Gila, negeri ini isinya cuma perlombaan tikus got berdasi.
Yang satu sibuk nilep anggaran makan gratisan pakai modus tata kelola, yang satu lagi Silmy Karim asyik panen duit mingguan 100 juta lewat perasan dokumen imigrasi. Rakyat di bawah mati-matian nyari sesuap nasi sampai tipes.
B4jingan kalian tikus got โผ๏ธ
Inilah akibatnya jika Abu Durjana tidak segera diadili, rakyat akan punya cara sendiri utk mengadilinya.
Sudah terlalu muak kita melihat tingkah pongah si Abu Durjana itu !
Dapur SPPG dibangun kokoh megah.
SD sebelahnya dibiarkan reot ambruk.
Mungkin harapannya: anak-anak makan racun dulu, baru kejatuhan atap sekolah?
Emang agak laen sih pemerintah kita ini ๐คฃ๐ค
Prabowo bilang : uang kita banyak tenang aja. Prabowo kalo ngibul keterlaluan banget, kalo duit kita banyak tidak mungkin udah hampir 6 bulan anak anak masih belajar di tenda, pengungsi masih di tenda. Dan sampai saat ini puluhan ribu korban bencana belum mendapatkan kepastian janji yang perna terucapkan oleh presiden Republik ini.
Guru non ASN dilarang ngajar di sekolah negeri mulai 2027, sementara NAPI, akan diberi kerjaan dapur MBG di Lapas dan digaji. Jujur janggal. Ini arahnya mau kemana?
Mereka gak peduli anak anak suka tau tidak.
Mereka gak mau tau makanannya enak apa tidak.
Mereka masa bodoh walaupun makanannya dibuang ketempat sampah.
Yg penting bagi mereka; proyek jalan terus,cuan mengalir deras.
Satu sisi mereka bangga yg konon katanya berhasil menyerap 1jt tenaga kerja.
Tp disisi yg lain mereka membunuh serapan tenaga kerja yg lain.
Lah terus dimana letak suksesnya ?!
Puluhan siswa TK hingga jenjang SMP di Kota Cimahi diduga keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Kamis (26/2) jumlahnya mencapai 43 orang.
Simak sederet faktanya dalam video ini!
#detikjabar#mbg#keracunanmbg
KOCAR KACIR!
Oknum dishub kabur saat ketahuan mencoba peras supir L300 Rp500ribu, STNK dan KIR langsung di kembalikan.
Beredar di media sosial sebuah video dugaan permintaan uang oleh oknum yang disebut-sebut berasal dari Dinas Perhubungan Kota Medan.
Informasi ini disampaikan oleh jurnalis di Medan, Joniar Nainggolan dan Dana, yang mengaku telah mengonfirmasi langsung kepada sopir yang disebut dalam video tersebut terkait dugaan permintaan uang itu.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai video yang beredar. Publik pun menantikan klarifikasi lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Source Joniar News Pekan
REZIM CURANG
BIASANYA GAMPANG TUMBANG !!
PENDUKUNGNYA CUMA TUKANG SULAP DAN SILUMAN !!
HUKUM TAK BERLAKU BAGI TUKANG SULAP DAN SILUMAN !!
BERSATU DAN NEPALKAN !!!
#MenolakKPUCurang2029#MenolakKPUCurang2029