18 cara isi tangki cinta diri sendiri
(no scroll, no ovt, no brain rot, no galau)
1. Bangun lebih pagi sebelum semua orang pada bangun (bukan begadang bahkan ga tidur yaaa).
2. Jangan langsung pegang HP, please. Minum air putih, ambil es batu, celupin muka lo.
HP temen gue hilang. Besoknya syok berat, tagihan Paylater Rp12 juta dari transaksi yang gak pernah dia lakuin.
Aplikasinya dengan enteng bilang, "Pelaku masuk pakai PIN asli, berarti kelalaian user."
Temen gue sampai depresi. Gue langsung turun tangan.
3 hari kemudian, tagihan itu resmi jadi Rp0. Total biaya jadi Rp0.
Ini yang gue lakuin:
Bukan nyari HP lewat GPS. Prioritas utama adalah, amankan semua akun finansial dari perangkat lain. Login dari device cadangan, force logout semua sesi aktif. Terus telpon operator, blokir SIM card sementara. Ini krusial biar pelaku gak bisa terima OTP via SMS.
Yang paling penting dan kebanyakan orang gak tahu yaitu, minta log IP address + Device ID dari semua transaksi. Email resmi ke CS, minta data lengkap. Ini bukti kuat kalau transaksi dilakuin dari perangkat dan lokasi yang BEDA dari lo.
Buat laporan polisi (STPL). Banyak orang males ke polisi, padahal ini bukti hukum resmi bahwa lo korban, bukan pelaku yang pura-pura hilang.
Kirim surat sanggahan resmi via EMAIL, bukan chat CS biasa. Lampirkan kronologi, foto STPL, permintaan pembekuan tagihan selama investigasi. Chat CS gampang diabaikan, email formal punya kekuatan hukum.
Mereka masih nolak? Lapor OJK. https://t.co/vDQmTDwwDW atau telpon 157. OJK punya wewenang penuh buat nindak platform yang abai perlindungan konsumen. Begitu laporan OJK masuk, respons mereka biasanya berubah 180 derajat.
Alasan "PIN asli = kelalaian user" itu gak valid secara hukum. POJK 6/2022 bilang perusahaan WAJIB punya verifikasi berlapis untuk transaksi tak wajar. Kalo sistem mereka gak bedain pemilik asli vs pelaku, itu kegagalan MEREKA.
Hasilnya, hari 1 laporan polisi + sanggahan. Hari 2 eskalasi OJK. Hari 3 tagihan Rp12 juta DIHAPUS jadi Rp0.
Btw, stop nyatet PIN di Notes HP lo.
Suka dengan analogi ini:
"Apa yang kita lakukan saat tidak ada orang yang melihat, pada akhirnya akan terlihat saat kita berada di hadapan orang lain."
Ada beberapa contohnya:
1. Orang yang gemar membaca akan memancarkan wawasan dan ilmunya ketika berbicara dengan orang lain.
2. Orang yang menjaga salat dan ibadahnya secara diam-diam akan terlihat ketenangan dan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
3. Orang yang rajin berlatih dan belajar di balik layar akan terlihat kemampuannya ketika diberi kesempatan.
4. Orang yang terbiasa bersikap baik, meski tanpa pujian, akan memancarkan kebaikannya secara alami di hadapan banyak orang.
Karena apa yang kita bangun dalam kesendirian, akan terpancar dalam kehidupan di hadapan manusia.
Nikita Willy: "Sejauh mana batasan keterlibatan mertua dalam rumah tangga anaknya?"
Bu Rani: "Saya kalau mau ke rumah anak saya, saya WA mantu saya dulu."
Mungkin dia lagi capek. Mungkin kulkasnya kosong. Mungkin dia lagi ingin sendiri.
"Anak kita siap menerima kita kapan saja. Tapi menantu kita belum tentu."
Setuju ya bu ibu 🤔
Bu Rani bilang banyak orang tua sebenarnya tidak membenci menantunya.
Mereka hanya tidak siap menerima satu kenyataan:
"Anak kita sudah ada yang punya."
Karena sejak menikah, anak yang selama ini hanya menjadi bagian dari keluarga kita, kini juga menjadi bagian dari keluarga orang lain.
Dan tidak semua orang tua siap dengan perubahan itu.
Menurut Bu Rani, banyak konflik mertua dan menantu bukan karena ada yang jahat.
Tapi karena ekspektasi.
Mertua berharap menantunya punya pandangan hidup, kebiasaan, bahkan nilai yang sama dengan keluarganya.
