it's fascinating, funny, and somehow the cutest thing how someone I used to call "bang pwet" has now become my sayangku, cintaku, gantengku, duniaku, sayangkuu, mas ganteng kuu, love youuu mwaahh 🥺💗
Lagi2 Dr Tirta speak up,
bahan renungan untuk Kemenkeu
tentang pajak, menurut bliau rakyat ini masih cinta dengan negaranya meskipun kebijakan pajak yang semakin hari semakin mencekik
bayangkan jika satu Indonesia tidak membayar pajak, boycot pajak, bagaimana dengan pendapatan negara yang mayoritas berasal dari pajak?
sebagai bahan renungan tolong jangan remehkan kami kemenkeu kooperatif lah dengan kami, rakyat.
yang paling menakutkan bukan manusia yang ngga bisa merasakan penderitaan orang lain, tapi manusia yang tahu orang lain sedang menderita dan memilih untuk tidak peduli.
🧕🏻: Aku
🧓🏻: Ibu penjual cilok
🧕🏻: Harga tepung tapioka sekarang naik, ya, Bu?
🧓🏻: Iya, sekarang Rp20 ribu sekilo. Makanya ukuran ciloknya jadi lebih kecil. Daripada saya naikin harganya.
Tiba-tiba beliau curhat soal hal lain.
🧓🏻: Wah, zaman Prabowo ini payah banget. Mending nggak usah ada MBG. Cucu saya tiap hari dapat, tapi cuma dibawa pulang. Sampai rumah sudah nggak enak dimakan. Ujung-ujungnya dikasih ke ayam. Mending dikasih uangnya saja.
🧕🏻: Lebih baik lagi kalau harga pangan turun, ya, Bu.
🧓🏻: Nah, iya, betul.
🧓🏻: Memangnya ibu-ibu di rumah nggak kasih makan bergizi juga? Presidennya malah meremehkan kita.
Ibu penjual cilok saja paham.
Harga bahan makanan memang sedang nggak baik-baik saja 🥲😭 Sampai bingung gimana caranya bisa belanja protein hewani.
Balasan penulis:
Banget, banget. Uang Rp100 ribu sekarang bukan barang mewah lagi. Nyariinnya sampai banting panci dan centong 😌, tapi ngabisinnya cuma bersin saja sudah habis.
Padahal kemaren Purbaya udh bilang yg begini gk bisa di pajakin , soalnya ekonomi kurang, nanti kalau ekonomi udh naik baru di kaji lag
Sekali lagi Di KAJI , bukan di implementasikan 🤦🏻♀️🤦🏻♀️