Jujur aja, respon AHY menanggapi kejadian kereta Bekasi adalah respon terbaik dari pemerintah saat ini 👍
Empatinya hadir, tegasnya keluar, bijaknya ada. 11-12 sama SBY dalam merespon bencana.
Orang baik dan orang bodoh itu beda tipis, tetapi lebih baik jadi orang baik dan terlihat bodoh daripada jadi orang pintar tapi menggunakan kepintarannya untuk membodohi orang lain.
#day2ramadhan1447h
Kejadian lagi, kali ini seekor monyet😭
HARUSNYA DIAMANKAN DAN DISERAHKAN KE BALAI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM (BKSDA).
Perlindungan satwa liar hutan diatur tegas dalam UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan sanksi pidana berat bagi pelaku penyiksaan.
Indonesia melarang kekerasan terhadap satwa melalui Pasal 302 KUHP tentang penganiayaan hewan jika menyebabkan cacat, luka berat, atau mati.
Viral Pria Curi Paket Saat Bersama Anak dan Istrinya di Kalibata
Dari informasi yang diterima pencurian itu terjadi di Kampung Pulo, RT 8, RW 5, Kalibata, Jakarta Selatan.
Bagaimana menurutmu? Indonesia memang sudah sakit dari rakyat sampai pejabatnya.
Thread
Awal mula kucingku stress dan mati💔
Kejadian di hari minggu 25 Januari 2026 kita jalan-jalan ke lapangan kridosono Blora jam 9 pagi disana suasana udh lumayan sepi dan ga banyak orang jogging, aku juga lepasin mintel (kucingku) ditempat sepi dan kita menepi di pinggir -
Rekaman kamera trap memperlihatkan seekor macan tutul jawa dalam kondisi luka serius di kaki kiri depan hingga berjalan pincang. Kondisi tubuh satwa dilindungi ini juga tampak sangat kurus, mengindikasikan kesulitan mendapatkan mangsa di habitat alaminya. Akibat luka tersebut, macan tutul jawa diduga tidak lagi mampu berburu secara optimal dan terancam mati di alam liar jika tidak segera mendapat penanganan. Di lokasi yang sama, kamera trap juga merekam aktivitas pemburu yang membawa senjata api laras panjang, senapan PCP, serta anjing buruan. Selain itu, ditemukan pula jejak upaya perusakan kamera trap yang diduga untuk menghilangkan bukti aktivitas perburuan ilegal.
Gunung Sangga Buana merupakan salah satu kawasan penting bagi kelangsungan hidup macan tutul jawa yang populasinya terus terancam.
Knowing when stages come to an end.
Knowing when to say goodbye when you feel that you will be remembered and respected forever.
Four months to give my all for this badge and for our goal.
Eternal respect and affection for Manchester United and its wonderful fans.
Forever Red Devil.
Tiga tahun ini, saya mengikuti perkembangan dunia. Terlebih dinamika global bulan-bulan terakhir ini.
Sebagai seseorang yang puluhan tahun memperhatikan dan mendalami geopolitik, perdamaian dan keamanan internasional, serta sejarah peperangan dari abad ke abad, terus terang saya khawatir. Cemas dan khawatir kalau sesuatu yang buruk akan terjadi. Cemas kalau dunia mengalami prahara besar. Apalagi kalau prahara besar itu adalah Perang Dunia Ketiga.
Sangat mungkin Perang Dunia Ketiga terjadi. Meskipun, saya tetap percaya hal yang sangat mengerikan ini bisa dicegah. Tapi, day by day, ruang dan waktu untuk mencegahnya menjadi semakin sempit. Situasi dunia menjelang terjadinya Perang Dunia Pertama (1914-1918) dan Perang Dunia Kedua (1939-1945) memiliki banyak kesamaan dengan situasi saat ini. Misalnya, munculnya pemimpin-pemimpin kuat yang haus perang, terbentuknya persekutuan negara yang saling berhadapan, pembangunan kekuatan militer besar-besaran termasuk penyiapan ekonomi dan mesin perangnya, serta geopolitik yang benar-benar panas. Sejarah juga mencatat, bahwa meskipun sudah ada tanda-tanda nyata bakal terjadinya perang besar, tetapi sepertinya kesadaran, kepedulian, dan langkah nyata untuk mencegah peperangan itu tidak terjadi. Mengapa?
Mungkin bangsa-bangsa sedunia tidak peduli, atau tidak berdaya, atau mungkin tidak mampu untuk mencegahnya. Secara pribadi saya berdoa kepada Tuhan, semoga mimpi buruk terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir itu tidak terjadi. Banyak studi yang mengatakan bahwa jika terjadi perang dunia, perang total dan perang nuklir, maka kehancuran dunia tak bisa dihindari. Korban jiwa bisa mencapai lebih dari 5 milyar manusia. Tidak ada peradaban yang tersisa dan musnahnya harapan manusia.
Tapi tidak cukup dengan doa satu, dua orang. Andaikata 8,3 milyar manusia penghuni bumi juga berdoa secara khusyuk, Tuhan tak begitu saja mengabulkan kalau manusia dan bangsa-bangsa sedunia tidak bekerja dan berupaya untuk menyelamatkan dunianya.
Sesempit apa pun, masih ada waktu dan cara untuk menyelamatkan bumi dan dunia kita. Mari kita berbicara dan berupaya. Ingat kata-kata Edmund Burke dan Albert Einstein yang intinya mengatakan bahwa kehancuran dunia bukan disebabkan oleh orang-orang jahat, tetapi karena orang-orang baik membiarkan orang-orang jahat menghancurkan dunia. Atau juga, kalau yang baik-baik diam, yang jahat akan menang.
Saran dan usulan saya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil inisiatif mengundang para pemimpin dunia untuk berembuk di Persidangan Umum PBB yang sifatnya darurat (Emergency UN General Assembly). Agendanya adalah langkah-langkah nyata untuk mencegah terjadinya krisis dunia dalam skala yang besar, termasuk kemungkinan terjadinya perang dunia yang baru.
Saya tahu, boleh dikata saat ini PBB tidak berdaya dan tidak berkuasa. Tetapi, janganlah sejarah mencatat PBB melakukan pembiaran dan juga doing nothing.
Mungkin saja, seruan para pemimpin sedunia itu “bagai berseru di padang pasir”. Artinya, tak akan diindahkan. Tetapi, mungkin juga itu awal dari kesadaran, kehendak, dan langkah-langkah nyata dari bangsa-bangsa sedunia untuk menyelamatkan dunia yang kita cintai ini. Ingat, if there is a will, there is a way. *SBY*
Seorang ibu mengaku terganggu tidurnya oleh suara burung hantu manguni pada malam hari, burung tersebut kemudian ditembak hingga mati.
FYI : Burung Hantu Manguni merupakan satwa yang dilindungi negara ( UU No.5 Th1990 - tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.