Padahal menantu dibesarkan oleh orang tua yang berbeda.
"Kalau kita sebagai orang tua sudah memberikan restu kepada anak kita untuk menikah, biarkan mereka menjalani hidup dengan nilai-nilainya sendiri." — Bu Rani
Menurutnya, nilai yang diajarkan orang tua kepada anak belum tentu cocok untuk pasangan hidup anaknya. Karena itu, orang tua perlu siap menerima bahwa anaknya mungkin akan memiliki cara hidup yang berbeda setelah menikah.
cc:threadhallolalalah
Benar kata Dokter Gia, anxiety sering muncul karena terlalu memikirkan masa depan, sedangkan depresi sering berkaitan dengan terlalu terfokus pada masa lalu.
Bokap pernah ngajarin gue cara menghadapi orang yang nggak suka sama kita. Caranya agak unik: jangan selalu lawan dengan cara yang mereka harapkan.
Dulu Bokap pernah dijelek-jelekin dan disikut-sikut sama temen kantornya. Sampai suatu hari orang itu ulang tahun. Yang dilakukan bokap justru beli kue & hadiah dan memberikan langsung ke orang tersebut.
Gue tanya, "Kok Papa malah baik sama dia? gapantes dia dikasih hadiah sama kue gitu"
Bokap jawab, "Papa bukan lagi baik. Papa lagi pakai reverse psychology."
Terus beliau bilang, "Kalau orang yang baik sama kamu ngasih kue, itu biasa. Tapi kalau kamu dapet kebaikan dari orang yang kamu jahatin, kamu jadi bingung sendiri. Mau benci juga nggak enak, mau nyerang lagi juga jadi malu."
Beberapa hari kemudian, orang itu nggak pernah nyenggol bokap lagi.
Dari situ gue belajar, nggak semua konflik harus dibalas dengan konflik. Kadang respons terbaik adalah melakukan sesuatu yang tidak mereka duga.
Karena saat seseorang siap menghadapi amarah kita, mereka tahu cara melawannya. Tapi saat yang datang justru kebaikan, sering kali yang muncul adalah sesuatu yang lebih sulit dilawan: rasa bersalah.
cc:threadrioaldyy
Teman gue beli Avanza 2019.
Harga 135 juta.
Murah dikit dari pasaran.
BPKB ada. STNK ada. Pajak hidup.
Nama di BPKB sesuai KTP penjual.
Semua keliatan beres.
Langsung deal. Langsung transfer.
3 bulan kemudian.
Dia mau jual lagi karena butuh uang.
Calon pembeli baru minta cek fisik dulu.
Bareng ke Samsat.
Petugas cek nomor rangka.
Diam lama.
Terus bilang:
"Pak, BPKB ini diduga palsu."
Teman gue shock.
Kira salah baca.
Petugas tunjuk satu per satu.
Serat kertas diterawang, gak ada benang merah biru.
Nomor seri dicek di sistem, gak terdaftar.
Hologram terlalu mulus. Terlalu licin.
Palsu. Tapi hampir sempurna.
Balik ke penjual.
Nomor masih aktif hari pertama.
Jawabnya:
"Saya juga gak tau Pak, saya beli kondisi gitu."
Telepon berikutnya.
Tidak diangkat.
Berikutnya lagi.
Nomornya tidak aktif.
Lapor polisi.
Mobilnya ditahan sebagai barang bukti.
Penjual belum ketangkap.
135 juta raib.
Mobilnya raib.
Penjualnya raib.
BPKB palsu sekarang bukan kaleng-kaleng.
Kertas mirip. Hologram mirip. Tanda tangan mirip.
Mata telanjang gak akan ketahuan.
Tapi ada 3 hal yang selalu ninggalin jejak:
1. Serat kertas.
BPKB asli kalau diterawang — ada benang merah dan biru di dalam kertas.
Palsu: polos. Atau seratnya dicetak, bukan tertanam.
2. Nomor seri.
Tiap BPKB punya nomor seri unik yang terdaftar di sistem Polri.
Cek di: https://t.co/UA5mhtlZUI
Palsu: nomornya gak akan muncul. Atau muncul tapi datanya beda.
3. Tekstur cover.
BPKB asli covernya agak kasar, ada tekstur grid halus.
Palsu: terlalu mulus dan licin waktu dipegang.
Tapi cek dokumen saja gak cukup.
Nomor rangka dan mesin juga bisa dimanipulasi.
Digerinda halus. Di-stamp ulang.
