🔥 Cuma di Pati, rakyat seolah lebih tinggi dari pejabat.
Pati melahirkan kultur baru: perlawanan rakyat terhadap otoritas yang dianggap tidak adil. Ekspresi kontemporer masyarakat agraris dan pedagang pasar yang berani bersuara.
Seru, dan mungkin akan menjadi catatan baru dalam sejarah serta antropologi masyarakat Pati.
Jhoni salah satu korban yang diani+ya oleh anggota TNI bersama lima pihak keamanan PT Agrinas Palma Nusantara (APN), . Peristiwa itu terjadi di Desa Suka Maju, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Selasa 16 Juni 2026 lalu.
KORBAN KONTEN🚨
Bantuan Berujung Perundungan Ketika Kekuasaan Pejabat Dijadikan Alat Permalukan Rakyat demi Konten!
Sebuah tren mengkhawatirkan kembali menjadi sorotan publik wak, potongan video Gubernur Jawa Barat KDM, yang berulang kali merendahkan verbal bullying mahasiswa Unpad di depan kamera.
Mulai dari ucapan menohok ENGGAK BOLEH PUNYA MENTAL GESER, emang yang mau BANTU SIAPA, hingga membeberkan masalah privasi keluarga warga ke ruang publik secara terbuka.
Bagi sebagian orang, gaya ini mungkin dikemas sebagai PENDIDIKAN MENTAL atau KETEGASAN SEORANG PEMIMPIN. Namun, mari kita membongkar realitas di balik kamera ini secara jernih wak.
1. Ketimpangan Relasi Kuasa POWER IMBALANCE
Seorang Gubernur memegang kekuasaan politik, anggaran, dan sorotan media. Sementara warga terutama mahasiswa atau rakyat biasa berada di posisi rentan yang datang untuk meminta solusi atau bantuan.
Menggunakan posisi kekuasaan tersebut untuk mempermalukan, menyindir, atau menghakimi urusan pribadi rakyat di depan kamera bukanlah bentuk edukasi, melainkan PERUNDUNGAN VERBAL /verbal abuse yang dilindungi oleh tirai popularitas.
2. Eksploitasi Kerentanan Demi Algoritma & Monetisasi Konten
Jika niat seorang pejabat publik murni untuk membantu rakyat yang mengalami kesulitan finansial atau masalah pendidikan
- Mengapa harus ada proses intimidasi verbal di depan lensa kamera?
- Mengapa privasi dan kehormatan keluarga warga harus dikorbankan demi mengejar durasi video, ENGAGEMENT, dan VIEWS di media sosial?
Bantuan dari uang rakyat atau anggaran daerah adalah HAK WAKAF MASYARAKAT, bukan kemurahan hati pribadi pejabat yang harus dibayar dengan harga diri dan martabat warga!
3. Bahaya Laten Normalisasi BULLYING oleh Pejabat
Ketika seorang Kepala Daerah mencontohkan pola komunikasi yang gemar merendahkan warga kecil, hal ini mengirimkan pesan berbahaya bagi masyarakat luas wak, seolah-olah siapa pun yang memiliki uang dan jabatan berhak membully pihak yang lebih lemah.
Negara ini dibentuk atas dasar nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Tugas pejabat adalah memfasilitasi solusi kebijakan secara bermartabat, bukan menciptakan panggung PENGADILAN MORAL harian di akun media sosialnya.
Rakyat butuh Gubernur yang bekerja secara terstruktur melalui sistem dan kebijakan publik, bukan konten kreator yang menjadikan kesulitan warga sebagai bahan olokan dan pencitraan politik!
Bagaimana pandangan kalian wak? Apakah gaya komunikasi pejabat yang suka mempermalukan warga demi konten ini masih bisa dimaklumi, atau sudah melampaui batas etika kepemimpinan?
Lagi2 kasus perundungan dan penganiyayaan terjadi, kali ini korban adalah seorang siswa SMA di Kebumen. Pelaku diduga adalah kakak kelas.
Semoga dapat segera diusut tuntas.
Mari bantu sebarkan video ini.
Hanaya do'a bersama untuk memperbaiki bangsa tang telah rusak kronis,dan memperingati 21 Tahun Damai aceh, knp dihalang halangi wak.
Kami bukan minta merdeka bukan nak pisah pula dari negara yang pejabatnya babi ngepet perusak negara.
Kami hanya memohon doa supaya babi ngepet perusak bangsa itu digilas oleh tronton
Stop blur wajah pelaku...!! Padahal wajah korban terpampang dimana mana. Viralkan manusia ini dan keluarga nya ke media!! Buktikan kalau hukum itu masih ada sebagai mana mestinya. Mata dibalas mata!!
Keadilan harus tegak!!
VIRAL KORBAN KEMALINGAN MALAH DIINTIMIDASI & DIKEROYOK OKNUM DI BEKASI!
Nasib malang menimpa seorang wanita bernama Viola Putri di Kelurahan Medan Satria, Kota Bekasi. Menjadi korban pencurian motor, justru berujung diintimidasi dan dikeroyok.
Kronologi: motor korban digondol maling di wilayah RT 003 / RW 007, Kel. Medan Satria, Bekasi lalu maling dilepas. Terduga pelaku pencurian sebenarnya sempat tertangkap, namun diduga sengaja dilepaskan oleh oknum pengurus RT setempat.
Korban Dikeroyok: Pihak terduga pelaku kembali datang ke lokasi bersama kelompoknya dan melakukan pengeroyokan serta intimidasi terhadap Viola Putri dan rekannya. Pelaku bahkan berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban kembali.
BREAKING NEWS : PERINGATAN DARURAT 🚨🚨‼️‼️
“ #AgustusKelabu “
Dibangkrutkan oleh pemimpin yang seharusnya ada di pihak rakyat bukan sembarang penghianatan, tapi kedzoliman.
Ayo kawal terus aksi besar di bulan agustus ini bersama UI dan TRISAKTI. Kawal terus perjuangan. ❤️🔥❤️🔥