kerja dicariin bapaknya, pas kampanye banyak bat janji programnya, ngomong kayak orang paling solutif ampe ngecengin profesor, tengil
sekalinya menang tiba2 jadi pasif, seabrek masalah di negara ini dia cuma diem, ditanya wartawan ga bisa jawab. lu orang apa perabotan lenong sih
Setuju banget dengan statement bung Ray, buat apa para mentri buat forum diskusi tapi keputusan kebijakan sudah ditetapkan dan disahakan. Harusnya sebelum disahkan ajak mahasiswa dan rakyat untuk berdialog
Wakil Ketua BEM UI Fatimah Azzahra : Kritikan dijawab sebagai antek asing sehingga harapan tersebut menjadi sirnah, awalnya mahasiswa memandang ada harapan baru pada pemerintahan Prabowo Subianto ternyata tidak. #BEMUI#MahasiswaUI
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
Prabowo : Kenapa saya ingin jadi Presiden ? Karna saya sudah lihat dari Tahun 90an Indonesia menuju jalan yang salah
TAHUN 90 AN ?? WAH NYINDIR MERTUA LO SENDIRI WO ??
TIK TITIK LIHAT NOH BAPAK LO DISINDIR BOWO 😭😂
Lahir sebagai anak orang kaya, hampir pasti ia besar di sekitar orang-orang yang selalu bilang "iya, Den".
Tumbuh besar di rumah seperti itu, kata "tidak" jadi sesuatu yang langka yang ia dengar dari mulut orang dewasa di sekelilingnya.
Saat ia tumbuh remaja, hidup di lingkungan militer yang "siap, nDan", apapun perintah atasan harus diterima dan dijalankan.
Di sana hierarki adalah segalanya, ya, dan membantah atasan sama saja menabrak tembok yang sudah pasti membuat kepala sendiri benjol.
Pernah menjadi menantu presiden, maka lingkungan di sekitarnya tak jauh berbeda: "monggo, Den".
Menjadi bagian dari keluarga orang paling berkuasa di negeri ini otomatis membuat siapa pun di dekatnya berpikir dua kali sebelum melontarkan sepatah kata sanggahan.
Ia lantas mendirikan partai, dan kita tahu lah ya bagaimana kader partai kerap diisi orang-orang yang "siap, Bapak!".
Sebuah partai yang ia dirikan sendiri tentu tumbuh seperti taman yang hanya menanam bunga penurut, sebab yang berani berduri biasanya lebih dulu dicabut.
Kemudian dia jadi presiden, orang nomor satu yang akan disorot semua orang.
Di kursi itu, lingkaran "iya, Den" yang dipupuk puluhan tahun mencapai bentuk paling sempurnanya, sebab kini menyenangkan dirinya nyaris jadi pekerjaan resmi banyak orang.
Jadi, orang yang tak pernah sekali pun menerima kritik, bantahan, dan sanggahan, ketika dikritik ia akan "nyenyenyenye" pada pengkritiknya, atau menyebutnya sebagai "tukang nyinyir".
Ibarat tanaman rumah kaca yang seumur hidup dijaga dari angin, sekali terkena embusan kecil saja ia langsung megap-megap seolah diterjang badai.
Tapi saya tidak bicara soal presiden kita, sih. Ini tentang orang lain. Presiden kita adalah pendengar yang baik.
I 🩷 Pak Prabowo~
🫰
Tugas rakyat itu “mengawasi” bukan “memuji”
pejabat dan government kerja bagus itu ya bare mininum lah. Kalian digaji dari pajak yg disetor warga kok.
Mager banget baca narasi d tiktok yg anggep pihak yg kritik pemerintah itu = musuh.
Astaga.
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.