Nasib tragis menimpa satu keluarga di Solok Selatan, Sumbar (31/5/2026). Gara-gara berani melaporkan kasus pemerkosaan anaknya ke polres beberapa bulan lalu, rumah mereka malah dikepung 15 orang dan diserang secara brutal.
Di dalam rumah cuma ada ibu (ER), suami, dan bayinya yang masih berumur 2,5 tahun!
Mirisnya, pelaku pemerkosaan yang harusnya mendekam di penjara tapi gak ditangkap-tangkap polisi, malah ikutan datang mengepung dan menyerang korban!
Padahal keluarga korban baru aja berani pulang setelah berbulan-bulan kabur, murni cuma mau mengadakan acara akikah anaknya.
Pelaku pemerkosaan bebas berkeliaran dan malahan balik mempersekusi korbannya tanpa takut hukum.
Tolong pak Kapolri, atensi kasus di Solok Selatan ini!
Bantu sebarluaskan video/berita ini gaes agar pelaku cepat diciduk!
KEREN
Seorang Guru dengan geram MENDAMPRAT pihak dapur MBG karena berulang kali memberikan makanan tidak layak makan
"MBG itu tidak gratis! Itu duit rakyat, gaji2 kami dipotong utk MBG. Jangan main2 kalian!"
Lain kali suruh mrk makan sendiri makanan busuknya bu 😂
Jangan terpengaruh Buzzer. Uang yang digunakan untuk membayar pegawai SPPG dan Program MBG, diambil sebagian besar dari 20% APBN untuk Pendidikan.
Uang itu seharusnya digunakan untuk pendidikan, murid, sekolah, madrasah, mahasiswa dan PTN serta para pendidik dan tenaga pendidik yang bekerja setiap hari untuk pendidikan.
MBG itu memenuhi fungsi kesejahteraan sosial dan kesehatan, seharusnya diambil dari anggaran kesehatan dan anggaran kesejahteraan sosial. Bukan dari anggaran pendidikan.
Oleh sebab itu digunakannya anggaran pendidikan untuk MBG berpotensi melanggar konstitusi. Yaitu pasal 31 ayat 4 UUD 1945 pada amandemen keempat. Maka, setiap orang yang bekerja untuk program MBG, sebenarnya sedang memakan konstitusi, memakan hak pendidikan semua warga negara dan hak pendidikan anak-anaknya sendiri.
😱😱🫣🫣
Polres Morowali kembali melakukan penangkapan paksa, kali ini terhadap wartawan Royman M. Hamid, yang dikenal aktif dalam jurnalisme advokasi dan mengawal konflik agraria di Morowali. Penangkapan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026
teachers’ salary in indonesia is like RM90 per month?!?!?! and sometimes 3 bulan sekali baru dapat. gila babi. i know the situation in indonesia is bad but i didnt know THIS BAD?!?!?! maap cakap tapi tuan president, dekat padang mahsyar nanti kau belakang abu lahab 😭😭
⚠️𝙃𝙄𝙈𝘽𝘼𝙐𝘼𝙉 KEPADA SELURUH DEMONSTRAN YANG AKAN TURUN KE JALAN!
Belum diketahui akan berjalan seperti apa nanti, namun 𝙋𝙀𝙈𝘽𝘼𝙂𝙄𝘼𝙉 𝙏𝙒𝙀𝙀𝙏 𝙄𝙉𝙄 𝙈𝙀𝙍𝙐𝙋𝘼𝙆𝘼𝙉 𝘽𝙀𝙉𝙏𝙐𝙆 𝙃𝙄𝙈𝘽𝘼𝙐𝘼𝙉 supaya teman-teman bisa antisipasi.
⚠️𝙃𝙄𝙈𝘽𝘼𝙐𝘼𝙉⚠️
"People are protesting not only about the economic situation... but they are also protesting regarding police brutality."
Al Jazeera's Jessica Washington reports on the latest updates from Indonesia where widespread anti-government protests are ongoing.
No matter how much you said you're gonna be responsible, Afan is gone, his life cut short by your ppl. I admire how calm that one abang ojol is, while he's talking to this group of murderers. That one abang ojol has all the dignity that the whole polri & brimob don't have.
Jenazah Affan Kurniawan (21), driver ojek online yang tewas kena lindas kendaraan taktis Baracuda Polri, sudah disalatkan, dan akan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).
Pantauan kumparan, sejumlah driver ojek online ikut mengantar jenazah ke pemakaman. Mereka berangkat dari rumah duka di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat. Di Jalan Jenderal Sudirman, lautan ojol memenuhi jalan.
📸: Dok. kumparan/Hedi
Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik https://t.co/LTFgN0m78w di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu.
#focus #rantisojol #news #vidol #mobilrantis #demo #demoDPR #unjukrasa #brimob #polisi #info #beritaterkini #berita #infoterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan
Diajak debat, kebanyakan berkelit. Didemo malah ngumpet di rumah mewahnya atau plesiran ke luar negeri. Di depan media sombong kali.
Katanya demo dijamin demokrasi, tapi malah dilindas rantis.
Negoro asu.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Kita amat terpukul dan geram atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang meninggal tragis saat menyuarakan hak. Hidup muda penuh harapan terenggut dalam perjuangan keadilan.
Kepada keluarga almarhum, doa dan dukungan kita menyertai. Tidak ada yang dapat mengobati luka kehilangan putra tercinta.
Affan berkumpul dengan ribuan rakyat karena hak konstitusional mereka. Kita harus berdiri bersama mereka yang menuntut keadilan dan melindungi hak menyuarakan pendapat.
Kita mendesak investigasi transparan dan proses hukum tegas. Langkah Kapolri dengan permintaan maaf terbuka harus dituntaskan dengan penegakan hukum konsekuen.
Ke depan, penyampaian aspirasi harus tetap bisa dilakukan tanpa rasa takut. Namun, bagaimana rakyat dituntut menyampaikan aspirasi dengan damai jika wakil rakyat dan penyelenggara negara berperilaku semena-mena dan berkomentar semaunya yang meremehkan akal sehat publik?
Tuntutan penyampaian aspirasi damai harus diimbangi kesediaan mendengarkan dan mempertimbangkan aspirasi secara serius dan beradab, bukan malah meremehkan hingga memantik kemarahan dan keputusasaan publik.
Terima kasih kepada sesama rakyat yang saling menjaga dalam demonstrasi kemarin. Sikap rakyat ini menunjukkan kekuatan dan kedewasaan dalam berdemokrasi.
Jangan ada lagi nyawa melayang saat menyampaikan aspirasi. Keadilan harus hadir sekarang, untuk Affan, keluarganya, dan masa depan demokrasi kita.
gue makin nangis.
tadi baca katanya almarhum tinggal di rumah ukuran 3x11 bersama 7 orang anggota keluarga.
trus skrg baca selain jadi ojol, beliau juga jadi satpam.
people need to have two or three job to barely survived and yet the government fxk us even more