@taccovp17@metathomist never claim the word "Pope" appears in the Bible just as the word "Trinity" never appears either, yet Protestants still believe in it because it's not about the word but about the authority and role Scripture gives to Peter specifically: Matthew 16:18
@justanono@yawzzy_@babijoged@SharuenTom Pertama, dasar iman katolik itu tidak hanya dari Alkitab tapi ada 3 yakni,
1) Tradisi Suci 2) Magisterium 3) Kitab Suci
Penjelasan diatas merupakan magisterium gereja katolik, namun apakah tetap biblical? Ya Lukas 1:28-30
@justanono@yawzzy_@babijoged@SharuenTom Benar, kesalahan Vatican saat gerakan reformasi adalah terlalu keras terhadap kaum reforman ntah karena takut karna masa lalu (skisma 451, 1054)
@justanono@yawzzy_@babijoged@SharuenTom Mengapa perlu Maria tanpa dosa?
agar Sang Firman yang kudus dapat mengambil natur manusia dari rahim yang kudus pula Theotokos (Bunda Allah). Bukan karena Maria "layak sendiri," tapi karena Allah mempersiapkannya untuk misi itu.
@justanono@yawzzy_@babijoged@SharuenTom Doktri Katolik tetap bahwa Maria butuh Yesus sebagai Juruselamat.
Doktrin ini disebut Immaculate Conception (Dikandung Tanpa Noda) Maria diselamatkan secara pre-emptive (preventif).
@justanono@yawzzy_@babijoged@SharuenTom Tanpa Kristus → Maria tetap akan berdosa seperti manusia lain
Karena Kristus → Allah menerapkan buah penebusan Kristus kepada Maria sejak dikandung
Maria adalah buah pertama dan paling sempurna dari karya penebusan Kristus
@justanono@yawzzy_@babijoged@SharuenTom Kata Paus Pius IX dalam Ineffabilis Deus (1854) rahmat ini diberikan kepada Maria "karena jasa Yesus Kristus." Jadi Yesus tetap sumber keselamatannya.
"So what's the point of Jesus kalau Maria tidak berdosa?"
Justru sebaliknya Yesus lah yang memungkinkan Maria tidak berdosa.
@aesculapiusw@suneyooon@radityaholic07 2) Musa adalah mediator tapi ciptaan bukan bagi Musa.
Henokh, Metatron, Hikmat semuanya agen/mediator tapi tidak ada yang disebut telos seluruh ciptaan.
Hanya YHWH dalam Yesaya 43:7 yang disebut sebagai tujuan akhir ciptaan.
@aesculapiusw@suneyooon@radityaholic07 1) Dalam seluruh tradisi Yahudi abad pertama termasuk literatur Two Powers yang kamu pakai sendiri tidak ada satu pun preseden di mana mediator atau agen disebut sebagai eis auton tujuan akhir seluruh ciptaan.
@aesculapiusw@suneyooon@radityaholic07 Pertanyaan spesifiknya: dalam tradisi Yahudi abad pertama, adakah satu pun preseden di mana lesser divine being disebut sebagai tujuan akhir (telos) seluruh ciptaan?