WARGA BLOK M, BAR RESTO JEPANG DIMANAPUN BERADA TOLONG PRINT OUT TEMPEL DIKASIR KALIAN..INI PEDOFIL ASLI ASAL JEPANG..YG MEMFILMKAN ANAK2 INDONESIA YANG DIA ABUSE DAN DIREKAM..SEBARKAN!!!!!!!!!
@nocturnalcutie halo ka, aku mau jugaa ikutan, aku lg kuliah ni ka kebetulan di smg, aku suka wangi parfum yg floral gtu penasaran wanginya sprti apa kaa, pengen jugaa parfum yg mahal hehe
udah lama ga bagi-bagi parfum so here we go!
GIVEAWAY 1 parfum careso sweet violet (sealed, brand new in box) buat 1 pemenang.
rules:
-RT tweet GA ini
-RT+likes tweet review yang aku QRT
-reply domisili dan alasan kenapa km mau parfumnya
ongkir aku yg tanggung! easy peasy🍋
Date cancelled: masih mikir kesetaraan gender itu berarti perempuan ga perlu ada cuti menstruasi, bisa angkat galon, jadi kuproy, benerin genteng bocor, cod velg, nongkrong di bengkel, dan masuk jurusan teknik mesin.
Untuk siapapun, usahakan tidur 6-8 jam perhari demi kesehatan masa depan. Sakit yg gua derita sekarang adalah efek dari kurang tidur belasan tahun.
Jangan remehkan soal tidur.
Ya, karena konsep "mesum" atau "vulgar" itu sendiri adalah produk konstruksi peradaban duarrrrrr.
Dan di masyarakat agraris zaman kuno, dada perempuan dilihat murni dari kacamata fungsi biologis yahh buat nyusuin lah dan sama sekali bukan objek seksual.
Karena gak ada nilai erotis yang disematkan pada dada perempuan secara komunal, melihat perempuan bertelanjang dada di pasar atau di sawah gak bakal memicu reaksi seksual bagi laki-laki pada masa itu.
Mata mereka udah terbiasa, dan otak mereka tidak dikondisikan untuk mengasosiasikan bagian tubuh tersebut dengan hasrat.
@AdamPrabata gw jd inget omongan org di suatu forum. salah satu tanda org yg udh ngalamin hal "luar biasa" di hidupnya adalah: terlalu tenang di kondisi genting, tp juga terlalu cemas di kondisi yang tenang.
ternyata agak aligned ya sama info ini.
Anak-anak yang hidup di keluarga yang tidak stabil, seperti sering bertengkar, kasar, abusive, atau diabaikan, ternyata memiliki pola aktivitas otak yang mirip dengan prajurit tempur setelah bertugas di medan perang.
Jadi ada penelitian yang memeriksa otak anak-anak yang mengalami kekerasan atau konflik keluarga menggunakan fMRI (functional Magnetic Resonance Imaging).
Nah hasilnya menunjukkan adanya aktivitas yang jauh lebih tinggi di dua area otak yang penting untuk deteksi ancaman dan respon stress. Nama area otaknya adalah anterior insula dan amigdala.
Perubahan aktivitas ini bersifat adaptif di lingkungan penuh ancaman, seperti jadi “siap siaga” terus-menerus), mirip dengan yang terjadi pada tentara setelah pengalaman tempur.
Nah risikonya adalah dalam jangka panjang, hal ini dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan, regulasi emosi, dan masalah kesehatan mental lainnya, meskipun anak tersebut belum menunjukkan gejala psikiatri saat itu.
Yang perlu diperhatikan adalah temuan pada otak anak ini bukan berarti semua anak dari keluarga bermasalah pasti mengalami kerusakan otak permanen.
Otak anak sangat plastis dan bisa pulih dengan lingkungan yang aman, stabil, serta dukungan yang tepat.
Penelitian ini justru menekankan pentingnya lingkungan keluarga yang aman untuk perkembangan otak anak.
Semoga bermanfaat!
Program itu memang membuka lapangan kerja baru, tapi membunuh lapangan kerja lain.
Satu kata; menyedihkan
Bener kata orang, “Makanan gratis jadi tai, pendidikan gratis jadi tau.”
Cita-cita UUD45 itu: mencerdaskan kehidupan bangsa. Yang terjadi malah meracuni anak bangsa, literally.