Aku kehilangan ibu ku. Gak ada lagi yang ngintip aku dikamar lagi apa, GK ada yg pijitin aku klo dateng bulan, GK ada yg bisa ditanyain sebelum pergi baju aku udah rapih belum. Semoga beliau di tempatkan di surga mu ya Allah. Aamiin
The baby monkeys were happily playing around when Momiage suddenly appeared out of nowhere and launched a lightning-fast baby snatch mission. 😂🐒💨 But before she could celebrate her victory, the baby's mom came charging in and immediately took her baby back. 😤🐒👶 Momiage was left standing there like, was in shock 😮😮😮
#punch
#punchmonkey
Setelah dipikir2, memang masyarakat kita cenderung reaktif.
Habibie yg dulu diminta turun, sekarang malah banyak yg membela.
SBY yg dulu disambut demikian, ternyata sekarang opini mayoritas bilang lebih “enak” zaman SBY.
Wajar sih, Mexico ini masih masuk Developing nation dengan jumlah penduduk sampai 133 jutaan, isu sosialnya masih mirip-mirip dengan Indonesia; kemiskinan, ketimpangan struktural.
Ga heran kemarin rame guru-guru Mexico demo besar-besaran karena pemerintahannya memprioritaskan Pildun ketimbang kenaikan upah guru. Mirip kayak di mana gitu yaa 😰😰
GUYYS TOLONG DONG KLO NITIP JAJANAN DI INDOMARET JANGAN CUMA BAYAR BARANGNYA DOANG TAPI BAYAR PPN NYA JUGA. SEDIH BGTT PDHAL AKU BELINYA SEDIKIT TAPI SEMUA PPN AKU YG NANGGUNG.
Guys, ada satu fakta tentang Kang Dedi Mulyadi yang menurut gue paling mengejutkan dan paling jarang dibicarakan di tengah semua kontroversi kebijakan-kebijakannya.
Gaji resmi Gubernur Jawa Barat: Rp8,1 juta per bulan.
Itu bukan salah ketik.
Delapan juta seratus ribu rupiah.
Gubernur provinsi dengan 50 juta lebih penduduk dengan APBD lebih dari Rp30 triliun gajinya Rp8,1 juta sebulan.
Dan tunjangan-tunjangan yang biasanya jadi tambahan penghasilan pejabat? Dihapus sendiri oleh KDM.
Dan ini yang paling mengejutkan soal operasional gubernur:
Ada anggaran operasional gubernur sebesar Rp21 miliar per tahun. Itu hak KDM untuk makan, untuk keliling, untuk kegiatan.
Tapi dia pakai untuk apa?
Untuk bantu warga yang tidak bisa klaim BPJS.
Untuk ongkos warga Pangandaran yang perlu kemoterapi ke Bandung.
Untuk biaya operasi anak yang bocor jantung di Kuningan yang klaimnya tidak bisa dipenuhi BPJS.
"Saya harus selalu ada uang tunai.
Ada Rp5 juta, Rp10 juta di bendahara tiap hari."
Karena kalau pakai mekanisme APBD harus diajukan dulu, diverifikasi, diproses.
Sementara orangnya bisa keburu meninggal menunggu proses administrasi.
Dan ini tentang pendapatan dari YouTube yang paling bikin penasaran:
KDM punya hampir 9 juta subscriber di YouTube.
Salah satu channel pejabat terbesar bahkan terbesar di Indonesia.
Ditanya berapa penghasilan dari YouTube?
Dia jawab: "Lumayan. Kalau tambah istri empat bisa."
Tidak mau menyebut angka pastinya.
Tapi dia dengan santai bilang pendapatan dari YouTube itu bisa membantu mengurangi beban pengeluaran pribadinya untuk rakyat Jabar.
Dan yang menarik:
dia tidak pernah niat jadi konten kreator.
Awalnya tidak tahu YouTube itu apa.
Stafnya yang usul setelah dia berhenti jadi Bupati Purwakarta dokumentasi kesehariannya diupload 30 menit per hari besoknya subscriber naik 2.000.
"Bikin aja terus," kata KDM ke stafnya waktu itu.
