@ofdawningsun +
"Cari saja orang lain. Makan buru-buru hanya akan membuat perutku sakitโ. Merepotkan."
Diletakkannya gelas air di meja dengan sedikit tenaga.
@ofdawningsun "Aku tidak tanya ๐ข"
๐๐ช๐ข๐ฑ๐ข ๐ซ๐ถ๐จ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ข๐ฌ๐ถ๐ต ๐ฌ๐ข๐ญ๐ข๐ฉ. Apa yang ditawarkan pendatang baru ini sama sekali tidak masuk akal; ia sekarang tahu alasan di balik bahan makanan yang lebih cepat habis akhir-akhir ini.
+
@initiumsilentii "Katakan itu sekali lagi."
Terlepas candaan atau bukan yang diujarkan kekasihnya, ia bukanlah penggemar dari kata-kata semacam itu. Membuatnya menarik hidung Alucard sebagai peringatan,
"Dan bahkan belum setengahnya." Ia menggerutu, "...Satu lembar lagi. Dan pundakku pegal."
@initiumsilentii "Namanya juga hidup."
Tidak terlalu terpengaruh, secara ia juga mulai mencari-cari alasan untuk sekadar berhenti menulis omong kosong tentang pekerjaannya itu.
Pena bulu berhenti bergerak. Ia menghela napas dan bersandar ke arah Alucard.
"...Biar kubuatkan cokelat panas."
@initiumsilentii +
"Kalau tidak mandi, lantas mau melakukan apa? Aku juga tidak ingin menyiapkan apapun dengan tangan yang belum dicuci. Heh."
Dipisahkannya secarik kertas yang berisi ungkapan hati Alucard. Ia harus menyimpan yang satu ini dengan baik juga.
@initiumsilentii +
perumpamaan yang indah atas kehidupan Granger, hari-harinya menjadi sedikit lebih baik setelah bertemu pria ini.
Malah kalau perlu, ia akan mengatakan 'sangat baik'.
"Kau bau matahari." Guraunya tanpa maksud, dengus tawa tertahan tak berupaya ia sembunyikan.
+
bagi si pirang untuk melupakannya.
"Ngomong-ngomong, aku juga punya sesuatu untukmu. Semoga kamu suka, Grangy."
Lalu disodorkannya sebuah bingkisan kecil dan buket bunga kepada @lethalchant; tampak sepucuk surat juga terselip dalam pemberian Alucard kali ini.
@initiumsilentii +
Ia membalik kertas surat itu. Membaca isinya. Patut disyukuri... tiada petunjuk akan ulas senyum berkat perban di sekitar wajah.
"Terima kasih, Alucard. Bunganya cantik. Kita bisa langsung menggunakan cangkir ini, tapi teh bisa menunggu sampai kita selesai membersihkan diri."
@initiumsilentii +
ia tak perlu lagi memasang perban itu kembali.
"Yah, sekali-sekali dalam setahun..."
Sinar di matanya nampak begitu cerah menerima hadiah balasan. Bunga yang harum; tak perlu kata jua untuk mengungkapkan kepuasan yang ia rasakan.
+