@LambeSahamjja Agak terlihat sombong juga wajahnya, beda sama al el, ini mirip banget sama dhani wajahnya, cuma versi lebih kecil dan pendek. Gila aja umur 13 udah nabrak sampe menewaskan 6 orang, kalo orang biasa udah kena hukuman, kebetulan aja emak bapaknya banya duit waktu itu
KORUPSI PENEGAK HUKUM
Korupsi sektor ini paling berbahaya, berjejaring dan dampaknya besar.
Lihat kasus Hakim Zarof Ricar (Hakim Agung), Firli Bahuri (ketua KPK) dan skrg Febri Adriansyah (Jampidsus)
Apresiasi bagi Polri yang berani mengungkap dugaan TPK thd Jampidsus Febri Adriansyah Begitu jg dukungan Presiden Prabowo utk ungkap kasus tsb. Walaupun akhirnya dilimpahkan ke Kejagung.
Selama ini kasus spt ini tdk terungkap dgn tuntas, apalagi bila penanganannya diserahkan kepada lembaganya sendiri (konflik kepentingan).
Oleh karena itu saya berharap Kejagung menangani perkara thd Febri Andriansyah dgn sungguh2, dan transparan.
Jangan membuat publik semakin kecewa dengan penanganan Korupsi Penegak Hukum yang tidak tuntas atau ditangani sekedarnya atau dieliminir.
Penanganan yang tidak baik tersebut hanya akan membuat ketidak percayaan terhadap penegakan hukum dan itu ada kerugian yang sangat besar bagi negara.
@ceritaboyyy Respek bgt sama pemilik MINI Cooper-nya. Dia tahu kalau cuma nerima ganti rugi, si pelaku gak bakal dapet pelajaran moral apa-apa. Dengan lanjutin proses hukum, dia udah menyelamatkan pengguna jalan lain dari potensi kearoganannya si pelaku di masa depan. Well played ✨
@dimarsasongko98 Anjir kekayaan anak nya 627 M, usaha apaan baru umur 30 thn udah sekaya itu, sblm ada UU PEMBATASAN TARIK TUNAI, selama itu pula apbn dirampok bangsat2 negara
@kangdede78@MiskinTV_ Gk ada persoalan jika proporsional asal u/ kepentingan perusahaan lalu hapus serikat pekerja yg menyandera perusahaan siapapun direksi gk akan kuat klo di rongrong sama kepentingan karyawan
🇦🇪🇺🇸 Miliarder terkemuka UEA, Khalaf Ahmad Al Habtoor, baru saja menerbitkan surat terbuka kepada Trump. Isinya sangat brutal.
"Siapa yang memberi Anda wewenang untuk menyeret wilayah kami ke dalam perang dengan Iran? Siapa yang memberi Anda izin untuk mengubah wilayah kami menjadi medan perang?"
Al Habtoor adalah tokoh penting: miliarder, mantan diplomat, dan suara politik yang vokal di Teluk. Ketika dia berbicara, para pemimpin UEA mendengarkan.
Pertanyaannya:
- Apakah ini keputusan Anda atau tekanan dari Netanyahu?
- Apakah Anda menghitung kerusakan tambahan sebelum menembak?
- Anda menempatkan negara-negara GCC (negara teluk) di tengah bahaya yang tidak mereka pilih.
- Inisiatif "Dewan Perdamaian" Anda didanai oleh negara-negara Teluk. Sekarang kita diserang. Ke mana uang itu pergi?
- Anda berjanji tidak akan ada perang. Anda telah melakukan operasi di 7 negara: Somalia, Irak, Yaman, Nigeria, Suriah, Iran, Venezuela
- 658 serangan udara di tahun pertama Anda kembali = seluruh masa jabatan Biden (yang Anda kritik)
- Biaya perang berkisar antara $40-65 miliar untuk operasional, dan kemungkinan total biaya mencapai $210 miliar.
- Tingkat persetujuan Anda turun 9% dalam 400 hari
Rakyat Amerika dijanjikan perdamaian. Namun, mereka malah mendapatkan perang yang didanai oleh pajak mereka.
Kalimat yang paling tajam: "Sebelum tinta pada inisiatif Dewan Perdamaian (board of peace) Anda mengering, kita mendapati diri kita menghadapi eskalasi militer yang membahayakan seluruh wilayah. Jadi ke mana inisiatif-inisiatif itu pergi?"
Al Habtoor bukanlah kritikus sembarangan. Dia adalah bagian dari kelompok mapan. Memiliki koneksi. Ketika para elite UEA mulai secara terbuka mempertanyakan pengambilan keputusan Trump, itu artinya sekutu Arab terdekat Amerika mengatakan "kami tidak menyetujui hal ini."
Surat itu diakhiri dengan kalimat: "Kepemimpinan sejati tidak diukur dari keputusan perang, tetapi dari kebijaksanaan, rasa hormat kepada orang lain, dan upaya untuk mencapai perdamaian."
@DianSandiU Karna dunia mereka sudah paranoid sejak kalah dlm Pilpres makanya mereka sangat takut dgn program MBG yg akan membuat Prabowo Gibran gampang u/ 2 periode 🙈
Ada simbol kedekatan pimpinan KPK dgn pimpinan parpol (peristiwa Dasi).
Setelah itu, 75 pegawai KPK profesional & hebat diberhentikan lewat TWK.
Kemudian Presiden melalui tangan Kapolri menerima mrk kembali sebagai ASN di kepolisian.
Jika semua ini disusun sebagai satu rangkaian peristiwa, maka tuduhan pelemahan KPK tdk bisa dialamatkan sembarangan.
Pertanyaan logisnya adalah
siapa yg membuat KPK kehilangan para pegawai terbaiknya & siapa yg justru menyelamatkan mrk?
Publik berhak menilai berdasarkan fakta, bukan berdasarkan narasi politik.
@xquitavee Bukti skrng kepsek yg awalnya menolak u/ menerima manfaat skrng mengemis u/di berikan karna banyak di bully dan tanyakan sama murid agar di berikan seperti sekolah tetangganya yg dapat