Memperingati hari kelahiran adalah merayakan keberhasilan perjuangan ibu saat melahirkan. Hari ulang tahun itu adalah hari mendoakan ibu. - @aniesbaswedan -
.
Semoga para ibu yang sedang mengandung, baru melahirkan, sedang mengurus balita diberikan kekuatan dan kebahagiaan.
Berobat ke professional jika punya gangguan kesehatan mental itu penting
Tidak dilarang agama. Malah dianjurkan
Jalankan dua2nya berobat dan beribadah
Dua2nya ikhtiyar
His little arms hug me like his life depends on it.
A perfect and comfortable hug moment I will forever cherish. The breath that is as melodious as heaven's song.
Aku setuju sama pernyataan bahwa mereka belum bisa mencinta karena belum "utuh".
Tapi buatku, salah satu faktor besar yang bikin Heedo dan Yijin gak bisa end game adalah tipe attachment (secure, avoidant, dan anxious) mereka yang berbeda.
Na Heedo termasuk tipe anxious attachment. Dia selalu pengen tau kabar Yijin, pengen ngobrol terus, pengen diyakinin atas semua pikiran dia. Buat Heedo, cinta itu hadir secara nyata, konsisten, dan bisa dirasakan wujudnya. Kalau ngga dapet itu, dia jadi overthinking, jadi ngerasa ngga disayang, dan mulai mempertanyakan hubungannya ini bener ngga sih. Khas orang-orang dengan tipe anxious: takut ditinggal karena takut dirinya ngga cukup "baik", jadi mereka butuh banyak afirmasi dari pasangannya.
Sedangkan, Baek Yijin adalah orang dengan avoidant attachment. Dia tipe yang kalau lagi capek atau hancur, malah menarik diri dari pasangan. Dia ngerasa harus kuat sendirian, ngga mau jadi beban buat orang lain, dan mikir bahwa menjauh = melindungi orang yang dia sayang. Jadi dia banyak diamnya, memilih buat ngga cerita, dan justru ninggalin Heedo di saat Heedo butuh dia. Ciri khas orang dengan tipe avoidant: kesulitan membuka diri, cenderung menjaga jarak emosional, dan susah menerima dukungan karena merasa harus "kuat dan mandiri".
Nah, ketika anxious ketemu avoidant, seringnya hubungan jadi tarik-ulur. Yang satu ngejar, yang satu menjauh. Yang satu cari validasi, yang satu lagi ngga mau diganggu. Dua-duanya memang saling sayang, tapi cara mereka menyampaikan rasa sayang itu, bukan sesuatu yang cocok sama attachment pasangannya. Ujung-ujungnya, dua-duanya capek dan saling menyakiti satu sama lain.
Makanya, menurutku, sebelum kita bisa benar-benar mencintai orang lain, kita perlu utuh dulu. Bukan berarti harus sempurna atau selalu kuat, tapi setidaknya tahu siapa diri kita, apa yang kita rasakan, dan apa yang kita butuhkan. Karena kalau belum, kadang cinta justru bikin kita kehilangan arahβkayak Heedo dan Yijin, yang perlahan kehilangan diri mereka sendiri di tengah upaya saling mencintai.
Belajar cinta ke diri sendiri itu penting, supaya saat jatuh cinta, kita ngga hilang di dalamnya, ngga perlu berubah jadi orang lain demi diterima, dan ngga perlu lupa sama diri kita sendiri demi bisa bertahan dalam hubungan.
Sekian tambahan dari barisan korban 2521 ππ»