Apakah kita belajar dari Tragedi Kanjuruhan? Agaknya belum, kalau pun tak bisa dibilang tidak. Jauh sebelum tragedi di Malang itu, kota Liverpool pernah berduka karena Tragedi Hillsborough.
Lalu apa yang dilakukan Liverpool FC sebagai klub? Bagaimana dengan Arema FC?
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Masihkah Kita Mengingat Nama-nama Ini?
Esai dari Zen RS ini lebih dari kumpulan data. Tulisan ini adalah hasil dari proses panjang verifikasi terhadap 135 korban secara teliti agar tidak ada satupun yang terlupakan.
kadang dalam 10 tahun, hidup rasanya datar dan tak terjadi apa-apa. tapi ada dalam sepekan, terjadi hal-hal besar seperti rasanya 10 tahun.
seringkali itulah yang terjadi dalam hidup. momen-momen penting yang mengubah hidup kita adalah hari-hari saja, yang mengubah tahun-tahun.
karena dari kecil suka teori konspirasi, gw suka banget dakwah via subliminal message begini 🤘😬
al baqarah, 216
"boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
Kelen sadar ga sih
Prof Zulys ini cepat banget loh naiknya
Setahuku, beliau baru ngonten itu Februari 2026. Itupun g terlalu sering posting..
Tapi followernya,gils, dah nyentuh 900 ribu!
Artinya, konten doi diterima oleh masyarakat termasuk gen Z.
Kunci dari konten beliau terlihat dari kemampuan storytelling, editannya yang mantap dan isunya yang aktual dan unik.
Makanya kan jadi menarik
Semoga semakin banyak guru besar dan cendekia yang suka membagikan ilmunya ke masyarakat.
Biar rakyat ga dibodohi lagi tiap pemilu.
Yang gak siap, emg gak usah tahlilan. Biar gak jelek-jelekin ke mana-mana. Tahlilan itu emg cocoknya di Madura. Karena di sana saling bantu dan tolong menolong masih kuat, bukan hanya nuntut kayak orang luar Madura.
Di Madura, barang² yg dibawa pelayat aja bisa lebh dari cukup buat memperingati 40, 100, dan 1000 hari. Bahkan, masih lbh banyak. Yang masak dll adalah para tetangga dan kerabatnya.
Dan, di Madura itu simpel aja tahlilannya. Cemilannya dikasih air mineral gelas, permen, dan beberapa jajanan yang harganya 500 dan seribuan. Nasinya dibungkus (gk makan di tempat biar g ngeropotin), dikasih lauk tahu tempe, atau telor. Kadang ayam.
Jadi, masalahnya bukan ditahlilannya melainkan kitanya aja yg ribet sendiri. Dan, yg gak mau diakui, jiwa tolong menolong di sebagian besar dari itu telah mati. Gak mau ngaku, akhirnya nyari kambing hitam.