Baru nonton videonya Cak Anas. Petani modern dari Madura. Tumbuh miskin di Lumajang. Sekolahnya berhenti di SD. Tapi sukses di Jepang~
- Bahasa Jepang dan Inggris dipelajari sendiri waktu jadi instruktur selancar di Kuta
- Ketemu Mieko, wanita Jepang. Dibimbing masuk Islam. Nikah di Indonesia akhir 2010
- Pindah ke Jepang awal 2011. Bertepatan gempa dan tsunami. Dari situ izin tinggalnya terbuka
- Sempat kerja konstruksi
- Lamar ke Kubota tanpa pengalaman mekanik. Diterima tetap karena berani benahi traktor yang rusak
- Petani tua Jepang sering curhat: anak-anak ke kota, lahan takut terbengkalai
- Mulai usaha tani sendiri, setengah hektar
- Mertua sempat menentang. Petani lokal meremehkan karena mesinnya bekas
- Mesin rusak diperbaiki. Tetangga dibantu. Lahan senior mulai diserahkan
- Punya sertifikat pertanian resmi, baru bank mau pinjami
- Sekarang Global Organic Farm di Mito, Ibaraki. 30–40 hektar padi dan ubi jalar
- Dikerjakan dia dan istri. Mesin yang nanggung: greenhouse, traktor, tanam, combine, kansoki pengering gabah
- Padi ke JA. Ubi ke pabrik olahan
- Pengurus Masjid NU Attaqwa di Koga. Setengah hektar hasilnya disedekahkan
- Empat anak. Nama campur Jepang dan Arab
- Cita-citanya: bawa cara tani Jepang pulang ke Indonesia
Kiai yang Tidak Punya ID Card
Halimi Zuhdy
Saya masuk salah satu gang yang berada di sekitar arena Muktamar NU ke-35. Di situ saya bertemu seorang kiai sepuh. Tidak ada ID card di dadanya. Saya tidak tahu beliau siapa.
Saya menyapa.
“Dari mana, Yai?”
Beliau tersenyum.
“Dari jauh.”
Hanya itu. Saya tidak mengejar pertanyaan berikutnya. Kok rasanya tidak pantas. Beliau berjalan sangat pelan. Sandalnya sederhana. Songkoknya bahkan seperti kurang pas. Seperti baru saja dipakai terburu-buru. Ada warna pirangnya.
Saya lihat beliau masuk ke masjid. Duduk. Diam. Khusyuk. Di luar, muktamar sedang ramai. Orang-orang sibuk. Kamera sibuk. Televisi sibuk.
Orang-orang dengan ID card berwarna-warni berjalan cepat. Ada yang dikejar jadwal. Ada yang dikejar kamera. Ada yang dikejar orang.
Kiai itu tidak dikejar siapa-siapa.Beliau juga tidak mengejar siapa-siapa. Mungkin memang itu tujuan kedatangannya. Tidak mencari apa-apa. Hanya ingin melihat NU. Melihat jamaah. Melihat orang-orang berkumpul.
Mungkin beliau datang dengan uang sendiri. Mungkin naik kendaraan umum. Mungkin berangkat dari desa yang namanya tidak pernah masuk berita. Desa yang bahkan mungkin tidak punya media sosial.
Di sana, setiap malam Jumat, beliau mungkin memimpin tahlil. Setiap subuh, menjadi imam. Setiap sore, mengajari anak-anak membaca Al-Qur'an. Kalau ada orang meninggal, beliau yang datang lebih dulu.
Kalau ada warga bertengkar, beliau yang didatangi. Kalau ada anak menikah, beliau yang diminta menjadi saksi dan penasihat.
Tidak ada kamera. Tidak ada live streaming. Tidak ada subscriber.
Tidak ada yang menekan tombol “like”.
Tetapi jamaahnya ada.
Dan mungkin NU bertahan sampai hari ini justru karena orang-orang seperti itu.
Saya jadi berpikir. Kita sering membicarakan NU dari atas. Tentang struktur. Tentang kepengurusan. Tentang jabatan. Tentang siapa terpilih. Tentang siapa kalah. Tentang siapa menang.
