Di sidang MK, 30 Juni 2026, dosen Cenuk minta perlindungan:
"Kami mempertaruhkan pekerjaan kami."
Ketua MK Suhartoyo peringatkan langsung:
"Kampus tidak boleh ada dampak negatif ke saksi."
Setelah sidang: penugasan akademik dicabut.
Riset bareng BRIN & MA tidak diakui.
Konferensi internasional harus bayar sendiri.
Doktorat Australia.
Publikasi Scopus.
Reviewer beasiswa internasional.
Kampus tidak intervensi, katanya.
PERPUSTAKAAN Hidden Gem gak jauh dari Blok M. GRATIS dan BUKUNYA BOLEH DIPINJAM📚
lokasinya deket dari MRT ASEAN dan Halte Transjakarta Masjid Agung, tinggal jalan kaki beberapa menit aja.
meja bacanya ada yang model kubikel dan setiap meja udah ada colokan, jadi nyaman banget kalau mau fokus baca atau kerja. terus ada free drinks juga; air putih, teh, dan kopi (selama persediaan masih ada).
koleksi bukunya beragam. ada novel & karya sastra, sejarah, filsafat, psikologi, ekonomi, arsitektur, pertanian, sampai buku-buku umum lainnya. tapi memang yang paling lengkap koleksi buku teknik karena sesuai dengan instansinya. yang enak lagi, semua koleksi ditata berdasarkan klasifikasi, jadi gampang nyari buku sesuai kategori.
ada juga kids corner buat anak-anak dengan koleksi buku khusus anak. jadi kalo dateng bareng keluarga juga tetap nyaman.
📍Perpustakaan Kementerian PUPR
Plot twist hukum modern:
- Numpang di rumah orang bertahun-tahun gratis ❌
- Diusir karena bukan haknya ❌
- Diusir malah dapat pesangon 5 juta per kepala dari pemilik sah 💰
Padahal bukti kuitansi sewa aja gak punya, plus bonus maki-maki pemilik aslinya. Enak banget ya nasibnya.
Kebiasaan mediasi yang penting damai kayak gini justru bikin orang makin gak takut buat nyerobot hak milik orang lain.
Semarang, Rabu, 24 Agustus 2022
Iwan adalah seorang PNS di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang.
Iwan berangkat pagi itu, dengan agenda ke salah satu acara di sebuah hotel sebagai narasumber dari Badan Pendapatan Daerah kota Semarang, tempat dia bekerja.
Malamnya keluarga Iwan mulai khawatir, Iwan tidak kunjung pulang kerja.
Malam semakin larut dan Iwan tidak kunjung pulang. Hapenya tidak aktif, tidak bisa dihubungi.
Keluarga menghubungi kantor Iwan, dan ternyata Iwan tidak datang hari itu. Ke hotel maupun ke kantor.
Keluarga akhirnya melaporkannya ke polisi, dengan detail kejadian hari itu.
Iwan berangkat dengan motor dinas Vario warnah merah, dengan plat merah bernomor H 9799 RA.
Polisi pun mengecek CCTV, dan memberikat informasi, motor tersebut terlihat di Jalan Raya antara Jl. Prof Sudarto Undip dan Akpol Semarang.
Terakhir, Iwan terlihat mengendarai motornya di salah satu perempatan di jalan itu.
Seminggu tak ada kabar, kantor dan keluarga Iwan berusaha mencari Iwan dengan menyebar informasi di sosial media. Twitter, grup Facebook, Instagram, semua diposting.
Nihil.
***
Kamis, 25 Agustus 2022
Sehari setelah kejadian itu, seharusnya Iwan dijadwalkan menjadi saksi sebuah kasus.
Kasus dugaan korupsi hibah tanah dari PT Karya Deka Alam Lestari di Kecamatan Mijen Kota Semarang. Tanah itu berlokasi di Perumahan Bukit Semarang Baru.
Kasus ini mulai diselidiki polisi atas laporan masyarakat.
Iwan dijadwalkan menjadi saksi di hari itu, surat undangan dari Kepolisian sudah diterima oleh kantornya.
Iswar Aminuddin, sekretaris daerah kota Semarang mengkonfirmasi hal itu.
