sakit setelah menyantap menu MBG.
Dan ketika warga turun ke jalan untuk menyampaikan keresahan, masih ada yang harus berhadapan dengan intimidasi hanya karena ingin menyampaikan suara.
Kita bisa membaca semuanya dalam hitungan menit.
Tapi bagi mereka yang mengalami, ini bukan berita yang bisa ditutup setelah selesai dibaca.
Bagi mereka,
Ini rumah.
Ini keluarga.
Ini pekerjaan.
Ini kesehatan.
Ini hidup mereka.
Kita mungkin nggak bisa menyelesaikan semua masalah itu. gak semua dari kita punya uang, waktu, atau kemampuan untuk turun langsung.
Tapi kita masih bisa bertanya,
Apa yang bisa kita lakukan?
Menyebarkan informasi yang benar. Membantu sebisanya. Menemani. Menguatkan. Bareng-bareng bersuara ketika ada warga yang membutuhkan dukungan.
gak harus ngelakuin semuanya.
Yang penting, jangan sampe kita ngeliat warga lain lagi kesulitan terus ngerasa itu bukan urusan kita sama sekali.
Karena hari ini mungkin mereka yang membutuhkan bantuan kita.
Besok, bisa jadi kita.
#SalingJagaWarga
aceh belum pulih, NTT sampai sekarang masih ada gempa susulan, kalimantan terkurung asap, anak krakatau dan lewotobi laki-laki erupsi, terus kemarin gunung nona di enrekang juga kebakaran sampai di tiga titik 💔