Pertandingan Timnas Indonesia melawan Oman Jumat malam (5/6) menjadi tontonan yang sangat menggembirakan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Permainan Timnas kita sangat baik di segala lini sehingga mampu meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0.
Selamat untuk Timnas Indonesia. Tetap semangat dan teruslah bekerja keras demi memberikan kebanggaan bagi bangsa dan negara.
🚨 Beberapa fakta menarik dari kemenangan Timnas Indonesia melawan Timnas Oman semalam :
- Indonesia menang meyakinkan 3-0 dan Kemenangan ini memutus catatan buruk panjang Indonesia atas Oman yang disebut sudah bertahan hampir 38 tahun.
- Lini belakang Indonesia tampil sangat solid. Oman yang ranking FIFA-nya jauh lebih tinggi kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang pertandingan.
- Debut pemain muda 17 tahun, Matthew Baker, yang masuk di menit akhir dan langsung mencuri perhatian.
- Kemenangan ini juga penting untuk mendongkrak ranking FIFA Indonesia karena Oman berada jauh di atas Indonesia dalam ranking dunia.
- Hadirnya warga biasa ke stadion yang ikut memberikan semangat kepada para pemain dengan kalimat khasnya " SAYA AKAN LAWAN"
BPOM merilis 22 merek Obat Bahan Alam (OBA) berbahaya yg beredar luas di tengah masyarakat.
Fakta uniknya hampir 60% dari 22 produk temuan tsb, adalah suplemen vitalitas pria 🫣😬
Berikut 22 daftar merek yg dinyatakan berbahaya dan harus dihindari :
1. Gutamin (Natrium diklofenak)
2. Fu Wei capsules (Sildenafil dan metil testosteron)
3. Geranium wilfordii ointment (Nortadalafil)
4. Maduon (Nortadalafil)
5. Happyco (Parasetamol, sildenafil, dan tadalafil)
6. Sehat pria (Sildenafil sitrat)
7. Godong ijo (Parasetamol dan kafein)
8. Djinggo (Sildenafil sitrat dan tadalafil)
9. Sultan co (Sildenafil sitrat dan tadalafil)
10. Pegal linu sarang kancleng (Parasetamol)
11. Kopi arab gold plus tongkat Ali (Sildenafil sitrat)
12. Kopi super jantan (Sildenafil sitrat)
13. Samyun WAN (Siproheptadin)
14. Dua cobra garam fatal (Mefenamat, kafein, dan parasetamol)
15. Asamulyn (Parasetamol)
16. Bio nerve energy boost up NDR (Deksametason)
17. Kapsul strong love (Sildenafil)
18. Sinatren (Deksametason dan prednison)
19. Nyerat Nyeri Tulang dan asam urat (Natrium diklofenak, asam mefenamat, parasetamol, dan deksametason)
20. Yaman strong honey (Sildenafil sitrat dan tadalafil)
21. USA viagra (Tidak terdaftar, mengandung sildenafil sitrat)
22. Viagra platinum (Nomor izin fiktif, mengandung sildenafil sitrat)
Gila ya, ada ilmuwan asli Medan yang jadi salah satu pionir teknologi halal paling canggih di dunia, tapi justru lebih dihargai di luar negeri.
Namanya Profesor Irwandi Jaswir. Lahir di Medan tahun 1970, dia berhasil ciptakan teknologi pelacak DNA babi dan alkohol di makanan serta kosmetik dengan kecepatan dan akurasi super tinggi. Dia juga kembangkan formula gelatin halal dari ikan dan unta, plus metode deteksi lain yang bantu jutaan umat Muslim di seluruh dunia memastikan produknya benar-benar halal.
Tapi ironisnya, saat dia mau bangun pusat riset halal besar-besaran di Indonesia, malah terbentur birokrasi yang lambat dan minimnya dana riset. Fasilitas kurang memadai, dukungan pemerintah waktu itu juga kurang maksimal. Akhirnya dia terima tawaran dari Malaysia.
Di sana, dia disambut bak raja. Dikasih laboratorium canggih, dana riset melimpah, dan langsung jadi profesor tetap di International Islamic University Malaysia (IIUM). Dia bahkan pimpin International Institute for Halal Research and Training (INHART) yang sekarang jadi salah satu pusat halal ternama dunia.
Puncaknya tahun 2018, dia dapat King Faisal International Prize, sering disebut "Nobel-nya dunia Islam", langsung dari Raja Arab Saudi. Penghargaan ini diberikan atas dedikasinya membangun "Halal Science" sebagai bidang ilmu baru.
Sekarang tahun 2026, Prof. Irwandi masih aktif di IIUM, terbitkan paper baru soal gelatin ikan, dan bahkan jadi board member di Halal Centre Saudi Food and Drug Authority. Penemuannya sudah dipakai oleh pabrik-pabrik global.
Gue pribadi sedih sekaligus bangga baca cerita ini. Bangga karena anak bangsa bisa sehebat itu. Sedih karena negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia justru kehilangan talenta seperti dia gara-gara brain drain klasik, kurangnya support riset dan birokrasi ribet.
Padahal industri halal dunia sudah bernilai triliunan dolar. Kita seharusnya jadi pemimpin, bukan cuma konsumen.
Semoga kedepannya Indonesia bisa lebih mendukung ilmuwan seperti beliau.
