HIDUP MAHASISWA
HIDUP RAKYAT
Beberapa tuntutan aksi:
1. Setop pemborosan APBN
2. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
3. Hentikan program MBG dan pembangunan KopDes
4. Hentikan militerisme di ranah sipil
5. Prabowo berhenti mengelak dan mengakui kesalahannya
SAMPAI MENANG ✊🏻
Mari kita doakan teman teman yang turun ke jalan semuanya, tanpa kecuali, selamat sampai ke rumah masing masing.
Rapatkan barisan, tenang, jangan mau terprovokasi.
Kalian adalah tonggak perjuangan!
Perwakilan kami yang belum bisa turun ke jalan.
untuk kakak-kakak mahasiswa yang sedang turun ke jalan, maaf karna tidak bisa ikut berdiri bersama kalian.
tapi percayalah, jarak tidak membuat kita berhenti terhubung dan peduli.
tugas kalian adalah menyuarakan aspirasi. tugas kami adalah terus mengawal, menyebarkan, dan memastikan suara itu tidak hilang di tengah jalan.
jika tidak mendapat ruang yang cukup di media nasional, kami akan mencari cara agar dunia tetap mendengar dan melihat kalian👊
sc threads|owooppa
Kalian tau ga sih, Pak SBY dulu pas jaman
krisis global mau naikin bensin
400 PERAK doank aja dia pidato loh Live di TV2..
beliau minta maaf ke rakyat dengan wajah yg sedih.
Minta maaf berkali2 harus ambil keputusan itu.
Dia juga banyak kekurangannya, tapi sumpah gw kangen dengan pemimpin kek gitu, yg bertanggung jawab, yg punya empati ke rakyat!
Bukan malah denial bilang rupiah lemah ga ngaruh! Rakyat cuma butuh makan, ga mimpi jadi kaya! 4jg 4jg
cc:threadris_kaanisya
udah lama gak ke pim, semalem beneran ertong melulu keluyuran, dan jiwa kampung ini terheran heran, kok bisa orang pada biasa aja wlwkwkwkwk minimal ngelirik kek🤣🤏🏻
Hampir 1.000 korban tewas karena bencana akibat deforestasi, & orang ini tanpa tahu malu bahas sawit
Fyi, Indonesia kehilangan 32 jt ha hutan primer dari 2001-24, terutama karena sawit skala besar
Buat dia nyawa rakyat nomor sekian, nomor satu tetap pertumbuhan cuan oligarki
Seorang kepala negara yang seharusnya pertama-tama mengatakan “negara ikut menyebabkan ini dan akan segera mengubah arah”, malah justru menjadikan bencana ekologis ini sebagai panggung untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak butuh bantuan orang lain.
Sok gagah-gagahan di tengah jumlah korban tewas yang sudah menembus lebih dari 900 orang, ribuan hilang, dan ratusan ribu orang hidup di pengungsian, hanya menunjukkan seolah-olah nyawa warga dikorbankan demi citra kedaulatan yang hampa, sementara akar krisis—deforestasi brutal, ledakan izin sawit dan tambang di Sumatra—tetap dibiarkan utuh.