‼️alerta
Ada orang lagi nongkrong malah dipukulin sampe berdarah2 gara-gara ada yg ngomporin.
Ini masalah serius, persekusi kek gini bisa kena ke siapa aja. Kalian yg straight jg bisa kena
yang straight jangan terlalu seneng soal witch hunt ini. you could be the victims too because the line between heterosexuals and homosexuals is blurry. none of us are safe here.
materi sex education gak dimasukin soalnya biar para tokoh2 agama yg ngelakuin pelecehan seksual terutama ke underage gak ketahuan terus bisa ngamanin diri mereka sendiri
Lu semua pada ribut Bota Boti, lu kagak liat itu USD udh menuju 18rb lagi pagi ini, padahal suku bunga BI udh naik 🤦
Makanya jangan mau jadi mainan politik intel sama tentara, liat ekonomi kita menuju sekarat woy, buka mata lu semua 👁👁
temen-temen queer, karena lagi rame soal perpres yang masukin LGBTQ+ sebagai "ancaman negara", gua gak sengaja nemu insight menarik dari anak hukum yang menurut gue penting bgt buat kalian tau
intinya, perpres ini tidak bisa mengkriminalisasi/bikin kita dipenjara ya
sesuai pasal 15 ayat (1) UU no. 12 tahun 2011, ketentuan yang memuat sanksi pidana cuma boleh diatur dalam UU, perda provinsi, dan perda kabupaten/kota which perpres is not one of them
isi perpresnya emang mengkhawatirkan dan patut dikritik but keberadaannya sendiri bukan berarti LGBTQ+ otomatis menjadi tindak pidana ya
jangan sampai panik karena salah informasi ya, love you guys🫶🏻
PKI/komunisme, etnis Tionghoa, konflik agama, dan sekarang LGBTQ+.
Hal kek gini mah "lagu lama kaset baru". Tinggal liat isu apa aja yg lagi rame, ntar tiba² banyak yg ngedukung pemerintah lgi.
Clown behavior 🤡
Pdhl waktu pilpres yg pendukungnya suka pake branding ala Idol kpop tu anies karena waktu itu rame anies bubble.. Tp ternyata yg lebih niat jd Idol kpop itu si wowo ya, setahun bisa world tour brp kali bjir dia?? Mana fansnya jg move like a kpopers yg suka babying their Idol
> lgbtqia+
> pekerja seks
> pemakan babi
> rumah yg pelihara anjing
and somehow the indogs hates them more than ustad2 yang mengobjektifikasi perempuan kemudian rapist yg menjelma jadi kyai di pesantren.