🇮🇩 Detik detik moment anak Krakatau erupsi, ga kebayang gimana dulu Krakatau meletus 😭🌋
Batasi kegiatan diluar untuk hari ini ya, jangan lupa masker. Stay safe‼️
Botok Berbicara dengan Presiden Lewat Telepon
Supriyono alias Botok dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu berbicara dengan Presiden Prabowo Subianto melalui telepon seluler Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Pembicaraan berlangsung tak sampai 1 menit pada Rabu tengah malam, 26 Agustus 2026.
Simak selengkapnya Program Bocor Alus Politik di Channel Youtube Tempodotco dan Spotify
#BocorAlusPolitik #PodcastBAP #PodcastTempo
Di Balik Unjuk Rasa RUU Perampasan Aset
Perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu bertemu dengan pimpinan DPR pada Rabu tengah malam, 26 Agustus 2026. Mereka juga berbicara dengan Presiden Prabowo Subianto melalui telepon milik pimpinan DPR. Ada politikus Partai Gerindra yang mendekati kelompok masyarakat sipil lokal di Pati.
Simak bocoran selengkapnya di YouTube Tempodotco dan Spotify Bocor Alus Politik. Tayang premiere hari Sabtu, 5 September 2026 pukul 11.00 WIB.
#BocorAlusPolitik #PodcastBAP #PodcastTempo
Tujuan warga Pati harus melanjutkan aksinya ke pusat bukan untuk buat rusuh, tapi hanya meminta agar UU Perampasan Aset bisa segera di sahkan.
Jadi yang sudah berkoar warga pati di adu dengan warga betawi, itu tidak benar.
Yuk kita dukung aksi damai ini.
klarifikasi anak ui soal mahasiswa yang di ajak gibran ke ntt:
- katanya itu tidak ada pemberitahuan akan bareng gibran
- tidak ada rekrutmen secara terbuka
- anak psikologi cuma di minta tolong ke ntt
- untuk ikut kegiatan psikologis
- yang di ajak itu anak psikologi angkatan 2023
- anak ui malah curiga ini jadi alat poliitik
- polanya seperti kejadian yang dulu dulu
- ada aksi besar, lalu di redam dengan ngajak ke sana
Maaf pencitraan 😊
Hari ini Dekan FISIP UIN Jakarta Prof. Dr. Dzuriyatun Toyibah menganugerahkan tiga penghargaan sekaligus kepada saya: 1) dosen terbanyak publikasi SCOPUS/WOS tiga tahun terakhir; 2) dosen terbanyak publikasi Sinta dan, ini yg paling istimewa, 3) dosen terbaik berdasarkan hasil EDOM (Evaluasi Dosen Mengajar) semester genap 2025/2026. Jadi mahasiswa mengevaluasi dosen-dosen yg mengajar mereka berdasar kriteria-kriteria yg ditentukan kampus. Saya sendiri tak sempat hadir dalam penyerahan awards karena telanjur ada komitmen mengisi seminar di sebuah lembaga negara.
Sejak saya mengajar pada 2002, saya tak pernah mengejar penghargaan. Buat saya, mengajar, menulis dan meneliti itu nikmat sekali. Bahkan saya baru diangkat sebagai dosen PNS pada 2011 setelah 9 tahun mengajar tanpa status jelas, tapi itu tak pernah membuat semangat saya patah. Saya selalu senang berkumpul dalam komunitas akademik yg terus “memaksa” kita untuk belajar dan meneliti. Semoga menjadi deposito amal jariyah saya nantinya 😊
KEPALANYA DI BELANDA, TUBUHNYA DI BANJAR. MAKAMNYA TAK PERNAH UTUH.
Inilah Demang Lehman.
Nama aslinya Idies, lahir di Martapura 1832. Bukan bangsawan tinggi, ia hanya seorang panakawan atau ajudan setia dari Pangeran Hidayatullah II. Tapi karena kecerdasan dan kesetiaannya, ia diangkat menjadi Kiai Demang, kepala Distrik Riam Kanan dengan gelar Adipati Mangku Negara.
Saat Belanda menghapus Kesultanan Banjar tahun 1859, ia tidak memilih tunduk. Ia memilih perang Sabil.
Bersama Pangeran Antasari, ia menjadi panglima yang paling ditakuti Belanda. 30 Agustus 1859 ia guncang Martapura dengan 3000 pasukan dan hampir menewaskan Letnan Kolonel Boon Ostade. Benteng Tabanio ia rebut. Benteng Gunung Lawak dan Amawang ia pertahankan dengan darah.
Belanda sampai memberi harga untuk kepalanya: f2000 gulden.
Setelah Pangeran Hidayatullah ditipu dan diasingkan ke Cianjur, Demang Lehman tetap menolak menyerah. Ia bergerilya di hutan-hutan Gunung Pangkal, Batulicin, hanya makan dedaunan.
Ia tidak kalah oleh peluru. Ia kalah oleh pengkhianatan.
Seorang bernama Pembarani yang tergiur hadiah, menjebaknya tepat setelah ia selesai Shalat Subuh dalam keadaan tanpa senjata.
27 Februari 1864, bertepatan 19 Ramadhan, dalam keadaan berpuasa, ia dihukum gantung di Martapura. Saksi Belanda menulis: ia naik tiang gantung tanpa mata ditutup, wajahnya tidak berubah sedikitpun.
Kekejaman belum selesai. Setelah wafat, kepalanya dipenggal dan dibawa ke Negeri Belanda oleh konservator Rijksmuseum van Volkenkunde Leiden. Tubuhnya dimakamkan tanpa kepala di Martapura.
Sampai hari ini, 162 tahun kemudian, jasad dan kepalanya masih terpisah.
Al-Fatihah untuk Syuhada Banjar, Demang Lehman.
Haram Manyarah, Waja Sampai Kaputing!
1. Sumber Primer Belanda:
• Van Rees, W.A. (1865). De Bandjarmasinsche Krijg van 1859-1863 - Ini buku laporan militer Belanda yang paling detail mencatat gerakan Demang Lehman di Munggu Dayor, Tabanio, dan Gunung Lawak. • Verzameling der merkwaardigste vonnissen gewezen door de Krijgsraden te velde in de Zuid- en Ooster-afdeeling van Borneo 1859-1864 (1865) - Berisi salinan resmi vonis hukuman gantung Demang Lehman tanggal 27 Februari 1864.
BENTROKAN DI MATRAMAN
Kronologi versi pedagang (saksi mata) dan polisi:
> 2 orang membeli sarapan, karena (mungkin) tidak dilayani dengan baik mereka pergi sambil geber geber motor (versi polisi)
> versi pedagang 2 orang naik motor sambil geber geber
> diteriaki oleh warga sekitar
> mereka kembali lagi membawa rombongan dan mencari orang yang tadi meneriaki
> tidak mendapati ybs, mereka merusak gerobak pedagang
> warga masuk dan memanggil bantuan
> warga balik menyerang ke markas kelompok tsb
> warga membakar kendaraan dan markas kelompok tsb
> 2 orang di evakuasi dari tkp ke RSCM
> 1 orang kritis dan meninggal dunia
Stay safe, jangan mudah terprovokasi.
Jaga kawan, jaga lingkungan,
JAGA JAKARTA.