eh tokopedia ni apalah ngasih diskon 50% 99% pengguna baru tapi gabisa diceklis oonbgt kalo ga bisa ya ga usah dikasi display voucher kocak gimmik bgt bikin berharap 😭
ACEH MENCEKAM🥀😭
ALL EYES ON ACEH 🚨🚨🚨🚨
Peringatan Hari Damai Aceh (21 Tahun MoU Helsinki) yang seharusnya menjadi ruang refleksi sejarah justru berakhir mencekam. Pelataran Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh berubah menjadi arena ketegangan dan gesekan fisik antara warga dengan aparat keamanan.
Momen simbolis pengibaran bendera daerah di gerbang masjid menyulut bentrokan hebat. Letusan senjata api terdengar di tengah kerumunan, dan warga di lapangan menemukan selongsong peluru di area publik/rumah ibadah.
3 Alasan Mengapa Kita Harus Mengawal Isu Ini:
1. Trauma Konflik & Penggunaan Kekuatan Berlebih
Suara tembakan di area Masjid Raya Baiturrahman membuka kembali luka trauma masa lalu masyarakat Aceh. Pendekatan represif dan penggunaan senjata api di tengah aksi massa sipil adalah langkah mundur bagi perdamaian yang telah dirawat selama dua dekade.
2. Pengabaian Hak & Status Hukum Bendera Aceh
Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh terus digantung oleh pemerintah pusat tanpa kejelasan legalitas. Ketidaktegasan Jakarta dalam menuntaskan regulasi ini menjadikan simbol daerah sebagai pemantik bentrokan rutin saban tahun.
3. Komitmen MoU Helsinki & Keadilan Ekonomi yang DIBERANGUS
Dua dekade pasca kesepakatan damai 2005, Aceh masih terjebak dalam angka kemiskinan tinggi di Sumatra. Sementara hasil bumi dan SDA seperti Blok Andaman terus dikuras, hak bagi hasil dan otonomi penuh yang dijanjikan dalam kesepakatan politik tak kunjung diserahkan secara utuh.
Perdamaian di Aceh dibangun di atas darah dan air mata, bukan untuk dihancurkan oleh ketidakadilan pusat dan intimidasi senjata!
Kawal terus situasi di Banda Aceh dan pastikan hak-hak sipil serta keselamatan warga terlindungi!
Ini konsepnya gimana ya? Anggota TNI malah ramai-ramai lompat & nyebrang lewat jalur Busway TransJakarta 😅😅
Padahal nggak jauh dari situ ada zebra cross, jaraknya bahkan gak sampai 100 meter.
Apakah aturan lalu lintas dan fasilitas publik cuma berlaku buat warga sipil biasa? Gimana mau jadi pengayom kalau aturan mendasar di jalan raya aja ditabrak hanya karena berseragam dan berkelompok? 🤔
Gimana tanggapan kalian melihat fenomena kayak gini di jalanan?
Gila sudah cari kerja sulit, rumah gak kebeli, penegak hukum berkasus, marak kriminal, mau lapor bingung ke siapa, kritik takut ditangkap, udara bersih pun gak dapat
LGBT dimusuhin sampai ada boti hunter, transpuan dianiaya di jalan.
Ada seleb pindah agama, dihujat sampai karirnya mati.
Ada remaja bunuh diri, dilaknat, dibilang nyusahin umat.
Ada minoritas mau ibadah, rumah ibadahnya dirusak.
Ini baru level umat, belum Taliban/Daesh.
cerita cindy gulla kecewa fotonya dipake kemenpora tanpa izin:
- kemenpora chat dia minta izin pake foto buat edukasi lari
- katanya murni edukasi bukan komersial
- cuma beda 4 menit langsung dipake buat promosi merdeka run
- dia belum sempat balas udah keburu dipake
- dia kecewa karena ternyata dipake buat promosi bukan edukasi
- dia gak tau menau soal race ini
- dia gak diundang ikut race
- dia tegasin dia gak ikut merdeka run
- dia gak pernah diinterview kemenpora
- fotonya tetep dipake meski belum ada izin resmi
"You’re different from other girls" (what is this pick-me allegation)
"You’re wife material" (bro is shopping for household appliances)
"You seem low maintenance" (mio karbu)
"I like your aesthetic" (pinterest moodboard)
"You’re a rare find" (facebook marketplace ahh flirting)