Makasih udah ngetweet gini.. liat yg seumuran karirnya naik terus sementara aku masih gini2 aja, gak bohong kalo aku bilang gak insecure. Tapi aku juga gak mau berkarir di bidang ini selama2nya :(
Peluk jauh untuk mereka yang sedang in a phase of trying to make peace with all the disappointment, without having to blame anyone for the pain they’re feeling. Itu memang salah satu tahap paling berat dalam life, but trust me and believe, you will get through this.
Do not ignore the genocide in Gaza.
Do not ignore the genocide in Lebanon.
Do not ignore the genocide in Sudan.
Do not ignore the genocide in Congo.
Do not ignore the genocide in Myanmar.
the man in the photo is my cousin Mahmoud Al Dremali. my family is in a panic trying to find info on what the zios did to him and if he’s alive. we have no information at all.
momen fatimah di tanya apa gk takut kalau terlalu vokal kasih kritik ke pemerintah:
host: kamu itu kritis, berani, gak takut gini... pasti punya backingan ya? gak pernah dapet intimidasi gitu?
fatimah: enggak sih. yang unik itu justru kejadiannya waktu baru pertama kali terpilih. jadi sebelum viral, sebelum nunjukin kritisisme macem-macem, pas baru kepilih itu sempet ada yang kayak teror, whatsapp aku di-hack gitu.
host: kalau misal maaf ya, bukannya minta terjaditiba-tiba ada teror lagi ke kehidupan pribadi kamu, gimana?
fatimah: kalau itu terjadi, yang pertama pasti paling deket itu keluarga, temen, dosen-dosen aku. mereka tuh extraordinarily aktif nanyain kondisi aku, keamanannya gimana, terutama dari keluarga
fatimah: dan aku yakin di titik ini, kalau itu terjadi, orang-orang yang selama ini dukung aku masyarakat indonesia yang selama ini dukung apa yang aku suarakan juga bakal ikut melindungi dan membela, ikut jaga.
fatimah: jadi aku yakin kekuatan-kekuatan yang original dan organik ini pada akhirnya bakal lebih kuat buat melindungi
UPDATE: Jumlah korban pengracunan siswa SMK N 6 Semarang oleh BGN bertambah menjadi 707 siswa.
Sekali lagi, 707 (TUJUH RATUS TUJUH).
Mohon maaf atas kabar buruk ini. Terima kasih banyak atas atensinya 🙏🏻
Kata gue orang indo stop dengan narasi "jangan bikin panik deh". Inget ga dulu jaman COVID masih belom masuk Indo, pemerintah sibuk ngomong "Covid itu ga ada, ga bakal bisa masuk indo soalnya indo panas" dan boom! Lockdown 2 taun
Ayolah nalarnya dipake, tolong dipake
kepala BGN yg baru:
"kalau anda temukan sekolah rusak, difoto dan dilaporkan saja. ga perlu dibanding-bandingkan dgn dapur MBG karena GA NYAMBUNG"
ga nyambung gimanaa, itu dapur bisa berdiri kokoh krn ngambil anggaran pendidikan