Jangan merasa egois mintalah bahagia untuk dirimu
“Ya Allah di tahun ini , bahagiakanlah hatiku seluas luasnya. Angkatlah derajat ku sebagai seorang anak. Jadikanlah tanganku ‘tangan emas’ apa yang ku pegang jadi jadi rezeki, apa yang kuurus menjadi berkah, dan jauhkan aku dari rasa lelah yang sia-sia.”
Tante gw jualan gorengan 12 tahun.
Bakwan, tempe, tahu semua laku keras.
Tapi ada satu pelanggan yang tiap hari bilang hal yang sama:
“Bu, gorengannya kok lembek pas sampe rumah?”
Sampai akhirnya dia beli di tempat lain. Dan tetap kriuk.
Tante gw shock. Gw yang akhirnya bantuin cari tahu jawabannya.
5 TANDA ISTRI
SUDAH DI LEVEL TERTINGGI
DALAM PERNIKAHAN
• Tidak ada chat dari suami, dia baik-baik saja.
Dia tidak lagi mengukur cinta dari notifikasi,
kepercayaan lebih kuat dari pada perhatian sesaat.
• Tidak sibuk mengejar validasi sebagai istri baik.
Dia tahu nilai dirinya, jika dihargai dia memberi.
Jika tidak dia tetap tenang tanpa mengemis
perhatian.
• Tidak reaktif saat ada perubahan sikap suami.
Dia memilih mengamati, menenangkan diri dan
berpikir jernih sebelum menyimpulkan apapun.
• Bisa bahagia tanpa harus ditemani suami
setiap waktu. Dia punya dunia, tujuan dan
ketenangan sendiri. Bukan menggantungkan
bahagianya pada suami.
• Siap kehilangan, tapi tetap memilih bertahan
dengan sadar. Bukan karena takut ditinggalkan
melainkan karena dia tahu dia utuh dengan atau
tanpa siapapun.
Hati-hati, istri yang sudah setenang ini bukan karena
kalah. Dia hanya sudah tidak ingin berperang dan itu
tanda kedewasaan paling tinggi dalam pernikahan.
Semalam aku mendengar satu podcast yang sangat ngena.
Hidup sebaiknya berpaksikan waktu sholat.
• Bekerja setelah Subuh
• Makan siang sebelum Zuhur
• Makan malam sebelum Magrib
• Tidur setelah Isya
• Punya waktu untuk diri sendiri sebelum Subuh dengan qiyamul lail
• Menikmati ketenangan pagi saat matahari terbit
Ketika hidup berpaksikan sholat, bukan hanya waktu yang menjadi lebih teratur, tetapi hati juga terasa lebih tenang.
"Jangan selipkan sholat di sela-sela kesibukanmu. Selipkan kesibukanmu di antara waktu-waktu sholat."
Yang belum tau, dia ini dosen Fisipol UGM sekaligus direktur di lembaga riset Celios. Namanya Mas Media. S2 dan S3 dari The University of Manchester. Omongannya tajem, kritis, dan selalu based on data. Tentu tidak disukai kaum-kaum boikot UI dan UGM.
Ga cuma penjual yg hrs pengertian,
tp jg kita sbg pembeli 🥰
Aku pny langganan tahu telor gerobakan yg mangkal deket rumah. Mmg udh cukup lama kami ga beli. Pas beli lg aku inisiatif nanya ke bapaknya
👩 (aku) : Pak skrg brp sebungkus?
👨🍳 (Pak tahu) : tetep, 15rb
👩 : lho kok tetep toh Pak? Ini harga2 semua pada naik. Penjual2 lain jg udh pada naik harga
👨🍳 : iya, aplg hrg kresek. Naiknya ga kira2. Blm lg minyak goreng. Semua naik, yg turun cm telur 🥲
👩 : makanya Pak, gitu kok ga naikin harga. Untungnya dr mana. Apa kuat Pak bertahan di harga segitu?
👨🍳 : ya gmn lg, mau ga mau. Untung ya jelas berkurang, dikuat2in. kalo naik harga, diprotesin org kampung. Bnyk yg bilang, kurangi aja porsinya, tp sy ga mau. Ga mau kecewain pelanggan
👩 : Pak, tp kalo gini, utk uang hidup sehari2 Bapak dr mana? Semua2 makin mahal loh, trs untungnya Bapak jg makin dikit 👨🍳 : (senyum aja)
Pas bayar, aku selipin uang tambahan, lalu kubilang...
"Pak, harganya kuitung sendiri ya!" Bapaknya diem, melongo, loading dulu, br bilang "lho makasih yo!"
Dan hal ini ga hanya kulakukan sekali.
Tp setiap kali aku beli.
Memang katanya pembeli adalah raja. Tp bukankah raja yg baik jg harus mengerti keadaan rakyatnya? ☺
Di kala kondisi ekonomi mencekik, hidup makin sulit, jgn senang dulu kalo kalian nemu penjual yg ga naikin harga, aplg pedagang kecil. Mgkn hanya inilah cara yg mereka bisa utk menyambung hidup.
Cobalah jg utk minimal mengerti. Nambahin 1-2rb mgkn ga berasa bagi kita. Tp bagi mereka? Bisa jadi SANGAT berarti. 🙂
Setidaknya sbg sesama rakyat kecil yg sedang berjuang di tengah carut marutnya negeri ini, mari saling mengerti, saling support 🤝
Sekecil apapun itu, tetaplah berusaha utk memudahkan hidup orang lain
cc:threadyurirao
CARA NENANGIN HATI YANG
LAGI HANCUR
1. Lagi sedih banget?
Coba pelan-pelan baca: "Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin."
(Ngaku lemah, dan balik lagi ke Allah)
2. Masalah numpuk, ngerasa mentok?
Baca: "Hasbunallah wa ni'mal wakiil..."
(Ingetin diri kalau Allah sebaik-baiknya penolong)
3. Lagi kehilangan sesuatu/seseorang?
Baca: "Allahumma ajirnii fii mushiibatii..."
(Minta diganti dengan yang lebih baik)
4. Dada kerasa sesak?
Baca: "Rabbisyrahlii shadrii..."
(Minta dilapangkan hati & dimudahkan urusan)
5. Dan yang paling penting:
Percaya... Allah lagi nyusun ulang hidupmu jadi versi yang lebih baik 🤍
Aku suka dengan statement ini:
Sebenarnya, pekerjaan yang kamu jalani sekarang adalah yang terbaik yang Allah hadiahkan untukmu.
Karena itu kamu ditakdirkan berada di pekerjaan yang kamu miliki saat ini, meskipun awalnya bukan di bidangmu sekalipun. Sebab Allah tahu kamu mampu menjalankan amanah tersebut.
Itulah mengapa kamu ditakdirkan dengan pekerjaan yang kamu punya sekarang.
Semuanya sudah tertulis di Lauhul Mahfuz 🤍
CUKUP 5 DETIK
Ubah air putih biasa
jadi perisai ghaib.
Bacakan ini: يا عزيز يا جبار يا قهار
*Salamun qoulam mir Rabbir Rohim*
Sebelum kamu teguk.
Rasakan bedanya.
Kantor kakak, ngadain seminar parenting. Satu ruangan isinya 40 bapak-bapak. HRD yang ngundang.
Pembicaranya psikolog anak. 9 tahun praktik. Klien 200+ keluarga.
Dia buka sesi dengan satu pertanyaan:
"Bapak-bapak, saya mau tanya satu hal. Jawab jujur di kepala masing-masing."
"Terakhir kali anak Bapak cerita soal masalahnya, Bapak JAWAB apa?"
Ruangan sunyi.