"Tan bekerja & digaji oleh perusahaan swasta" itu justru memperlihatkan kontradiksi yg jauh lebih sistemik dan berlapis yg diambil Tan Malaka. Fase bekerja di Deli itu justru salah satu fase dialektik yg sangat penting dlm hidupnya.
New-post on substack
https://t.co/k14IIj4P64
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Sedikit advice untuk tim kabinet dan pejabat:
Tolong jika lain kali ketika ada video kritik yg viral, jangan buru2 direspons.
Bedah per menit, respons dengan data.
Hindari bahasan personal.
Menggeser kritikan ke arah personal, itu menghilangkan inti dari video balasan.
nasionalisme indonesia itu dilahirkan en dikembangkan oleh para intelektual bukan tentara, sebab itu menjadikan tentara sbg rujukan pemahaman nasionalisme bkn saja gagal paham sejarah, tetapi juga mengerdilkan pemahaman nasionalisme indonesia
Terkait kasus rame2 d grup wa.
Hikmah yang diambil, tolong Biasakan jangan bercandaan mesum, karena bercandaan tersebut akan menjadi kebiasaan yg dibawa terus menerus sampe dewasa.
Kalo ngacengan itu dikontrol.
Bukan ngacengan sak nggon2.
Otak kok isine kenta kentu
Trump dan Netanyahu adalah maniak yang menyeret dunia menuju kehancuran.
Prabowo sedang membawa Indonesia jadi pelayan dan pengikut mereka.
Orang-orang ini berbahaya bagi peradaban dan kemanusiaan.
seringkali, yang bikin saya bersabar setiap melihat kenyataan bahwa penguasa berbuat seenaknya dan kita gak berdaya atas ulah mereka, adalah keyakinan bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara dan semua akan dapat ganjaran sesuai perbuatan.
Penjelasan Ferry Irwandi tentang masalah gaji guru honorer telah digunakan oleh banyak pihak untuk menormalisasi nasib guru honorer agar mereka menyalahkan dirinya sendiri, yayasan, dan pemerintah daerah. Padahal, masalah guru adalah masalah kepemimpinan nasional.
-Thread-
Iya, Mr. Assaat dulu menjabat sebagai "acting" Presiden RI dari 27 Desember 1949 sampe 15 Agustus 1950 yg pusat pemerintahannya di Yogyakarta. Pengangkatan dia karena kondisi Indonesia lagi darurat, Republik Indonesia Serikat (RIS). Pasca RIS, jabatan dibalikin ke Bung Karno.
kami-kami yang katanya sumatra, di tengah-tengah republik yang katanya jawa~
amir sjarifuddin, sutan sjahrir dan mohammad hatta dalam pelbagai kesempatan di akhir 1945 – jepretan jurnalis majalah life, john florea.
Republik ini merdeka, dulu diperjuangkan kaum sosialis-marxist, anarkis, nasionalis-progresif, agama-progresif. Tdk hanya itu, yg paling maju kesadaran politiknya anti kolonialisme & anti kapitalisme adalah sosialis-marxist, nasionalis-progresif dan anarkis. Polisi nggak ikut!
Demonstrasi kaum pelajar memprotes mahalnya harga buku di Jakarta penghujung 60-an 🔥
• Harga buku tinggi, semangat beladjar mati
• Lindungilah peladjar dari terror harga buku
• Harga buku membubung tinggi peladjar bersedih hati...
• Buku mahal, peladjar telantar
Indonesia pernah punya sosok wapres yang gila baca: Mohammad Hatta.
Bayangkan, sepanjang hayatnya, beliau mengoleksi total 10.000 buku. Di pengasingannya, Hatta membawa banyak buku. Dan yang lebih gila, mas kawin pernikahannya adalah buku yang ia tulis.
Mari kita bahas~