Kelihatan mulus kalau cuma dilihat sekilas.
Yang bisa deteksi: senter kuat + kaca pembesar.
Sorot miring ke nomor rangka.
Kalau ada bekas gerindaan, batalkan transaksi.
Ini checklist wajib sebelum bayar:
Terawang kertas BPKB → cek serat merah biru.
Cek nomor seri BPKB → ke website Korlantas Polri.
Pegang cover BPKB → harus kasar, bukan licin.
Sorot nomor rangka pakai senter → cek bekas gerindaan.
Bandingkan digit per digit → satu angka beda = batalkan.
Minta cek fisik bareng ke Samsat → gratis, 30 menit.
TAMPARAN TERAKHIR:
Lo pegang BPKB-nya.
Tapi gak diterawang.
Lo baca nomornya.
Tapi gak dicek ke sistem.
Lo lihat hologramnya.
Tapi gak diraba teksturnya.
Semua butuh kurang dari 5 menit.
Tapi di-skip.
Dan itu yang bikin 135 juta raib semalam.
Saudara kandung gw seorang psikolog yg sehari-hari kerjaannya dengerin dan beresin isi kepala orang lain yg berantakan. Pas kita lg kumpul kemarin, dia buka obrolan.
Dia bilang, "lo tau nggak paradoks paling lucu dari profesi gw?"
Dia cerita, pernah nanganin pasien yg semuanya punya pola masalah yang sama. Mereka gak ada yang bener2 sakit secara fisik, tapi badannya rontok karena pikirannya selalu merantau ke masa lalu atau masa depan.
Siksaan batin yg dijelasin saudara gw ini namanya Mental Time Travel.
Kondisi dimana otak kita terlalu canggih sampe bisa loncat ke masa lalu buat nyeselin hal yg udah lewat, atau loncat ke masa depan buat nyemasin hal yg belum tentu terjadi.
Efeknya? Lo kehilangan masa kini. Lo lagi makan makanan enak tapi nggak ngerasain rasanya, lo lagi jalan sama anak-istri tapi pikiran lo lagi sibuk mikirin cicilan 5 taun ke depan, atau sibuk nyeselin blunder kerjaan minggu lalu.
Dia cerita, banyak pasiennya yg kalau malem sebelum tidur, otaknya kayak muter kaset rusak. Mereka selalu terjebak di zona "Regret & What if"
"Kenapa ya dulu gw gak ambil kesempatan itu?"
"Gimana kalau nanti umur 40 gw mendadak di PHK dan gak punya tabungan?"
Siksaan batinnya adalah masa lalu udah jadi abu, masa depan masih jadi kabut, tapi lo ngorbanin satu2nya hal nyata yg lo punya sekarang, yaitu detik ini. Lo dapet capeknya, tapi gk dapet solusinya.
Gw tanya ke dia, "Kenapa otak kita secara psikologis bisa se terjebak itu?"
Dia jelasin kalau secara evolusi, otak manusia itu emg didesain buat bertahan hidup dg cara mengantisipasi bahaya (masa depan) dan belajar dari kesalahan (masa lalu).
Tapi di jaman sekarang, insting itu malah jadi bumerang. Tiap hari kita liat pencapaian orang lain di medsos yg bikin kita cemas ama masa depan kita sendiri.
Kita dipaksa buat selalu berlari ngejar target, sampe lupa caranya berhenti sebentar buat napas.
Ada satu istilah psikologi yg ngena banget buat kondisi ini:
"The Illusion of Control"
Kita mikir dg merenungkan masa lalu berulang kali, kita bisa mengubah rasa bersalah kita. Atau dengan mencemaskan masa depan, kita bisa mengendalikan hasil akhirnya.
Padahal itu semua cuma ilusi. Satu2nya momen dimana lo punya kekuatan penuh buat bertindak dan mengubah sesuatu itu cuma ada di masa kini.
Gimana cara kita buat lepas dari penjara waktu ini?
Saudara gw kasih terapi simpel yg biasa dia kasih ke pasiennya:
Grounding Technique (5-4-3-2-1)
Pas pikiran lo mulai melayang entah ke taun berapa, paksa mata dan tubuh lo buat fokus ama sekitar.
Sebutin 5 benda yg lo liat sekarang, 4 hal yg bisa lo sentuh, 3 suara yg lo denger, 2 bau yang lo cium, dan 1 rasa di lidah lo.
Cara ini bakal menyeret paksa kesadaran emosional lo kembali ke realita tempat lo berdiri.
