Tolong normalisasikan :
Dari:
"Cari uang itu susah."
Menjadi:
"Alhamdulillah, sampai saat ini Allah masih mencukupkan rezeki kita. Semoga ke depannya Allah semakin melapangkan dan memudahkan rezeki kita. Aamiin."
Belajar memahami bahwa tidak semua jarak berarti penolakan.
Ada yang memilih menjauh bukan karena tidak peduli, tapi karena ada hal-hal dalam dirinya yang sedang ia benahi luka yang belum pulih, beban yang tak terlihat, atau proses hidup yang menuntutnya untuk lebih fokus pada diri sendiri.
Tidak semua yang menjaga jarak itu berubah jadi dingin. Kadang, itu adalah cara paling jujur untuk tetap waras, tetap kuat, dan perlahan menyusun kembali dirinya.
Asing tanpa sebuah pertengkaran. Renggang tanpa sepenggal pamitan. Berjarak tanpa ada lagi pertanyaan.
" aku menyukai seluruh tentang mu, termasuk konsekuensi ketika aku tidak dicintai balik oleh mu "
Maaf untuk hari-hariku yang kubakar sendirian. Untuk hal-hal yang tak sanggup lagi kuceritakan. Untuk segala pahit yang kupilih untuk terus kusimpan. Aku tak apa-apa, jika yang kau tahu senangnya aku saja.
untuk bisa bersama, ternyata memang butuh lebih dari sekedar cinta. Tentang restu, tentang keyakinan, tentang prinsip, dan tentang hal lain.
cinta tidak menjamin bisa tetap bersama, itu sebabnya perpisahan bisa terjadi meski dua orang mengaku masih saling cinta.
“Takdir itu keinginan Allah, sedangkan doa itu keinginan kita. Kadang Allah rela mengubah takdir hanya karena doa kita”.
Jadi jangan pernah berputus asa, percayalah bahwa apapun doa yang dilangitkan tidak akan pernah kembali dengan tangan kosong.
Teruntuk kamu yang hidupnya dipenuhi rasa trauma, bahkan sulit untuk mempercayai siapapun lagi, semoga kamu dipertemukan dengan seseorang yang membuatmu lupa bahwa kamu pernah terluka, seseorang yang tetap memilihmu setelah tau kekuranganmu. Seseorang yang selalu mendengarkan ceritamu dan membuatmu merasa tenang serta aman.
sekarang aku paham orang yang tepat ga akan pernah cape sama kita, senyebelin apapun kita, dia punya caranya sendiri buat ngehandle perasaannya buat memaklumi dan mengerti sikap kita.
temen-temen tolong inget whatever u guys going thru right now, just knoww it will pass yaa.. even when it doesn’t make sense yet, you’ll find your way in your own time. if u ever need someone to talk to or just want to vent, don’t hesitate to reach me out okkkkk (serius)
"Percayalah, di saat kamu ikhlas dengan keadaanmu, di situlah Allah merencanakan kebahagiaan untukmu. Allah mampu mengubah situasi paling terpuruk menjadi momen terbaik dalam hidupmu."
Syaikhuna KH. Maimoen Zubair
Mahkota seseorang adalah akalnya. Derajat seseorang adalah agamanya. Sedangkan kehormatan seseorang adalah budi pekertinya."
— Sayyidina Umar bin Khatab