TW / 21+ ALERT!! / JIJIK / TRAUMATIK
hii aku pengen berbagi
pengalaman yang paling membekas, menjijikan, yang pernah aku alamin saat dulu aku pernah mondok disalah satu kota dijawa timur, dan itu bener" berdampak ke mental aku sampai detik ini.
singkat cerita aku lulus sd ditahun 2016, dan orang tua aku ingin aku melanjutkan pendidikan ke salah satu pondok pesantren yang ada dijawa timur, dengan pemaksaan sih sebenarnya karena emang aku ga pernah mau untuk masuk ke dunia pesantren
Lagi ramai narasi kebijakan fiskal dan moneter Indonesia "tabrakan".
BI naikin rate 100 bps dalam 2 bulan sambil nyerap likuiditas via SRBI.
Di saat yang sama Kemenkeu melebarkan defisit dan menempatkan dana pemerintah Rp400 triliun di Himbara.
Satu ngerem, satu ngegas.
Kalau kombinasinya begini, rupiah arahnya ke mana?
Based on framework klasiknya Mundell-Fleming.
Dampak policy mix ke kurs tergantung seberapa bebas modal asing keluar-masuk.
• Di negara high capital mobility: kurs digerakkan capital flow. Rate naik → asing masuk ngejar yield → currency menguat.
• Di negara low capital mobility: kurs lebih digerakkan neraca dagang. Fiskal ekspansif → impor naik → trade deficit melebar → currency melemah.
Indonesia di tengah2.
Capital account terbuka, tapi asing terus menyusut di dua pasar sekaligus: di SBN porsinya tinggal ~13% dari ~40% satu dekade lalu, di equity dari ~65% ke 42%.
Untuk mix moneter ketat × fiskal ekspansif, jawaban teorinya: indeterminate.
Rate tinggi menarik inflow, ekspansi fiskal bikin investor minta risk premium.
Dua gaya tarik-menarik.
Rupiah akan menguat atau melemah tergantung gaya mana yang lebih kuat.
Ada satu istilah, namanya differential.
Differential itu selisih suku bunga acuan BI dan the Fed (BI Rate dikurangi Fed Funds Rate).
Kenapa ini yang dilihat investor global?
Mereka selalu punya pilihan parkir di aset dollar, currency paling aman di dunia.
Buat mau pindah ke aset rupiah (yang lebih berisiko) harus ada bayaran ekstra.
Differential itulah bayarannya.
BI 5,75% dan Fed 3,63% artinya differential ~2,1pp: pegang SBN dapat ekstra ~2,1% per tahun dibanding instrumen dollar.
Pertanyaannya: cukup nggak differential tersebut untuk compensate risiko rupiah yang ditanggung?
Cara ngukurnya bisa dilihat langsung dari perilaku asing di SBN secara historis.
• Era differential tebal 2010–2016, rata2 6,5pp: asing masuk hampir tanpa henti, porsinya naik dari belasan persen ke hampir 40%.
• 2017–2019 differential menipis ke ~3,4pp, tapi asing bertahan di 38–40%. Posisi yang sudah terbangun itu sticky/lengket.
• Setelah 2020 porsinya longsor. Diawali efek banjir penerbitan SBN era COVID, lalu asing benar2 keluar di 2022 saat differential terkompresi ke 0,4–2pp. Sekarang porsinya cuma 12,75%, terendah dalam dua dekade.
Posisi sekarang, differential 2,1pp hari ini masih jauh dari pembanding historisnya.
Era yang membangun porsi asing 40% itu differential rata-rata 5,5pp, dan dipertahankan satu dekade.
Respons asing terhadap hike kemarin juga masih tipis: 12,6% → 12,75% di Q2.
Rupiah masih di ~17.900.
Artinya concern fiskal masih jadi overhang di mata investor global, dan yield yang ditawarkan belum menutupnya.
Tentu bukan PR yang bisa diselesaikan BI sendirian.
Hike hanya memperbaiki sisi kompensasi.
Sisi risikonya: arah defisit, kualitas belanja, kejelasan pembiayaan, hanya bisa dibereskan dari fiskalnya sendiri.
Era asing 40% dulu dibangun dengan keduanya: differential lebar dan fiskal yang disiplin.
CARA DAPET 5M IMPRESI DALAM 2 MINGGU ‼️
Thread ini aku buat khusus temen-temen yang sedang berjuang buat elig.
Dan ini berdasarkan pengalaman aku yang cenblu di 28 Mei dan elig di 14 Juni.
CARA MENDAPATKAN PULUHAN JUTA PER MINGGU DARI X
1. Kumpulin postingan viral dari threads.
2. Edit tipis-tipis (walau ujung-ujungnya tetap ketahuan kalau di search).
3. Cantumkan “Sc: Threads” kalau perlu. Kalau gak lebih bagus lagi supaya dikira postingan original.
4. Go Viral! Tungguin payout. Share ss nominal. Sekalian di edit sebesar-besarnya biar makin banyak yang ucapin selamat!
Sedangkan kami yang tiap hari konsisten bikin original post edukasi malah kena sus monet dari sebulan lalu walau akunnya masih tetap sehat dan ramai.