Langkah kedua adalah bergaul sama kenyataan, bukan asumsi.
Kurangi bikin skenario terburuk didalam kepala. Kalau emg ada hal yg perlu disiapin buat masa depan, tulis di kertas jadi action plan yg nyata, after itu tutup bukunya.
Belajarlah buat menikmati hal-hal kecil yang gratis.
Dinginnya air pas lo wudhu atau cuci muka, angetnya obrolan ama pasangan sebelum tidur, atau rasa pahit manisnya kopi yg lagi lo seruput.
Pesan dari saudara gw ini:
Masa lalu itu udh selesai tugasnya, dan masa depan itu bukan urusan lo sekarang.
Satu2nya tanggung jawab lo adalah menjalani hari ini dengan sebaik-baiknya.
Jgn biarin hidup lo lewat begitu aja cuma karena lo terlalu sibuk jadi penjelajah waktu di dalam kepala lo sendiri. Rebut kembali kendali pikiran lo mulai hari ini.
tulisan by ryn pedia
cc: istory selebriti (facebook)
WA dari temen. Siang. Jam 12.
"Bro, ponakan lo sering mual di mobil gak?"
"Iya parah. Tiap perjalanan muntah."
"Coba buka Settings iPhone lo."
"Hah? Emang kenapa?"
"Accessibility → Motion → Vehicle Motion Cues."
"Aktifin."
"Ini ngapain?"
"Udah aktifin aja. Besok perjalanan gak muntah."
Aku aktifin.
Besoknya, ponakkanu gak muntah pertama kalinya.
Yang bilang Koperasi Merah putih ini akan rugi, banyak yang tutup karena sepi pembeli?
Anda salah besar.
Justru ini model bisnis paling menguntungkan nomor dua di dunia setelah dapur MBG.
Kenapa?
Karena kalau benar dugaan bahwa belanja harian pemda dan perangkatnya kelak diwajibkan ke KMP, maka risikonya bukan lagi ditanggung oleh logika pasar, melainkan oleh anggaran negara.
Jadi KMP (dan dapur MBG) tidak akan pernah rugi.
Yang rugi cuma kita, pembayar pajak yang dipaksa menanggung eksperimen bisnis negara yang menggerogoti APBN.
Padahal masih banyak kebutuhan rakyat yang jauh lebih mendesak, mulai dari sekolah rusak, puskesmas kekurangan alat, sampai pembangunan di daerah 3T.
TIPS PERBAIKI HIDUP PELAN-PELAN, TANPA HARUS CERITA KE SIAPUN
1. ngilang dulu sementara. kadang kamu cuma perlu diam sebentar. tenangin diri, rapikan pikiran, fokus ke hidup kamu dulu.
2. belajar lagi dari awal. baca buku, tontonan yang bermanfaat, belajar ngendaliin diri. pola pikir berubah, hidup juga akan berubah.
3. bikin rutinitas yang konsisten. tidur cukup, bangun lebih pagi, makan lebih sehat, olahraga, dan evaluasi diri. disiplin kecil buat ngubah hidup pelan-pelan.
4. menjauh dari hal yang ngerusak diri. orang toxic, kebiasaan buruk, dan hal nggak penting di medsos tinggalkan pelan2. nggak semua hal harus dijelaskan atau ditanggapi.
5. fokus ngebangun skill dan keuangan. belajar hal baru, saving, investasi, dan cari cara hidup lebih stabil. finansial yang tenang sering kali ngeb hidup lebih bebas.
6. sembuh dalam diam, tumbuh perlahan. nggak perlu semua orang tahu prosesnya. biarkan hasil yang nanti berbicara.
Saya pernah kerja merintis sebuah toko batik di keluarga chindo. Dulu gudangnya di garasi mobil sekarang cabangnya di tiap kota ada. Dari situ, saya mempelajari banyak hal:
1. Mereka lebih menyukai margin keuntungan kecil namun dengan volume penjualan yang tinggi dan perputaran barang yang cepat (high turnover) atau "Fokus pada Volume, Bukan Margin".
2. Kuat di Jejaring (Guanxi). Bagi mereka, menjaga reputasi adalah segalanya (Kejujuran dan Integritas). Mereka sangat menjaga hubungan sosial berdasarkan kepercayaan mutual. Relasi ini memudahkan akses ke informasi, pemasok, dan pasar. Sehingga mereka punya kecenderungan untuk saling membantu antar sesama pengusaha dalam komunitas, baik dalam bentuk modal maupun distribusi.