Dan ini soal efisiensi anggaran yang paling ekstrem:
Dana transfer daerah Jawa Barat turun Rp2,458 triliun akibat efisiensi nasional.
Tapi KDM tidak mengurangi anggaran pembangunan. Justru dia:
Memotong biaya perjalanan dinas 75%.
Memotong biaya listrik kantor 50%.
Memotong biaya alat tulis kantor.
Menghapus makan minum tamu dan rapat cukup air putih.
Mulai tahun depan tidak ada konsumsi di rapat manapun.
"Pelit untuk rakyat? Enggak apa-apa."
Dan ini soal kekayaan yang dia laporkan di LHKPN:
Total kekayaan lebih dari Rp12 miliar.
Separuh lebih berupa tanah di Subang dan Purwakarta.
Tidak ada warisan semuanya beli sendiri.
Isinya: sawah, kebun, ternak sapi, domba, kambing, ikan. Termasuk tempat yang gue kunjungi di Subang sekitar 3 sampai 4 hektar di kampung yang setiap akhir pekan dikunjungi 30.000 orang.
Dan dari 30.000 orang itu masyarakat sekitar yang jualan bakso, sate, kopi, rujak, kerupuk, kaos, golok, ikat kepala semua dapat penghasilan. Tanpa bayar sewa ke KDM.
Dan ini yang paling bikin gue kagum soal komunikasi dan media:
Di era pejabat yang keluar duit puluhan miliar untuk konsultan komunikasi dan influencer KDM tidak keluar satu rupiah pun untuk itu.
"Dinas-dinas di seluruh Jabar malah ngirim konten ke saya. Karena kalau ada KDM-nya yang nonton pasti banyak."
Bank BJB dulu belanja iklan Rp60 miliar tapi tidak rame.
Sekarang KDM cerita tentang Bank BJB di channel-nya gratis dan justru nabungnya naik.
Ini yang dia sebut sebagai mengefisienkan belanja negara. Dengan punya media sendiri tidak ada lagi anggaran promosi, tidak ada lagi kontrak influencer, tidak ada lagi konsultan komunikasi.
Gaji resmi Rp8,1 juta.
Tunjangan dihapus sendiri. Operasional Rp21 miliar dipakai bantu warga yang sekarat menunggu proses administrasi.
Anggaran dinas dipotong gila-gilaan agar anggaran pembangunan tidak berkurang.
Dan pendapatan YouTube yang tidak mau disebutkan dipakai menambal kebutuhan yang tidak bisa dicover APBD.
Apakah semua ini sempurna?
Tidak. Ada banyak kontroversi.
Ada kebijakan yang diperdebatkan.
Ada yang tidak setuju caranya.
Tapi soal bagaimana seorang gubernur mengelola gajinya dan memilih untuk hidup seperti ini itu adalah cerita yang jarang banget ada di Indonesia.
@STEMjusticeW@lightylatte@ardisatriawan Aneh u pada, yg ribut elu yg disalahin siapa wkwkwk, lgian mau aja terbawa arus sosmed dikit2 marah. Ntr giliran Gibran berisik pergi kesana sini marah juga. Maunya apaa wkwk. Ya biarin siih prgi juga namanya wapres
Kenapa orang-orang malah berpusat pada orientasi seksual Teddy?
Ini, kan, terlalu spekulatif, gak ada buktinya juga, dan andai benar pun tidak ada hubungannya dengan kelayakannya memegang jabatan publik.
Mungkin ini bukan opini populer, ya, tapi saya tidak begitu peduli dengan hal itu.
Karena sebenarnya ada banyak hal yang perlu diperhatikan dari Teddy:
Pertama, jabatan Seskab itu secara hukum nyaris kosong. Menurut @grok (setelah saya tanya), berdasarkan Perpres Nomor 148 Tahun 2024, tidak ada satu pasal pun yang mengatur tugas, fungsi, dan wewenang Sekretaris Kabinet.
Jabatannya diakui, tapi mandatnya tidak diatur. Namun, masalahnya...
Kedua, posisi Teddy cuma eselon II.a, alias setara direktur (dulu Seskab setingkat menteri, lalu diturunkan supaya Teddy tidak perlu pensiun dari militer).