But we keep posting regardless til this day… tanpa dibayar sepeserpun.
Gak adil bukan?
❌ Let’s normalise cancelling akun-akun kopong kayak gini supaya ekosistem X gak hancur.
Baik kreator original maupun pembaca konten genuine bakal rugi.
🆙 Kalau kamu gak mau itu terjadi, we need more people to see this!
Bapak nyangkut di Tanah
Emak nyangkut di Emas
Anak 1 nyangkut di Ihsg
Anak 2 nyangkut di Nasdaq (dia benci sama IHSG)
Anak 3 nyangkut di BTC (dia benci sama saham)
Salah satu contoh pola VCP 2T pada saham $BRMS
VCP harus dimulai dari fase uptrend, karena VCP bentuk dari continuation bukan reversal
Saya kadang share hal macam ini bukan untuk menggurui ya, terbuka untuk diskusi kalau memang salah
USD itu sumbernya pusat liqudity satu dunia, dan USD sendiri aja sudah kehilangan -90% valuenya sejak sudah tidak diback oleh gold pada 1971.
Jadi menurut saya itu tidak ada bedanya
USD sama IDR ya sama, sama-sama fiat money yg tidak punya underlying dan value (buying power) akan semakin menurun
Jadi salah jika kita menjadikan fiat money untuk sebagai penyimpan kekayaan, karena nilainya akan selalu turun.
Sekarang izinkan saya menyampaikan pesan Muhammad, pesan yang sudah pasti akan menyelamatkan banyak orang yang percaya sama dia…
Muhammad berpesan, “Akan datang suatu masa pada umat manusia, pada masa itu tidak ada yang bermanfaat kecuali dinar (uang emas) dan dirham (uang perak).”
Dia berpesan sejak abad 6-7 Masehi, Apakah itu artinya dia tau dan sudah mengerti bahwa keadaan ekonomi saat zaman sekarang itu dicurangi?
Convert fiat money itu ke gold dan sudahlah ikuti pesan dia, ekonomimu akan selamat dari berbagai huru hara kejadian dunia ini dan nilainya akan terjaga hingga akhir zaman
Muhammad bukanlah orang bodoh, Muhammad adalah satu-satunya manusia yang kecerdasan dapat melampaui berbagai zaman, saya kagum sama beliau makanya saya sampaikan pesan dia 🙏🏻
Ini crash gede pertama saya.
Literally hampir gaada kabar baik ya.
Jadi mikir, apakah di 2008 kaya gini juga?
Yg skrang disalahin jdi penyebab si itu.
Kalo dulu disalahin amerika.
Jadi investornya gapernah salah karena fomo?
IHSG makin turun berarti makin banyak saham murah yang bisa di pantau. Berikut list sahamnya.
Reminder : Ini buat yang stand by cash dan baru mau masuk kaya saya. Tdk berlaku untuk yang nyangkut pucuk.
Coba perhatikan ini…
Garis putih adalah M2 Money Supply
Garis orange adalah harga Bitcoin
Garis ungu adalah Bitcoin Cost Production.
Kejadian ini jarang terjadi, karena biasanya dari dulu bitcoin:native selalu mengikuti arah dari kenaikan M2 Money Supply.
Karena sebagian besar asset di dunia ini selalu mengikuti arah M2 Money Supply. Kenapa S&P500 & Nasdaq masih terus naik ? Karena ini M2 Money Supply belum menukik turun dan seharusnya bitcoin:native juga begitu namun ini anomali.
Yes saya tau kok bitcoin:native ada yang namanya 4 year cycle.
Tapi apakah nanti jika M2 Money Supply menukik turun, lalu bitcoin:native tetap bisa naik saat cycle bear marketnya sudah selesai?
Kondisi saat ini M2 Money Supply masih naik namun $BTC sudah dibawah turun jauh. Apakah ini yang dinamakan undervalue?
Coba sharing dong yang tau, mari belajar bersama 😁🙏🏻
*Berjudi dengan waktu*
Total deviden : 180.5
Harga sekarang : 136
Coba kalau beli harga 120/lembar 100 jt - anggap total lot yang di dapat 8.330 lot (Rp. 99.960.000)
Dari Deviden : Rp. 150.356.500
Dari Gain penutupan kemarin : Rp. 13.328.000
Porto loe masih aman 8330 lot : Rp. 99.960.000
Kata orang buat apa simpan 8 tahun kalau harga nya nggak kemana mana ........
*Kalau kemudian delisting apa kah kamu nangis ?
*Apakah kamu senyum bahagia kalau setiap tahun dia jadi passive income buat kamu ?
*Apakah mending masuk saham Pak PP all in cacing cacing naga naga dari pada 8 THN dapat hikmah nya ?