Aksi nekat pengunjung wanita berinisial PW terbongkar saat hendak membesuk suaminya di Lapas Banyuwangi. Petugas wanita curiga dengan ganjalan tali di area vital, dan saat diperiksa, ditemukan 9 klip paket sabu & obat terlarang!
Strafrecht makin cacat ketika hak-hak tersangka/terdakwa digilas oleh manipulasi berita acara. Keadilan tidak bisa dibangun di atas keterangan saksi yang diproduksi secara terstruktur.
Strafrecht is een slecht recht, hukum pidana adalah hukum yang buruk. Apalagi dengan kualitas aparat seperti Asep Guntur dan timnya yang mengarahkan jawaban saksi-saksi. Bahkan saksi bercerita, "Itu bukan dari saya, itu kan diulang2, sudah ada otomatis di BAP."
Strafrecht is een slecht recht, hukum pidana adalah hukum yang buruk. Apalagi dengan kualitas aparat seperti Asep Guntur dan timnya yang mengarahkan jawaban saksi-saksi. Bahkan saksi bercerita, "Itu bukan dari saya, itu kan diulang2, sudah ada otomatis di BAP."
𝗙𝗔𝗞𝗧𝗔 𝗦𝗜𝗗𝗔𝗡𝗚 𝟱 𝗢𝗞𝗧𝗢𝗕𝗘𝗥 𝟮𝟬𝟮𝟲:
𝟴 𝗦𝗔𝗞𝗦𝗜 𝗣𝗜𝗛𝗞 𝗝𝗔𝗪𝗔𝗕𝗔𝗡𝗡𝗬𝗔 𝗦𝗔𝗠𝗔: 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗣𝗘𝗥𝗡𝗔𝗛
Ini bagian video yang perlu ditonton dan disimak dengan seksama, kalau perlu tahan napas dulu.
disampaikan delapan saksi PIHK di ruang sidang ini rasanya jangan dilewati begitu saja.
Delapan saksi sudah ditanya. Jawabannya jelas: tidak pernah ada permintaan atau pemberian uang atau sesuatu kepada Gus Yaqut.
Yang sudah disampaikan di ruang sidang, ya itu yang kita
🚨 BAP DIKOREKSI, VERBALISAN AKAN DIHADIRKAN!
Sidang kasus kuota haji kembali jadi sorotan.
Saksi Ahmad Taufiq mengoreksi sejumlah bagian dalam BAP saat memberikan keterangan di persidangan. Hakim pun memutuskan menghadirkan verbalisan untuk mengklarifikasi
proses penyusunan BAP tersebut.
Ini menarik untuk dicermati.
Apakah isi BAP sudah benar-benar sesuai dengan keterangan saksi saat pemeriksaan?
Kehadiran verbalisan diharapkan bisa membuat persoalan ini semakin terang dan objektif.
#KuotaHaji#Persidangan#BAP#Hukum#KPK
Institusi sekelas KPK harusnya jadi standar tertinggi penegakan hukum yang profesional. Kalau praktik BAP "copypaste/otomatis" begini terus terjadi, publik bakal makin krisis kepercayaan.
Dalam persidangan di bawah sumpah, saksi ini mengungkap bahwa ia tidak pernah memberi keterangan seperti di BAP. "Yang saya tahu, keterangan itu SUDAH TERTULIS berulang-ulang di BAP. Jadi, sudah OTOMATIS ADA DI BAP seperti itu!"
Pertanyaannya, mengapa penyidik KPK sudah menuliskan keterangan terlebih dahulu di BAP dan saksi hanya diminta mengiyakan? Apa mereka tidak tahu cara membuat BAP? Penyidik-penyidik berniat jahat seperti inilah yang menjatuhkan marwah institusi!!!
Dalam persidangan di bawah sumpah, saksi ini mengungkap bahwa ia tidak pernah memberi keterangan seperti di BAP. "Yang saya tahu, keterangan itu SUDAH TERTULIS berulang-ulang di BAP. Jadi, sudah OTOMATIS ADA DI BAP seperti itu!"
Pertanyaannya, mengapa penyidik KPK sudah menuliskan keterangan terlebih dahulu di BAP dan saksi hanya diminta mengiyakan? Apa mereka tidak tahu cara membuat BAP? Penyidik-penyidik berniat jahat seperti inilah yang menjatuhkan marwah institusi!!!
Sementara itu, seluruh kebijakan haji yang diambil Menag Yaqut Cholil Qoumas pada waktu itu, menurut Gus Yaqut, berorientasi pada keselamatan jamaah.
#KawalGusYaqut
𝗙𝗔𝗞𝗧𝗔 𝗦𝗜𝗗𝗔𝗡𝗚: 𝗕𝗔𝗣 𝗗𝗔𝗡 𝗞𝗘𝗧𝗘𝗥𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗗𝗜 𝗣𝗘𝗡𝗚𝗔𝗗𝗜𝗟𝗔𝗡 𝗕𝗘𝗥𝗕𝗘𝗗𝗔
Gus Yaqut menyampaikan, sejumlah saksi mencabut BAP. Keterangan saksi KPK antara yang tertuang dalam BAP dan yang disampaikan di persidangan juga berbeda.
⚖️ Namun, perlu ditegaskan: keterangan dalam persidangan bukan berarti tuduhan tersebut otomatis terbukti. Semua masih harus diuji dengan alat bukti dan proses hukum.
FAKTA BARU SIDANG KASUS KUOTA HAJI 24 anggota Panja Haji DPR disebut minta uang Rp7,4 juta per orang
Dalam sidang Tipikor Jakarta 4 September 2026, terdakwa Gus Alex mengungkap bahwa 24 anggota Panja Haji Komisi VIII disebut meminta 3000 riyal saat kunjungan kerja ke Arab Saudi
Gus Alex mengaku hanya memberikan 1.500 riyal atau sekitar Rp7,4 juta per orang. Padahal, perjalanan dinas mereka disebut telah dibiayai negara melalui APBN/DIPA DPR.
Selain itu, muncul pula keterangan soal dugaan permintaan uang dari penyedia katering.
Aksi pelarian kurir narkoba berinisial M (33) berakhir tragis di tangan tim gabungan Satresnarkoba Polres Langsa & Bea Cukai! Pelaku sempat mencoba kabur saat dikepung di jalan Gampong Labuhan Keude, Aceh Timur, namun dengan sigap petugas berhasil melumpuhkannya secara presisi!
Nekat Mau Kabur, Terduga Curamor Malah Kena Cekatan Polisi & Warga! ⚡😱
Panik tak berkutik saat disergap, terduga pelaku curanmor di Cikarang Selatan ini tak bisa melarikan diri lebih jauh.