Jadi gini. Baker itu kan atlet mahasiswa di Georgetown University dan main di tim olahraganya, Hoyas. Kampus bukan olahraga profesional, namun komitmennya terikat lewat ikatan akademik.
Yang namanya akademik kan ada liburnya, dalam hal ini musim panas. Nah, Baker main di Vermont Green untuk membuat fisiknya tetap prima saat masa libur. Vermont Green itu tim USL League Two (kasta keempat) yang statusnya semi profesional. Pemain kampus pada nyambi di tim USL League Two itu hal lumrah.
Mengenai statusnya di Rapids, hak dia dipegang sepenuhnya oleh Rapids. Namun karena kesepakatan Rapids yang ingin dia lebih matang dan Baker yang emang pengen selesai kuliah, akhirnya dia dikembalikan ke Georgetown karena status dia sekarang masih sophomore (tahun kedua kuliah).
Kalau lo bingung mau masukin angka apa ke CV, coba cek 4 hal ini dari pekerjaan sebelumnya.
Volume: berapa project atau task yang lo kerjain?
Waktu: berapa lama prosesnya?
Skala: berapa akun, klien, atau anggota tim yang lo handle?
Hasil: apa yang berubah setelah lo melakukan pekerjaan tersebut?
Misalnya, lo seorang video editor.
Daripada cuma nulis "Mengedit video untuk kebutuhan social media", lo bisa menulis:
"Edited 40 short-form videos per month for 3 brand accounts."
Kalau punya data performa yang valid, lo bisa menambahkan hasilnya.
Ga semua pekerjaan harus punya angka revenue. Kadang jumlah output dan besarnya tanggung jawab aja udah membantu jelasin pengalaman lo.
Kalau dipikir-pikir, ngeri juga ya bayaran pemain tarkam sekarang
King Polo dikabarkan bisa kantongin Rp20 JUTA cuma buat sekali main
Tarkam sekarang bukan sekadar hiburan kampung lagi, duitnya udah nggak main-main
Kalo gini bisa ngalahin gaja pemain liga 1 atau liga 2 dong yaa??
Mau tau gak ironi per-mangga-an di Indonesia? 🥭
Impor > ekspor.
Dgn jumlah panen sebanyak 3 jt ton/tahun, tapi Indonesia tdk bisa memaksimalkan potensi tersebut.
Katanya negara tropis, tapi mangga masih impor dari Prancis 🗿
gue tu akrab sama hampir semua gen Z di kantor, suka hangout dan trekking bareng juga. kalo main sama gen Z rasanya kayak gue masih muda juga gitu gengs. wkwk~
sampe sekitar bulan Maret kemaren, di div. purchasing ada anak baru umur 20an awal. orangnya baik dan kalem, bukan attention seeker~
tapi ada 1 hal yang gue gak sreg. karnaaaa nih anak dalam seminggu bisa 1-2x ijin dateng siang. kayak di grup dia sering banget nulis : selamat pagi, saya ijin dateng siang karna ada keperluan.
dan dia datengnya bisa di atas jem 11 siang. sering. banget.
walau gue gatel pengen nanya, tapi gue tetep diem. toh dia bukan staff gue yakan. trus atasannya dia juga kayak oke-oke aja kalo anaknya ijin mulu.
dan setelah berlangsung hampir 5 bulan, akhirnya gue tanya lah ke atasannya :
gue : eh, Ri, anak lu sering banget ijin deh. dia ada masalah?
Riri : gak ada ci, dia tuh ijin karna ke dokter gigi.
gue : giginya kenapa?
Riri : giginya itu ada yang beberapa yang bolong tapi udah kena sampe saraf. jadi harus perawatan saraf gigi gitu. sama ada giginya yang dijadwal mau dicabut. tapi karna dia pake bepejees jadi antriannya panjang, mana sering banget tau ci dia di php in drg nya, udah nunggu berjem-jem eh dia gak kebagian. trus jadwal cabut giginya juga diundur-undur terus dari sananya.
gue : HAHH??
gue udah suuzon aja awalnya.😐
jadi anak ini sering bener ijin perkara urusan giginya gak kelar-kelar gengs😭emang iyaya klo perawatan gigi pake bepejees tuh selama ini? sampe berbulan-bulan?
kayak, buang-buang waktu banget.😭
Funfact:
Polisi Perancis sering diledekin pake istilah "les 7/20" atau "si 7 dari 20."
Karena untuk bisa jadi Polisi, mereka harus ikut ujian dan cuma butuh bener 7 dari 20 soal. Itupun banyak yang merasa kesulitan.
"les 7/20" adalah panggilan ledekan yang maknanya ngatain kalau Polisi Perancis itu bodoh.
Kenapa yg dijadiin sasaran kemarahan rakyat bekatul begini. Yg punya perusahaan donk, sama bawahan2 dia yg ga becus ngurus. Kenapa nge gas sma supirnya.🤔🙄
Udh tau belom?
Ada ayat Quran dipajang di kompleks Wasserstein Hall, Harvard Law School sbg bagian dari pameran Words of Justice!
Ayat tsb adalah Surah An-Nisa (4:135) yg berbunyi:
"Wahai orang2 yg beriman, jadilah kamu penegak keadilan & saksi karena Allah, walau kesaksian itu memberatkan dirimu sendiri, ibu bapakmu, atau kerabatmu.
Jika dia (yang diberatkan dlm kesaksian) kaya atau miskin, Allah lebih layak tahu (kemaslahatan) keduanya.
Maka, janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang (dari kebenaran). Jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau berpaling (enggan menjadi saksi), sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap segala apa yang kamu kerjakan."