Tetapi NU juga hidup dari bawah. Dari kiai yang tidak dikenal. Dari mushala yang tidak masuk Google Maps. Dari masjid kecil di ujung desa. Dari pengajian yang jamaahnya hanya dua puluh orang. Dari orang-orang yang tidak tahu bagaimana membuat dirinya viral.
Mereka hanya tahu bagaimana membuat jamaahnya tetap hidup. Mungkin kiai tadi bahkan tidak terlalu peduli siapa yang nanti menjadi pengurus.
Ia mungkin tidak hafal struktur organisasi. Tidak hafal istilah-istilah yang sering kita perdebatkan. Tetapi ia tahu satu hal: jamaah harus tetap bersama.
Saya bertemu lagi dengan kiai lain.
Saya sapa.
“Yai, dari mana?”
Ia menyebut sebuah daerah.
Saya tidak terlalu mengenalnya.
“Jauh?”
Ia tersenyum.
“Lumayan.”
Lalu berjalan lagi.Pelan.Saya memandang punggungnya. Tiba-tiba saya merasa kecil.
Kami yang sering merasa paling NU, mungkin justru terlalu sibuk membicarakan NU.
Sementara beliau-beliau itu cukup menjalani NU. Tidak banyak bicara. Tidak banyak menuntut. Tidak banyak tampil. Mereka datang. Duduk. Berdoa. Bertemu jamaah. Lalu pulang.
Mungkin suatu saat kita tidak akan lagi melihat mereka. Usia mereka sudah terlalu jauh. Langkah mereka sudah terlalu pelan. Suara mereka mungkin sudah mulai bergetar. Tetapi sebelum itu terjadi, saya ingin mengatakan:
Terima kasih, Yai.
Karena mungkin kami tidak mengenal nama panjenengan. Mungkin kamera tidak pernah merekam wajah panjenengan. Mungkin televisi tidak pernah menyebut panjenengan.
Tetapi kami tahu satu hal.
Rumah besar bernama NU ini berdiri bukan hanya karena orang-orang yang tampak di panggung.
Ia juga berdiri karena orang-orang yang diam-diam menjaga tiangnya.
Di kampung. Di desa. Di mushala. Di masjid. Di tempat yang jauh dari sorotan.
Dan mungkin, kiai yang tidak punya ID card itu justru memiliki sesuatu yang jauh lebih penting: hati yang penuh cinta kepada jamaah. Ia datang bukan untuk menjadi siapa-siapa. Ia datang karena merasa NU adalah rumahnya. Dan mungkin itu sudah cukup. Bahkan lebih dari cukup.
Kami dulu pernah disebut orang gila krn menanami lahan pasir tailing timah di belitung timur.
Lahan yg dihadapi sungguh ekstrim. Menurut ahli tanah, mungkin 20 tahunan rumput baru mau tumbuh lahan itu. Tapi gapapa. "orang gila" kan bebas. Tanam aja lah.
Tp sebenarnya, apakah kami yg berjasa?
Bukan. Nek Inah ini salah satunya yang berjasa.
Nenek berusia sekitar 74 tahun bersepeda menempuh jarak 10 km (pulang-pergi) dari rumahnya ke lahan bekas tambang untuk membantu menanam.
Akhirnya, tertanamilah lahan bekas tambang itu. Ada cemara, kelengkeng, buah naga, jambu monyet, dll.
Ada juga tanaman sayur dan buah-buahan seperti cabe, kangkung, semangka, labu, dll.
Setelah kurang lebih selama 2 tahunan memulai, beberapa telah menunjukkan hasil. Buah naga berbuah, kelengkeng berbuah. Pak Bupati dan Mas Helmi Yahya yang panen buah naganya :).
Tapi bukan itu inti ceritanya.
Banyak orang gagal interview, bukan karena ga kompeten.
Tapi karena ga siap jawab pertanyaan yang itu-itu lagi.
Gw kumpulin cheatsheet pertanyaan yang paling sering ditanya recruiter.
