@txtfromkeuangan Yg gak mau KPR, brarti harus ready uang cash misal harga rumah 400 jt. Caranya :
1. Nabung 4 jt/bln slm 8,5 tahun (berat bgt😔)
2. Saat terkumpul 400 jt dlm 8,5 thn kedepan, bisa dipastikan harga rumah gak segitu lg, pasti naik.
3. Dapat warisan
4. Korupsi😄
@Bhaktismail@mazzini_gsp@prabowo@setkabgoid@Gerindra@Kemhan_RI@kemendagri Cerita dari Om yg pensiunan Marinir, bahwa dulu saat dia muda sudah otomatis ada potongan ASABRI namun ada pilihan, potongan diwujudkan dalam bentuk uang muka dan cicilan KPR rumah atau hanya tabungan saja yg bisa diambil saat lunas. Gak tau kalau skema skrng
@dhemit_is_back Cuma ingin tau argumen masuk akal dari mereka, kenapa ngotot gak mau pindah dari rumdin? Atau kalau pun mau pindah, kenapa minta uang kompensasi dari TNI/Negara?
Belum ketemu argumen masuk akal dan sesuai aturan hukum yg berlaku
Ngomongin soal tipumenipu.
Di ranah pendidikan, ini bukan kali pertama. Ada salah satu skandal kebohongan akademik terbesar dalam sejarah Indonesia. Ia sempat dijuluki sebagai "The Next Habibie" sblm seluruh klaim prestasinya terbongkar sebagai fabrikasi. Yaa kasusnya DWI HARTANTO
Kasus tersebut sampe nyeret2 nama besar seperti najwa shihab dan bikin KEMKOMINFO nyesel krn udah ngasih beasiswa 😅
@akuratco Banyak komentar yg permasalahkan WNA anaknya...poin nya bukan itu braderrr.
Poinnya adalah dia MERENDAHKAN negara sendiri secara terbuka padahal dia dulu dibiayai oleh negara saat kuliah. Kalau dulu tidak dibiayai negara BELUM TENTU dia bisa seperti ini.
@kumparan Kenyataan bahwa masih ada msyarakat kita yg gampang diprovokasi dan main hakim sendiri. Sudah betul si selingkuhan lapor polisi, minimal si provokator dan si pemukul kena proyek pak pol...wkwk
@ilhampurnama887 Ada solusi selain KPR...? Jika kondisi sbb :
1. Gaji sekitaran UMR
2. Tidak bisa menabung karena tidak ada uang yg ditabung
3. Belum lagi sandwich gen.
4. Sadar diri jika harga rumah semakin tahun semakin naik.
5. Berkeluarga pasti perlu domisili tetap