@keluhkesahkonoh All in smua tabungan smpe motor2 kbawa cm kekumpul 150jt itu bkti klu doi bukan org kaya tp msih nekat judi. Klu emng doyan judi mbok ya kaya raya dlu, jd pas kalah lu ngg lngsg jd gembel. Lah ini idup cm pas2n gegayaan all in, y lgsg jd kaum duafa, dicerei lg sm bini 😀😀
this is actually so sad… satu payung besar kayak kasus mantan suami yang ngasih set YSL ke coworkernya drpd istrinya sendiri…
it’s much more than just “cuma nobar kok” atau “cuma makeup set kok”
Kasus perempuan yang ngajukan cerai gara-gara suaminya dapat hadiah skincare premium dan makeup kit itu bener-bener ngingetin aku sama alasan dulu aku minta cerai. Gara-garanya ibu mertua gak pernah posting fotoku, bahkan pas anakku lahir pun gak pernah diposting.
Waktu aku marah dan minta cerai, respon mereka (termasuk suamiku dan orang tuaku) cuma, "Masa cuma gara-gara posting foto doang sampai minta cerai?" Padahal ini jauh lebih besar dari itu. Ini soal rasa dihargai dan keberadaanku sebagai istri yang selalu dianggap gak penting.
Sampai di titik kalau lagi rekam momen keluarga dan ada aku, mertua sengaja ambil angle yang gak ada akunya. Aku tahan semua itu hampir 2 tahun, sampai akhirnya benar-benar meledak.
Akhirnya aku diposting. Tapi bukan karena tulus menghargai, melainkan karena takut. Kenapa aku bisa bilang begitu?
Karena sebelumnya mertua rajin banget posting foto anak suamiku dari mantan istrinya, dan aku sama sekali gak masalah. Yang jadi masalah adalah...
Anakku gak pernah diposting. Padahal anak adik iparku diposting. Cuma aku dan anakku yang gak pernah muncul di media sosial atau status WhatsApp beliau. Padahal beliau tipe ibu-ibu yang hampir semua aktivitas dibikin status. '
Sekarang malah udah gak pernah lagi posting anak dari mantan istri, padahal dulu di grup WA tiap ada momen sedikit aja selalu dishare, dan aku juga ada di grup itu. Percaya deh, kalau seseorang baru melakukan sesuatu setelah diminta, itu bukan lagi ketulusan. Itu karena diminta. 🙂
Gak semua orang takut sama perceraian. Aku justru lebih takut kehilangan diriku sendiri karena terus memaksakan diri diterima di tempat yang memang gak pernah nerima aku.
Sekarang sih udah berusaha biasa aja. Maaf? InsyaAllah udah. Lupa? Jangan harap, bakal aku bahas terus sampai Imam Mahdi turun. 😌
eh baru baca cerita di threads soal istri yang marah karena suaminya menang makeup kit premium di luncheon kantor, tapi langsung dikasih ke rekan kerja perempuannya.... dari luar keliatan sepele, tapi buat aku ini masalah besar sih😖
Iyaweeees, mau difitnah model gimana aja tak iyakan wes. Mau dibilang ndak seneng, benci, dituduh yg begini yg begitu. Ku iyakan weees 😬
Memaafkan adalah ibadah hati 😬
Niki sama Indra jam 9 malem kayak sekarang udah tidur, terus bangun jam 4 subuh, jam 5 sholat, paginya olahraga bareng, ada waktu luang jalan-jalan sama Issa sama Dudung.
itu semua bare minimum dalam pernikahan kan?🥺
amalan untuk hidup kaya gini tuh beneran ada gak sih? atau hidup bisa setenang ini karena duit mereka udah banyak ya?
Guys..! Sekarang kalian harap hati-hati dengan aplikasi Instagram. Orang bisa pakai photo kalian untuk buat gambar AI tanpa izin loh.
Pencurian data makin marak belakangan ini melalui dunia cyber. So..ini aku ada tips nya untuk dapat mencegah dari hal2 yang tidak inginkan dikemudian hari.
- buka profile IG kalian
- ketuk garis 3 di pojok kanan atas
- lalu scroll ke bawah ke menu "sharing and reuse" (click)
- lalu ke menu "Allow people to create with and reuse your original audio on Meta AI"
- matikan tombol untuk semua postingan maupun reels
semoga tips singkat ini dapat membantu ya, untuk pencegahan pencurian data tanpa izin. Tengkiyu 🩷