Iswar juga menjelaskan tentang kasus korupsi ini, "Anggarannya kalau tidak salah Rp3 miliar, tetapi baru digunakan sebanyak Rp300 juta atau Rp400 juta untuk tim, kepengurusan dan sebagainya."
Jadi hanya 10% dari anggaran 3 milyar yang dipakai. Ke mana sisanya?
Tapi Iwan hilang, dia tidak hadir.
***
Sabtu, 27 Agustus 2022
Polisi mendeteksi ponsel Iwan akhirnya menyala kembali, posisi ponselnya terlacak di Balai Kota Semarang.
Mereka langsung mengecek ke sana. Tapi nihil, ponselnya tidak aktif lagi.
Mereka kehilangan jejak.
***
Kamis, 8 September 2022
Seorang petugas kebersihan Pantai Marina sedang memotong rumput.
Sampai di suatu titik, alat berat itu nyangkut di benda aneh.
Sebuah motor, tapi dalam keadaan hangus terbakar.
Petugas itu langsung melapor ke polisi.
Setelah polisi melakukan pengecekan nomor, jenis, dan rangka mesin, polisi memastikan motor itu adalah motor yang dipakai Iwan.
Langsung dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Di lokasi, ditemukan name tag "Iwan Boedi P." Pencarian lebih lanjut dilakukan.
Tak jauh dari situ, ada temuan yang mencengangkan: sebuah jasad, hangus terbakar, semua terbakar, 100 persen. Kepalanya hilang, kedua telapak tangannya tidak ada, salah satu kakinya juga hilang.
Polisi langsung melakukan tes DNA. Setelah hasilnya keluar, terkonfirmasi.
Jasad itu adalah Iwan Boedi Prasetyo Paulus.
Kepalanya dan bagian tubuh lainnya tidak pernah ditemukan, sampai hari ini. Iwan dimakamkan tanpa bagian tubuhnya yang hilang.
Dia meninggalkan istrinya Onee Anggarwati, dan empat orang anak.
***
Sampai hari ini, kasus ini belum ditutup dan belum ada kejelasan siapa pelakunya.
"Hari ini sudah memasuki tahun kedua, dan proses penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap pelaku di balik pembunuhan ini," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol. Dwi Subagio tanggal 27 Desember 2024.
"Kami mohon, jika ada yang mengetahui sesuatu mengenai kasus ini, segera hubungi kami. Setiap informasi sangat berarti."
Bagaimana dengan kasus korupsinya?
Sama, juga belum ada kejelasan hingga hari ini.
Apakah ada hubungannya? Entah, mungkin waktu yang akan menjawab, atau hanya Tuhan yang tahu nantinya.
Semoga keluarga mendapat keadilan.
Kau bilang anti asing
Kau keliling dunia ketemu pemimpin negara asing
Aku investasi di Indonesia
Kau bilang eksploitasi sumber daya alam dan buruh murah
Aku keluar dari Indonesia bawa uangku
hingga rupiah dan IHSG turun, serta yield bond naik dan pabrik tutup
Kau bilang konspirasi asing,
tak ingin Indonesia jadi bangsa besar
Aku harus bagaimana…
Kau bilang kritiklah
Aku kritik kau marah
Kau bilang carikan alternatifnya
Aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja
Kau ini bagaimana
Atau aku harus bagaimana
***
Terinspirasi, versi inferior dan partial copas dengan banyak mohon maaf dari karya sastra legendaris berjudul "Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana" yang diciptakan oleh penyair sekaligus ulama besar KH. A. Mustofa Bisri (Gus Mus) pada tahun 1987.
Prof. Salim Said kepada Prabowo :
“TENTARA ITU SALAH JIKA DISURUH BERTANI”
Sekarang dengan bangganya Prabowo bilang :
“HANYA DI INDONESIA TENTARANYA BERTANI”
Ya Tuhan, se bebal inikah presiden kita? 🥲
📌REKOMENDASI CHANNEL YOUTUBE UNTUK UPGRADE SKILLS GRATIS
1. Excel / Data Analyst
- Ignasius Ryan
Excel, Power Query, dan Power BI dalam Bahasa Indonesia dengan studi kasus.
