Saya sempat menyatakan tak akan pilih Gibran kalau maju cawapres. Namun jika kondisi nanti menempatkan pilpres sebagai perseteruan antara PDIP versus Jokowi, rasanya saya akan ada di kubu Jokowi.
Yang bikin malas pilih Ganjar-Mahfud itu adalah arogansi PDIP.
Dinasti Jokowi masih ditentukan suara rakyat yang memilih. Dinasti Megawati adalah dinasti mutlak. Dan pendukung PDIP tanpa merasa berdosa mendukung partai seperti itu.
Ada yang merasa dinasti di presiden itu salah, kalau di parpol tidak masalah. Sebuah pendapat yang salah kaprah.
Parpol itu bagian penting dari demokrasi. Kalau dari parpol saja sudah tidak demokratis, bagaimana mungkin dia akan menegakkan demokrasi?
>> Parpol kan boleh punya aturan sendiri. Kalau tidak suka ya tinggal pilih partai lain. <<
Ya sama saja, kalau tak suka Jokowi mencalonkan anaknya, ya tinggal pilih capres lain, tak perlu teriak dinasti-dinasti.