One of the most horrific scenes in human history has been revealed.
The moment a small child carrying a water jug to her besieged and thirsty family was bombed, killing her and shattering her body.
A video the world must never forget.
HOLY SHIT 🇩🇪🚨
A woman in Germany says “Free Palestine.” Police swarm, cover her mouth, drag her down like a beast
That slogan is now banned in Germany because it’s considered antisemitic
If you say it, the state silences you by force
900 petani Jember dikasih tau:
"kasih KTP, KK, akta nikah, buat urus bansos."
Dikasih Rp200-250 ribu sebagai "terima kasih."
Yang kejadian: identitas mereka dipakai buat ngajuin KUR Mikro ATAS NAMA MEREKA.
Begitu cair, buku tabungan dan ATM langsung diambil alih si "petugas".
PIN-nya diseragamin semua biar gampang dikuras bareng-bareng.
Petani-petani ini sekarang tercatat py utang KUR ke bank, padahal duitnya enggak pernah mereka pegang sepeser pun.
Yang bikin ini bukan penipu jalanan biasa: ini melibatkan Pemimpin Cabang BNI Jember sendiri (inisial MFH), yang tau kreditnya bodong, tau syaratnya enggak kepenuhi, tapi tetep merintahkan "proses aja" , biar performa kredit cabangnya keliatan sehat di mata kantor pusat.
Bank yang katanya (kutip taglinenya sendiri) "melayani negeri", pucuk cabangnya malah nyulap 900 identitas rakyat kecil jadi alat nutupin data kredit macet biar dianggap berprestasi.
Kerugian negara: Rp41,4 miliar (audit BPKP).
Tersangka sekarang 4 orang.
MFH sendiri malah lagi jalanin pidana lain di Lapas Jember , jadi kasus KUR fiktif ini jalan paralel sambil dia di penjara buat kasus lain.
Bansos dijanjiin, KTP diminjem, utang ditanggung petani, duit dikorupsi orang dalam bank negara.
Ini bukan kredit macet biasa , ini korupsi berjamaah yang korbannya sengaja dipilih dari orang yang paling enggak punya daya buat ngelawan.
Penghasil nikel no.1 dunia
CPO no.1 dunia
Batubara no.3 dunia
Belum sumber daya alam lainnya.
Anehnya 82% biaya operasional negara ini diambil dari rakyat melalui berbagai macam jenis pajak.
Sudah sangat layak negara ini bubar kalau hanya untuk menyusahkan masyarakat.
🇺🇸🇮🇷🇵🇰 The feelings of shock and disappointment on the face of Pakistan's Prime Minister, after he was informed by the Iranian delegation they are leaving after Trump threatened them.
A 17-year-old valedictorian, Leen Hijaz, used her graduation speech to speak for the voiceless: "Millions suffering in Palestine, Sudan, Congo, Afghanistan. Families torn apart by ICE."
The school administrator cut her mic. Told her: "If you don't stop, you're not graduating." They withheld her diploma for four days.
Sam Fahd Abu Heikal, 7 months old baby, DELIBERATELY KILLED by Israel yesterday in the West Bank.
His father: “My son did absolutely nothing to deserve what happened to him”