Isinya list pertanyaan interview yang hampir selalu muncul di berbagai role.
Bisa dipakai buat latihan jawab sebelum interview, jadi lo ga blank di tempat.
https://t.co/kvBAZZIYLf download di sini yaa
Bantu likes dan repost ya!
Free Certification Courses to Learn Data Science in 2026:
1. Python
🔗 https://t.co/dIF8TuaOLu
2. SQL
🔗 https://t.co/Ge4bFjars9
3. Statistics and R
🔗 https://t.co/41ya4HlxPS
4. Data Science: R Basics
🔗https://t.co/56xixoYoMg
5. Excel and PowerBI
🔗 https://t.co/oWULVWbQPg
6. Data Science: Visualization
🔗https://t.co/eQ7buwP4QU
7. Data Science: Machine Learning
🔗https://t.co/RYTIF3cocp
8. R
🔗https://t.co/aPvThGhFHw
9. Tableau
🔗https://t.co/94KUoem3Bf
10. PowerBI
🔗 https://t.co/gOV6kIG2kQ
11. Data Science: Productivity Tools
🔗 https://t.co/0fvxcgIQ4W
12. Data Science: Probability
🔗https://t.co/J0eC5jlOGX
13. Mathematics
🔗https://t.co/b62getHyo7
14. Statistics
🔗 https://t.co/Y82ToFqsFs
15. Data Visualization
🔗https://t.co/Yz8e2T6mdn
16. Machine Learning
🔗 https://t.co/VoHcNGJvfC
17. Deep Learning
🔗 https://t.co/TY3cjGHXdK
18. Data Science: Linear Regression
🔗https://t.co/5N2UOWUgxw
19. Data Science: Wrangling
🔗https://t.co/zTsUAAn1hE
20. Linear Algebra
🔗 https://t.co/UPNbNapSf0
21. Probability
🔗 https://t.co/UdOPPPyYJ8
22. Introduction to Linear Models and Matrix Algebra
🔗https://t.co/3hOAvinvhe
23. Data Science: Capstone
🔗 https://t.co/ac8w6CLS9T
24. Data Analysis
🔗 https://t.co/tKh5FYjMRM
25. IBM Data Science Professional Certificate
https://t.co/gFsFS3B6zu
26. Neural Networks and Deep Learning
https://t.co/SPyU710NvG
27. Supervised Machine Learning: Regression and Classification
https://t.co/ATOsYimRAJ
Mari kita sharing lagiiii
Buat apply2 kerjaan kadang butuh sertifikat2 tambahan biar kualifikasi makin mantap
Nih gw kasih lagi course dan sertifikasi GRATIS buat lo semua
https://t.co/9VM2Y5n8kB
Silakan bookmark dan bantu repost yaa!
Beberapa bulan lalu, di X juga, gw nemu 1 google drive isinya ilmu semuaaa.
Nih langsung aja https://t.co/qEvuMTjGAP
Silakan belajar sepuasnya yaaa. Semoga bermanfaat
Silakan bookmark dan bantu repost yaa!
Munculnya pengusulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional oleh pemerintah menimbulkan reaksi berantai dari berbagai pihak, khususnya karena adanya dilema sejarah yang belum terselesaikan.
Salah satu suara penting dalam perdebatan ini datang dari salah seorang Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri.
Kiai yang akrab disapa Gus Mus tersebut menyatakan keberatan jika negara memberikan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada
Soeharto.
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #gusmus #soeharto #pahlawan
Bagi generasi 90-an, serial TV "Misteri Gunung Merapi" tentu bukan hal yang asing. Usut punya usut, serial yang berkisah tentang sosok Mak Lampir ini disutradarai oleh M. Abnar Romli.
Siapakah sosok Abnar Romli seorang santri Tebuireng dan aktivis Lesbumi?
Yuk, simak infografis berikut😉
#NUOnline
Baru gajian, eh duit cuma numpang lewat.
Baru dapet bonus, eh ada aja pengeluaran mendadak.
Baru terima THR, eh malah harus ganti ban mobil.