Tapi praktiknya, tanggal 30 Mei 2026, Gus Ipul datang "menghadap" dan menunggu di kantor Seskab. Seorang menteri yang seharusnya lapor langsung ke Presiden malah datang dan duduk menunggu di kantor eselon II.
Kan, kocak.
Ketiga, Teddy itu perwira TNI aktif (tolong koreksi jika keliru, @grok). Ini kan jelas melanggar UU TNI karena menduduki jabatan sipil di luar lembaga yang diizinkan.
Ketika dulu dwifungsi dilucuti Gus Dur, sekarang dwifungsi itu muncul kembali lewat pintu belakang, bahkan sebagiannya terang-terangan.
Tapi rangorang malah fokus sama buntad-bunted.
Ya Rabb...
Ok gini pajak tidak naik .
Dari awal memang 22% bahkan angka ini telah turun dari 25% sebelumnya. 22% pun diskon 50% untuk 4.8M pertama (omset dibawah 50M). Pajak UMKM kecil perorangan tetap final 0.5% dan ini bagus, awalnya malah ada wacana dihapuskan. Namun untuk CV dan PT tidak ada lagi karena banyak pengusaha nakal yg curang pecah2 banyak PT CV untuk abuse aturan ini. Aturan pajak ini tidak memberatkan UMKM perorangan namun memang akan merepotkan penghitungan pajak untuk CV PT UMKM yang belum pengalaman pembukuan dan tax planning karena mekanismenya lebih rumit dari final. Angkanya sendiri biasa aja ga masalah. 0.5% dari omset atau 11% dari keuntungan bersih itu ga jauh beda keduanya terjangkau. Malah kalau rugi ga bayar pajak kan?
Beliau ini benar kok.
Tarif PPh 22% itu udah ada sejak UU Cilaka. Fasilitas PPh Final UMKM itu bisa dicabut kapan aja, namanya fasilitas kan. Pencabutan ini emang pisau bermata dua. Di satu sisi emang menutup celah pengusaha untuk selalu berlindung di balik kata "UMKM", di sisi lain yang UMKM beneran yang terkena imbasnya.
Masih ada fasilitas 31E yang bisa digunakan. Tarif efektifnya 11% dari laba bersih fiskal. Untuk UMKM, mulailah rapikan pembukuan kalian. Make it foolproof.
Jangan kejebak narasi yang dibuat oleh para pendulang engagement. Mereka itu tidak tahu apa-apa soal pajak. I dare to say that.
Saudara kandung gw seorang psikolog yg sehari-hari kerjaannya dengerin dan beresin isi kepala orang lain yg berantakan. Pas kita lg kumpul kemarin, dia buka obrolan.
Dia bilang, "lo tau nggak paradoks paling lucu dari profesi gw?"
Dia cerita, pernah nanganin pasien yg semuanya punya pola masalah yang sama. Mereka gak ada yang bener2 sakit secara fisik, tapi badannya rontok karena pikirannya selalu merantau ke masa lalu atau masa depan.
Siksaan batin yg dijelasin saudara gw ini namanya Mental Time Travel.
Kondisi dimana otak kita terlalu canggih sampe bisa loncat ke masa lalu buat nyeselin hal yg udah lewat, atau loncat ke masa depan buat nyemasin hal yg belum tentu terjadi.
Efeknya? Lo kehilangan masa kini. Lo lagi makan makanan enak tapi nggak ngerasain rasanya, lo lagi jalan sama anak-istri tapi pikiran lo lagi sibuk mikirin cicilan 5 taun ke depan, atau sibuk nyeselin blunder kerjaan minggu lalu.
Dia cerita, banyak pasiennya yg kalau malem sebelum tidur, otaknya kayak muter kaset rusak. Mereka selalu terjebak di zona "Regret & What if"
"Kenapa ya dulu gw gak ambil kesempatan itu?"
"Gimana kalau nanti umur 40 gw mendadak di PHK dan gak punya tabungan?"
Siksaan batinnya adalah masa lalu udah jadi abu, masa depan masih jadi kabut, tapi lo ngorbanin satu2nya hal nyata yg lo punya sekarang, yaitu detik ini. Lo dapet capeknya, tapi gk dapet solusinya.