3. Bagi mereka, bisnis dipandang sebagai aset keluarga yang harus dijaga lintas generasi. Anak-anak disuruh jadi pekerja di toko di posisi kasir dll. agar mereka terbiasa dengan atmosfer bisnis, cara melayani pelanggan, dan menghargai uang. Ada upaya sadar untuk menurunkan nilai-nilai bisnis kepada generasi penerus agar usaha tetap berkelanjutan (sustainable).
4. Mereka cenderung sangat pragmatis dalam melihat pasar (riset pasar). Jika sebuah tren sedang naik, mereka akan cepat beradaptasi. Jika sebuah sektor sudah jenuh, mereka tidak ragu untuk melakukan diversifikasi ke bidang lain yang lebih menguntungkan.
5. Selain pragmatis, mereka juga idealis dan kadang ambis. Ini yang membuat mereka kadang keras kepala, tapi kalau berhasil akan sangat berhasil.
6. Mereka menghindari menimbun barang dan segera menjualnya, meskipun untungnya sedikit.
7. Mereka suka punya karyawan. Meski toko gak terlalu ramai, karyawan harus komplit supaya pelayanan oke. Mereka juga gak segan pecat karyawan, gak ada kata rikuh/gak enakan seperti orang jawa.
8. Mereka suka sistem yang mengatur karyawan, absensi, jam kerja, gaji, arus uang dan barang, arus customer, sistem langganan, posisi ini itu di toko dll.
Kalau saya lihat, orang Tionghoa banyak mengamalkan apa yang dilakukan oleh Abdurrahman bin Auf, sahabat Rasulullah yang kaya karena berdagang sampai-sampai dijuluki "tangan emas".
Jujur saja, apa yang mereka lakukan malah jarang dilakukan oleh pedagang pribumi.
Kenapa jarak tanam itu penting?
Banyak yg masih mengira, makin rapat makin banyak panennya. Padahal, jarak tanam yg salah justru bikin hasil panen gak maksimal.
Ini alasannya:
- Tanaman punya cukup ruang untuk tumbuh optimal
- Cahaya matahari merata → fotosintesis maksimal
- Sirkulasi udara lancar → lebih sedikit hama & penyakit
- Akar tidak berebut nutrisi & air
- Hasil panen lebih banyak, berkualitas, dan seragam
Berikut rekomendasi jarak tanam, beberapa komoditas tanaman rumahan:
ini sih definisi AC berjalan di dalem baju!😭
MAKASI YANG UDAH NGASIH TIPS INI YAA!
ada semprotan penyelamat bgt buat pejuang lapangan, anak gym, dan siapapun yang suka ngerasa kegerahan karena cuaca panas. tinggal semprot ke baju, langsung berasa nyes sejuk banget di kulit!
KETAHUI SHOLAT SUNNAH YANG PAHALANYA TIDAK MAIN-MAIN
*1. SHOLAT DHUHA*
Akan diampuni dosa-dosanya, dimudahkan rezekinya, dilancarkan urusannya.
*2. SHOLAT TAHAJUD*
Mendapatkan pertolongan dari Allah, diberikan solusi terbaik dari masalah yang dihadapi.
*3. QOBLIYAH SUBUH*
Sholat qobliyah subuh dua rakaat, lebih baik daripada dunia dan seisinya.
*4. QOBLIYAH DAN BA'DIYAH DZUHUR*
Api neraka tidak akan menyentuhnya.
*5. SHOLAT TAUBAT + HAJAT + WITIR*
Jika dilakukan di sepertiga malam, doa-doa akan dikabulkan.
Wallahu a'lam bishawab
PELUK JANINMU,
SETIAP SUAPANMU
SAMPAI PADANYA
(0-9 BULAN MENENTUKAN)
1. trimester 1 (0-3 bulan)
- fokus pembentukan organ
- konsumsi tinggi asam folat (bayam, alpukat)
- buah tinggi vitamin c
- jahe hangat untuk bantu mual
2. trimester 2 (3-6 bulan)
- fokus pertumbuhan tulang & jaringan
- susu & yoghurt pasteurisasi (kaya kalsium)
- ikan rendah merkuri
- zat besi + vitamin c untuk penyerapan optimal
3. trimester 3 (6-9 bulan)
- fokus perkembangan otak janin
- tinggi protein (ayam, telur, kacang-kacangan)
- zat besi untuk cegah anemia
- sayur & buah tinggi serat untuk cegah sembelit
sukai, bagikan, Bookmark , dan ikuti akun ini