Ya Allah ternyata udah ada yg dm nanyain jastip tapi udah lama ga buka X 😮💨 yg mau titip Taobao bisa di aku yaah. Kalau mau cek Tiktok: curatedby___am ☺️
Minggu lalu super hectic bgt juggling antara kerjaan sama bales2in orang yg tanya2 jastip Taobao.
The interactions was funnn but exhausted. Trs alhamdulillah bgt sempet buat ngedit video, hasilnya paid off karena yg nonton & save video aku banyakkk 🥺🥹
Yg mau jastip Taobao bisa sama aku!! Kalau mau tanya2 aja boleeh nanti aku hitungin bersih ina-nya brppp. Setiap minggu insyaAllah ada pengiriman dari Ch-Ina
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.
Gua baru tau :( ada anak baru di kantor, kayak udah hampir sebulan, ternyata selama ini dia tiap dateng atau pulang kantor selalu scan fingerprint, kayaknya dia ngiranya buat absensi, padahal fingerprintnya cuman buat buka pintu aja (setiap pagi/sore pintu selalu kebuka, jd gaperlu fingerprint) dan di kantor gua tu gaada absensi…
Gmn yh cari kantor yang deket transum, yg tiap bulan bazaar makanannya menarik & bisa sampe kantor jam 11 trs jam 5 sore udah bisa pulang (lanjut kerja di humz)
Ya Allah pengennya sih dapet kantor yg wfh yhhh trs tiap bulan nyamperin kantor lama buat jajan di bazaar bulanan lol