Beberapa kekuatan besar di Indonesia kalo bersatu demo semua,
- Mahasiswa
- Ojol
- Supporter Bola
- Kelompok Silat, Sound Horeg dan Komunitas motor CB
- Ibu-ibu Muslimat
Cici-cici sama Koko-koko Citraland, PIK, Pondok Indah dan daerah lainnya nggak usah ikut turun gpp
Kalian bagian logistik
@nyleneh_@utdfocusid Berarti peluang nya turun, klo liat variabel ekonomi, statistik, usia, kedalaman skuad, kualitas individu, dan momentum digabung, yg naik peluangnya Prancis kemungkinan 18-20% sama Portugal 16-18%, Spanyol jd 15-17% krna mereka sedikit lebih “lengkap” daripada Spanyol.
@arieagung semua pemimpin pada dasarnya kalo napak tanah pasti bagus mas. Bare minimum untuk dengerin kritik aja prabowo gak bisa, apalagi napak tanah.
@sejak2006 Dan mungkin di jaman ini, kita mungkin sedang diuji dlm bentuk lain.
Bnyak orang tua yg mencintai anaknya,
Tp sulit mengikhlaskan pilihannya sendiri.
Sulit menerima klo anak bukan perpanjangan dirinya, bukan jg penebus dari cita2 yg dlu mreka tunda.
@sejak2006 Kena di balik cinta yang besar, akan
selalu ada ujian
apakah kita mencintai krna Tuhan?
atau mencintai hingga lupa pada Tuhan??
Pernahkah kita benar-benar ikhlas,
saat diminta untuk menyerahkan sesuatu yang paling kita jaga?
pliss gess
jangan nekat makan daging hewan yang mentah kalo di mari, hygiene sini masih jauh dibanding jepun, mereka hulu ke hilir udah dikontrol ketat, salah dikit daging langsung turun grade atau bahkan dimusnahin
Tiap ada bayi lahir, doanya selalu "Semoga jadi anak yang berguna bagi nusa, bangsa, dan agama."
Jarang banget dengar orang tua yang doanya begini: "Semoga aku bisa jadi rumah yang nyaman buat dia, bisa menjamin pendidikannya, dan memastikan dia tumbuh di lingkungan yang sehat."
Harusnya kita dulu yang berjanji ke dia, bukan dia yang dituntut buat dunia.
Fakta dari penelitian:
orang yang sering overthinking dan overanalyze ternyata punya cara mikir yang lebih dalam.
Dan yes, itu termasuk tanda kecerdasan.
Mereka itu bisa ngelihat...
semoga langkahku tetap tegak meski goyah,
semoga hatiku tidak membatu oleh kecewa,
semoga pikiranku tetap jernih di tengah hiruk kehidupan.
Dan bila kelak ada jiwa lain di sisiku,
semoga kami bisa saling menopang,
hingga akhir perjalanan.
Di persimpangan usia.
Aku tidak tahu harus merasa apa,
selain resah menyadari waktu tak pernah memberi jeda.
Setiap angka yang bertambah
adalah tanda bahwa sisa hidup justru berkurang.
Dan di kejauhan, rambut orang tuaku semakin memutih.
Tidak ada pesta, tdk ada riuh.
Hanya keheningan yg kucoba isi dengan syukur.
Aku tak ingin menuliskan banyak mimpi,
sebab mimpi yang menumpuk hanya akan menambah berat punggung
yang memang sudah memikul terlalu banyak.
Aku hanya ingin cukup:
cukup sehat, cukup kuat, cukup tabah.
@kompascom Gk ada pekerjaan yg cukup dibayar upah amal jariyah. Guru tiap hari kerja keras, fisik, mental, emosional, ngadepin murid, belum urusin tumpukan administrasi. Mreka jg ngsih makan anak, istri, bayar tagihan, pakai uang. Lu bisa berdiri di situ, bisa baca krna siapa?