- Leila Gharani
Excel tingkat lanjut, dashboard, Power Query, dan fitur Microsoft 365.
- Mike Girvin (excelisfun)
Rumus Excel dan analisis data dijelaskan secara mendalam dari dasar hingga mahir.
- Mynda Treacy (MyOnlineTrainingHub)
Dashboard, Pivot Table, Power Query, dan Power BI untuk analisis data profesional.
Yang paling mantap dari rezim SBY ya (walau ga sempurna)
- KPK ga dilemahkan, tiap bulan ada aja OTT
- Gaji ASN naik tiap tahun
- Konflik Aceh bisa diselesaikan
- Sertifikasi profesi untuk guru dan dosen
- TNI dan Polri jauh dari kehidupan sipil
- Pertumbuhan ekonomi rata-rata 6%
- Utang IMF lunas
- Bebas mengkritik rezim, sampai rezimnya dikatai "kebo", "lamban", "saya prihatin"
Dan tentu saja:
Tidak ada pidato "nDaSmu" dan "SaYA aKAn lAWAAAAN!
Plenger banget ini entah voter 02 atau buzzer main klaim aja.
Jembatan ini dibangun oleh Yayasan Sahabat Pedalaman dan didanai melalui CSR Pasar Modal Indonesia. Ga pake APBN atau dana pemerintah.
Gue tau karena founder Yayasan ini adek gue sendiri dan yang mengerjakan dia dan timnya. Mereka turun langsung ke pelosok, cari pendanaan sendiri, kerja sama dengan korporasi, lalu membangun jembatan untuk warga yang selama bertahun-tahun tidak mendapat perhatian dari pemerintah.
Sampai hari ini Yayasan Sahabat Pedalaman sudah membangun lebih dari 14 jembatan di berbagai daerah terpencil.
Yang bikin miris, saat warga kesulitan menyeberang sungai tidak ada yang datang membantu. Giliran jembatannya sudah berdiri dan bisa dipakai, tiba-tiba ada yang mengklaim itu hasil kerja pemerintah.
Kerja orang lain, biaya orang lain, keringat orang lain. Tapi kreditnya mau diambil sendiri.
Kalo ga mau ikutan nyumbang minimal kasih apresiasi lah. Kurang ajar sih kalau fakta sejelas ini masih dipelintir demi pencitraan.
kata gue mending pake pendekatan ala IKEA aja
ga perlu terlihat sebagai sponsor resmi, ga perlu juga numpang exposure lewat ambush marketing.
cukup ngambil salah satu elemen paling identik dengan Piala Dunia,
Bendera.
Jadi IKEA Kanada bekerja sama dengan Dentsu Creative ngerilis campaign dengan tema “Assemble the World”, berangkat dari realitas warga Kanada yang punya latar belakang yang beragam.
Idenya simpel banget: bendera negara peserta Piala Dunia disusun dari produk IKEA.
Mulai dari furnitur, lampu, tekstil, dekorasi rumah, sampai plushie.
Jadinya Produk IKEA di sini berubah fungsi: dari yang sekadar barang jualan, jadi elemen pembentuk visual.
jujur ini campaign yang.... IKEA banget! 😂
Definisi bener2 dibungk4m..
Rating google maps yg sempet nyentuh bintang 1.1, tapi dibalikin lagi ke awal jadi 4.7
Gila banget ya, baru hal kecil gini aja mereka susah banget mau ngakuin salah, gimana kalo masalahnya gede.
BEFORE AFTER
aku kakk, masih ikut pelatihan buat nambah skill. ini platform buat ikut pelatihan beberapa ada yang punya pelatihan gratis
1. myskill
2. digitalent kemkomdigi
3. google digital garage
4. coursera
5. remote skill academy
6. linkedin learning
7. skill grow id
8. skilvul
9. jabar digital academy
10. revou
11. kemnaker / upt balai latihan kerja sesuai domisili
12. kariermu
13. kelas work
14. udemy
15. dibimbing
selain itu kalian juga bisa mampir ke ig nya @/info.pelatihangratis , @/seminar.gratis , dan @/webinar.gratis