Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
โEMANG GUE PIKIRINโ dan disambut tepuk tangan yang meriah
dating someone who naturally brings out your playfulness, makes you laugh, never stops flirting with you, and loves you a little extra on the days you donโt feel lovable. it makes you feel so incredibly safe and secure, and that only makes you fall even more in love.
A little boy got stuck in an elevator and softly prayed, โLord, please open the door. Iโm a little scared, but I know Youโre with me.โ ๐
Such innocent faith, it truly melts your heart
https://t.co/ZJZ3a5U1zW
Ku harap yang seperti ini jadi normal baru di Indonesia. Jadi ruang publik harusnya bebas asap rokok. Justru yang merokok yang harus masuk ke area khusus dengan tempat tertutup.
Asap rokokmu cukup kamu saja yg hirup, bukan nonperokok.
gue gatau deh yang butuh baca ini siapa tapi bener deh, JUST DO IT, face it, overcome it. do it scared. do it trembling. do it ampe mual mual. life will always throw lemons at you and the sourness never fades away meski udah lo gayem ratusan kali. do it. do it for yourself.
โ ๐๐๐ง ๐๐ซ๐จ๐ค ๐๐๐ง ๐ ๐ข๐ซโ๐๐ฎ๐ง ๐ฉ๐ฎ๐ง ๐๐ฌ๐๐ฉ ๐๐๐๐โ.
Kalau seperti ini caranya, Jokowi sudah merasa memiliki Indonesia melebihi Ken Arok memiliki Kerajaan Singasari & Firaโun memiliki Mesir.
Jangankan sertifikat Bimbel, bahkan daun pisang ditangan Gibran dapat disulap Jokowi menjadi Ijazah Sarjana, dengan titahnya pada Empu Menteri Guru (Mendik) agar disetarakan dengan Sarjana Strata-1.
Tak beda dengan kisah Ken Arok yang sering digambarkan sebagai simbol ambisi, pengkhianatan, dan naiknya dari rakyat jelata menjadi raja (meski penuh kontroversi moral), Jokowi bahkan telah melampaui amoral-nya Ken Arok yang hanya berkuasa selama 5 tahun.
Jokowi sudah 10 tahun berkuasa pun masih rakus dan berambisi untuk membangun dinastinya kekuasaannya seumur hidup lewat segala cara agar Anaknya Gibran menduduki singgasana kekuasaan yang pernah dinikmatinya.
Seandainya masih hidup, Ken Arok dan Firโaun pun usap dada melihat tingkah Jokowi. Atau bahkan kedua Simbol Penguasa Legendaris itu bunuh diri karena tidak tahan melihat ada yang lebih biadab dari mereka.