Gw tanya ke dia, "Kenapa otak kita secara psikologis bisa se terjebak itu?"
Dia jelasin kalau secara evolusi, otak manusia itu emg didesain buat bertahan hidup dg cara mengantisipasi bahaya (masa depan) dan belajar dari kesalahan (masa lalu).
Tapi di jaman sekarang, insting itu malah jadi bumerang. Tiap hari kita liat pencapaian orang lain di medsos yg bikin kita cemas ama masa depan kita sendiri.
Kita dipaksa buat selalu berlari ngejar target, sampe lupa caranya berhenti sebentar buat napas.
Ada satu istilah psikologi yg ngena banget buat kondisi ini:
"The Illusion of Control"
Kita mikir dg merenungkan masa lalu berulang kali, kita bisa mengubah rasa bersalah kita. Atau dengan mencemaskan masa depan, kita bisa mengendalikan hasil akhirnya.
Padahal itu semua cuma ilusi. Satu2nya momen dimana lo punya kekuatan penuh buat bertindak dan mengubah sesuatu itu cuma ada di masa kini.
Gimana cara kita buat lepas dari penjara waktu ini?
Saudara gw kasih terapi simpel yg biasa dia kasih ke pasiennya:
Grounding Technique (5-4-3-2-1)
Pas pikiran lo mulai melayang entah ke taun berapa, paksa mata dan tubuh lo buat fokus ama sekitar.
Sebutin 5 benda yg lo liat sekarang, 4 hal yg bisa lo sentuh, 3 suara yg lo denger, 2 bau yang lo cium, dan 1 rasa di lidah lo.
Cara ini bakal menyeret paksa kesadaran emosional lo kembali ke realita tempat lo berdiri.
Langkah kedua adalah bergaul sama kenyataan, bukan asumsi.
Kurangi bikin skenario terburuk didalam kepala. Kalau emg ada hal yg perlu disiapin buat masa depan, tulis di kertas jadi action plan yg nyata, after itu tutup bukunya.
Belajarlah buat menikmati hal-hal kecil yang gratis.
Dinginnya air pas lo wudhu atau cuci muka, angetnya obrolan ama pasangan sebelum tidur, atau rasa pahit manisnya kopi yg lagi lo seruput.
Pesan dari saudara gw ini:
Masa lalu itu udh selesai tugasnya, dan masa depan itu bukan urusan lo sekarang.
Satu2nya tanggung jawab lo adalah menjalani hari ini dengan sebaik-baiknya.
Jgn biarin hidup lo lewat begitu aja cuma karena lo terlalu sibuk jadi penjelajah waktu di dalam kepala lo sendiri. Rebut kembali kendali pikiran lo mulai hari ini.
tulisan by ryn pedia
cc: istory selebriti (facebook)
@azrahce@tanyakanrl Asli aku gini tau. Aku makan seblak tiap hari. Tapi bukan the real seblak. Cuma suka aroma kencurnya dan isinya cuma sayur sawi, kol, sama telur, penyedap rasanya dikit. Jdii ya kaya makan sayur seblak aja gitu
🚨Kalian harus tahu ini ⚠️⚠️⚠️
DAFTAR PERUSAHAAN SHARLY TJOANDA PENGHANCUR PULAU DI MALUKU UTARA
1. PT Karya Wijaya : menghancurkan Pulau Gebe
2. PT Bela Sarana Permai : menghancurkan Pulau Obi, Desa Wooi
3. PT Amazing Tabara : menghancurkan Pulau Obi, Desa Sambiki
4. PT Indonesia Mas Mulia : menghancurkan Pulau Bacan
5. PT Bela Kencana : menghancurkan Pulau Obi, Desa Soligi
Dan masih banyak lagi perusahan cangkangnya yang merusak
Sumber: JATAM
Total kekayaan Sharly Tjoanda hampir 1 Triliun Rupiah, menjadikannya gubernur terkaya se-Indonesia.
Sepertinya Sharly Tjoanda tidak butuh gaji sebagai Gubernur Maluku Utara. Yang dibutuhkannya adalah posisi strategis untuk mengatur regulasi agar bisnis tambang keluarganya semakin lancar.