Dulu aku selalu merasa seperti ini. Sampai suatu hari, guruku yang mulia mengajarkan mindset yang mengubah hidupku.
~A Thread
Sempet jadi merk prosesor nomor satu di dunia, tapi sekarang harga sahamnya anjlok parah, PHK 15.000 karyawan, dan prosesor terbaru mereka dihujat abis-abisan.
Ada apa sama intel?
Ini dia alasan kenapa gue yang ngerakit PC sejak 2016 gak kesian, malah hepi intel ancur lebur. 👇
25 Terjemahan Istilah di Lowongan Kerja untuk Pencari Kerja Pemula
1) Mampu bekerja di bawah tekanan = manajemen kantor payah,
2) Fast learner = gak ada training, belajar sendiri,
3) Flexible work hours = kerja 24/7,
4) Gaji kompetitif = kompetisinya sama UMR,
5) Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia = di pelosok ujung dunia,
6) Able to work in dynamic team environments = anggota timnya ganti terus karena gelut,
7) Able to work in tight deadline = kantor gak bisa manage waktu,
8) Memiliki SIM A = mobil lu nanti dipinjem buat urusan kerjaan kantor,
9) Asas kekeluargaan = gak bisa bedain urusan pribadi sama kantor,
10) Wanita berpenampilan menarik = nyari sugar baby berkedok lowongan,
11) Bisa beradaptasi dengan cepat = kerjaan ganti terus,
12) Usia di bawah 25 tahun = nyari anak polos yang belum tahu hak ketenagakerjaan,
13) Gaji negotiable = pas offer ditawarin underpaid,
14) Urgently required = karyawan lama resign tapi belum disiapin gantinya gak ada handover.
15) Full stack developer = programmer superman ngerjain semua,
16) IT Support = superman versi peralatan IT,
17) Desainer grafis = full stack developer versi gambar,
18) Benefit THR = gak ada benefit,
19) Asuransi BPJS Kesehatan = gak ada asuransi swasta,
20) Sehat jasmani dan rohani = gak boleh izin sakit,
21) We are a branch office of an international company = nyari karyawan murah di Indonesia,
22) Memiliki inisiatif = atasan gak bisa kerja, gak tahu mau dikasih kerjaan apa,
23) Gaji tidak ditampilkan = underpaid,
24) Loyal pada perusahaan = overwork,
25) Menguasai PHP, Python, C, C++, Java, Matlab, MySQL, HTML, CSS, ReactJS, dll = perusahaan gak punya duit buat hire 5 orang, maunya hire 1 orang,
The ocean is shrouded in mystery. It covers about 71% of the Earth’s surface, yet we know very little about it when you consider how vast it is - A Thread
1. This fisherman with a deep sea Wolf Eel
Pas masuk warung burjo,sdh ada pasangan suami &istrinya 60 th-nan.
Aku krungu sing diomongke.
“Mau bengi,ra nyongko..kowe isih seret koyo cah umur 17th,Buk”
“Mergo rajin ngumbe jamu,karo siji maneh..”
“Opo kwi,Buk?”
“Sarungmu melu mlebu,Pak ..mo bengi ki”
Aku nganti keselak
Kejahilan Wahabi “Menyunat” Tasir Al-Quran
Salah seorang ahli tafsir, Syaikh Ahmad al-Sāwī al-Maliki (w. 1241 H) dalam ta’liqnya terhadap Tafsīr al-Jalalain ketika menafsirkan firman Allah dalam surah Fatir ayat 6 menulis sebagaimana berikut :
Ini daftar nama-nama sahabat Nabi, tabi’in, mazhab dan ulama yang membolehkan nyanyian dengan alat musik. Jadi kalau ada yg mengklaim telah terjadi ijma’ keharaman musik, ini bantahan yg telak dan tuntas yah
[[Help RT]]
Ada yang pernah belanja di @tokopedia kirim by @gojekindonesia tapi barangnya ga sampe? Ini aku beli macbook tapi tulisan pesanan diterima padahal barangnya belum sampai di aku. Coba hubungi @TokopediaCare via aplikasi ga ada tanggapan lagi, via dm ga dibalas.