@Hidupsebagai62 Dari sekian banyak chat an dosen yang biasanya feudal, kalau ini memang mahasiswanya yang bebal. Udah tau besoknya deadline, malah ngirim malem banget dan nagihnya pagi2 banget. Dikira dosen itu bukan manusia yang butuh istirahat apa ya?
@tanyakanrl Harusnya sender introspeksi diri dulu deh. Kok ya pemikirannya "baru pacaran udah gini apalagi kalau nanti nikah". Justru karena masih pacaran, pacarmu itu ga wajib ngasih :) Siapa kamu nder, cuma pacar doang. Putusin pacarmu nder, kasihan dia kalo sama kamu.
@utamakank3 Boleh. Ga ada hubungannya bakal jadi cacat atau enggak.
Yang bilang ga boleh dan bakal jadi cacat atau apalah itu, sini drop dalilnya apa. Zaman gini masih percaya mitos2 aja.
@irufan77@bagus_muljadi Baiknya gitu yaa, tapi karena kebijakan dan kontraknya dari dulu sampai sekarang mengharuskan pulang, jadi ya tetap harus mengikuti kontrak yang ada.
@bagus_muljadi Saya setuju soal fasilitas riset indo yang kurang dan kebijakan pulanb ya ga realistis. Tapi saya ga setuju soal "mereka korban romantisasi kebijakan, dsb". Padahal, mereka yang memilih daftar, dan mereka sudah tau konsekuensinya seperti apa.
@dayatpiliang Masnya harus bedain sih pemerintah sama negara. Benci atau kritik pemerintahnya boleh2 aja, ngeluh pun boleh. Tapi ga harus sampai menghina tanah airnya sendiri juga dong?
@bagus_muljadi Dan ya, memang kebijakam yang mereka buat banyak celahnya, banyak kurangnya. Tapi bukan berarti celah itu "dimanfaatkan" dengan tidak bertanggung jawab dong?
@bagus_muljadi Well ga bilang juga ya fresh graduate bisa fix indo. Saya juga menyadari perjalanan S3 masih belum layak sekadar untuk jadi periset. Tapi at least sadar dengan konsekuensi yang udah diambil itu penting.
@bagus_muljadi Jadi, kalau gabisa tepati konsekuensi itu, ya JANGAN AMBIL BEASISWANYA. Sesimpel itu kan. Saya bukan crab mentality, tapi saya udah contohkan dari cerita saya sampai saya ga ambil beasiswa itu. Kenapa? Karena saya punya value dan ga OPORTUNIS!
@bagus_muljadi Saya setuju soal fasilitas riset indo yang kurang dan kebijakan pulanb ya ga realistis. Tapi saya ga setuju soal "mereka korban romantisasi kebijakan, dsb". Padahal, mereka yang memilih daftar, dan mereka sudah tau konsekuensinya seperti apa.
@feriobrahmana@Nasgor_2karet Agree, meskipun desain kebijakan beasiswa LPDP masih banyak celah dan kekurangan. At least ga memanfaatkan celah itu. Itu namanya oportunis!
@bagus_muljadi Untuk pemerintah, kebijakan LPDP memang perlu dikaji ulang. Apakah perlu skema student loan, pemetaan karir yang jelas, atau izin menjadi agen human capital di luar negeri. Dan yang terpenting: sanksi tegas bagi yang menghina negara!
@bagus_muljadi Untuk pemerintah, kebijakan LPDP memang perlu dikaji ulang. Apakah perlu skema student loan, pemetaan karir yang jelas, atau izin menjadi agen human capital di luar negeri. Dan yang terpenting, sanksi tegas bagi yang menghina negara!