Nilainya 6,5/10. 0,5 khusus buat karakter Jegel yang mencuri beberapa spotlight. Cukup optimis kalau #AgakLaen ini mau meneruskan gaya Warkop DKI dengan cerita yang berbeda namun tokohnya sama.
Lalu monolog Oki saat akting nangis terakhir di kuburan juga tidak terdengar jelas. Secara keseluruhan komedinya #AgakLaen oke tapi humornya sih tidak seperti yang digembar-gemborkan sebagai ledakan tawa.
Kekurangannya #AgakLaen adalah dari sisi cerita yang banyak patah. Konklusi masalah pendukung juga terlupakan seperti rumah hantu dan pasar malam yang menjadi latar utama cerita, Marlina dan tetutama Jegel malah tidak ada kejelasan.
Penempatan musik latar terutama musik khas channel Youtube #AgakLaen juga pas. Beberapa puncak humor juga baik seperti adegan Jegel mau memindahkan mayat.
Film #AgakLaen sebagai film komedi drama memang menawarkan humor sebagai menu utama. Visualnya bagus dengan warna yang menarik. Beberapa sudut pengambilan gambar dinamis meski di sebagian adegan dialog masih statis.
Nonton film #AgakLaen rasanya sama persis dengan saat nonton film Nagabonar Jadi 2. Tawa yang tak henti-henti, tepuk tangan di akhir film dan orang tua bawa anak yang anaknya berisik sekali di sepanjang film.
Kalahnya ga papa. 5 golnya yang parah. Tapi ini baik untuk mengembalikan fans MU pada kenyataan bahwa timnya masih dalam tahap membangun. Ini baru musim pertama ETH. #GGMU