@Hnirankara Lebih mlih manusia kek lu ilang krn niat lu jelas banget tuh diakhir, pengen negara kacau dan abis itu ngilang kan, keren banget provokator murahan ini
@LambeSahamjja Defisit Rp240,1 T memang ada, tapi jgn dipotong cuma jadi “APBN bengkak”. Pendapatan negara juga tumbuh dan keseimbangan primer masih surplus Rp154 T. Mmg mudah klau cuma mau provokasi dan penggiringan opini krn tujuannya jelas cuma nyari kesalahan dan memicu org mrah
@menuembegejelek Kalo videonya mmg mengejek korban, ya hrs dipertanggungjawabkan. Tpi soal sanksi tetap perlu lihat konteks dan aturan yg berlaku, tidak ada toleransi untuk orang yg jelas salah tapi kalau mengaitkan program dgn orgnya ya jelas terlalu maksa dan niatnya jelas nyari kesalahan
@arsipedia Mengkritik pernyataan presiden boleh, tapi menghina fisik atau pribadi bukan argumen. Mending bahas kebijakan mana yg dianggap gagal dan apa buktinya. Gelar akademik seharusnya jadi tanggung jawab moral untuk menyampaikan informasi secara jujur.
@NenkMonica Nuduh pemerintah sengaja ngak mau nangani hrs dibuktikan dgn data dan kondisi lapangan, bukan asumsi. Yg pling penting skrg bkn saling nuduh, tpi percepat pemadaman, evakuasi kalo diperlukan dan pastikan koordinasi antarinstansi berjalan
@zanatul_91 Peran guru dalam pengawasan bukan berarti guru yg disalahkan. Justru karena guru dekat langsung dengan siswa, mereka bisa bantu memastikan makanan diterima dalam kondisi sesuai, Dapur yg bertanggung jawab tentu tidak lepas dari sanksi berat itulah kenapa pengawasan diperketat
@menuembegejelek Kasus kekerasan tetap harus diproses hukum, tapi jangan sampai potongan informasi dipakai buat membangun kesimpulan politik yg belum terbukti
@Jelli_cent Jangan langsung anggap banyak perusahaan dukung aksi cuma dari postingan medsos. Klaim soal libur massal dan akomodasi juga perlu dicek sumbernya