Sang Alkemis dari Paulo Coelho, bagi saya meninggalkan kesan ide sederhana di balik ceritanya: “setiap orang punya sesuatu yang ingin ia kejar dalam hidup, tapi tidak semua benar-benar berani berjalan ke arah sana”
Santiago sang tokoh utama juga ragu, juga sempat kehilangan arah. Bedanya, dia tetap memilih berjalan. Sementara di kehidupan sehari-hari, sering kali kita berhenti sebelum perjalanan itu benar-benar dimulai.
Kalau dipikir-pikir. Banyak orang dan juga saya punya rencana besar: ingin pindah karier, ingin mulai sesuatu yang baru, ingin menulis, ingin belajar hal lain. Tapi akhirnya berhenti di kepala saja. Terlalu banyak pertimbangan, terlalu banyak membandingkan diri dengan orang lain, sampai akhirnya tidak pernah benar-benar mulai.
* Sang Alkemis dari Paulo Coelho edisi Hard Cover 📔
Alhamdulillah akhirnyaa ngerasain punya laptop sendiri AAAAAA🥹🤍 say goodbye to ngerjain tugas makalah dan ppt pake hp hiksdd🥹 akhirnya udah ngga minta keringanan ama dosen perkara belum punya laptop yaallah:)))🤍 dulu ku kira ngga bakal bisa kebeli tapi ternyata allah mudahkan
Sebagai pengguna laptop gaming di jurusan design. AK MUAKK DIMINTA ANAK MACBOOK AJARIN SESUATU. WOI GAPAHAM KEYBOARDNYA ELAH.
Tanya sesama pengguna macbook 🫵🏻🫵🏻🫵🏻🫵🏻
Guys Rafah hilang. Champign "All eyes to Rafah" dua tahun lalu yang direpost jutaan orang itu nggak ada bekasnya. Februari ini seluruh kota di bawah kendali Israel.
Sekarang 81% bangunan di Gaza udah dirusak sama mereka ☹️
Jangan berhenti speak up, usahakan terus boycot.