🚨KAI Commuter Update🚨
Seluruh Perjalanan Commuter Line lintas Bekasi pada 29 April 2026 pagi hari ini masih dilayani hanya dari Stasiun Bekasi. Lintas Stasiun Bekasi Timur hingga Stasiun Cikarang masih dalam persiapan untuk secara bertahap melayani Commuter Line. Penanganan dijalankan secara bertahap, penuh kehati-hatian, dengan memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum operasional kembali berjalan normal.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna dalam beberapa hari ini. Kami akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lokasi. Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat cek berkala akun media sosial resmi KAI Commuter.
#KAICommuter
#KAIsemakinmelayani
#commuterline
#MelayaniSepenuhHati
Pengurus Pusat Pemuda Katolik, DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) dan sejumlah organisasi lainnya melaporkan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, ke Polda Metro Jaya buntut pernyataannya pada ceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM). DPP GAMKI Sahat bersama sejumlah lembaga kristen dan organisasi kemasyarakatan lain itu menilai pernyataan JK dalam ceramah tersebut menuai polemik.
Tuduhan itu disebut muncul karena pernyataan JK yang menyebut dua pihak dalam konflik Poso dan Ambon dengan istilah "mati syahid". Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, yang juga melaporkan JK, menekankan pentingnya meluruskan pemahaman publik terkait ajaran Kristiani, terutama dalam konteks nilai-nilai dasar iman yang kerap disalahartikan.
Ia menjelaskan, konsep mati syahid dalam tradisi Gereja tidak pernah dimaknai sebagai tindakan menyerang atau menghilangkan nyawa orang lain, melainkan kesetiaan pada iman hingga rela berkorban demi kebenaran. "Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Ini menunjukkan bahwa kasih dalam iman Kristiani bersifat radikal, melampaui logika balas dendam," ujarnya.
Jubir JK, Husain Abdullah, tegas membantah tuduhan itu. Husain Abdullah menjelaskan bahwa JK sedang berbicara dalam konteks sejarah konflik Poso dan Ambon (pada masa awal reformasi) yang bernuansa SARA atau menggunakan simbol simbol agama sebagai alasan pembenar. Bukan sedang khotbah mengajarkan teologi Kristen, tetapi menggambarkan usahanya kepada Civitas Akademika UGM, saat meluruskan keyakinan kedua kelompok yang bertikai, Islam dan Kristen, yang telah bertindak keliru sehingga menyebabkan ribuan nyawa melayang dari kedua pihak.
📸: Dok. kumparan/Iqbal Firdaus.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R158 | E037 | E053
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Jepang nih apa sih, keren banget 😭
Ini timnas mau main di World Cup dengan kondisi abis win streak di 5 laga terakhir. Termasuk ngalahin Brasil & Inggris.
Udah mah pemain jago-jago, jersey keren, skrg punya theme song kayak gini.
Timnas paling kalcer
Kita sama-sama tau kalau tokoh politik bernama Jokowi hadir lewat cara-cara yang tidak biasa. Ia muncul lewat pendekatan politik yang sama sekali belum pernah kita saksikan sebelumnya.
Itulah mengapa rakyat Indonesia menaruh perhatian lebih pada sosok pemimpin masa depan ini.
Orang-orang yang tidak terima mungkin bilang bahwa semua pendekatan politik dari Jokowi hanyalah kepalsuan belaka, padahal cerita tentang efektifitas kerja-kerja-kerja politik beliau sejak jadi walikota, gubernur, hingga jadi presiden sangat nyata dalam realitas kebangsaan kita.
Waktu jadi Walikota Solo beliau menjawab persoalan pedagang kaki lima dengan pendekatan yang panjang tapi efektif, karena ada semacam spirit "mendengar" yang dulu kala sepertinya tidak eksis.
Waktu jadi Gubernur JKT beliau juga banyak menjawab problem-problem rumit di JKT seperti parkir liar di Tanah Abang, Banjir, dan problem penataan kota yang rumit.
Beliau juga banyak menyelesaikan project-project infrastruktur yang mangkrak.
Jadi Presiden RI, beliau ini banyak menjawab problem-problem ketidakadilan sosial, karena dulu konsentrasi kerja dari pemerintahan terpilih lebih ke pulau Jawa, tapi di era Jokowi konsentrasi kerja hampir merata di seluruh wilayah Indonesia.
Inilah yang bikin model kepemimpinan Jokowi menjadi tidak sama dengan model-model kepemimpinan sebelumnya.
IKN yang sudah menjadi mimpi besar para pemimpin sebelumnya direalisasikan dengan sangat cepat oleh pemerintahan Jokowi, ia sadar kalau ngga tuntas maka bisa menjadi alasan untuk menyerang beliau dimasa depan.
Bahkan ketika project besar itu tuntas sekali pun tetap saja masih ada orang-orang yang berharap kalau IKN mangkrak, sebuah angan-angan yang picik sejak dalam pikiran-orang macam ini jelas isi kepalanya busuk sekali.
Terakhir, sebagai warga negara Indonesia yang baik dan rajin bekerja saya mau mengucapkan terimakasih, karena beliaulah rakyat Indonesia bisa menikmati banyak fasilitas PUBLIK yang terjangkau.
Analisa Rakyat biasa yang beredar di Republik Indonesia 📣
Refleksi,
Dedy Nur Palakka,
10 April, 2026
The Jogokariyan Mosque in Indonesia distributes thousands of free meals each night during Ramadan through a program largely funded by public donations, many from online supporters.
@indriadjamil@kangdede78 Gibran pemalas?
kurang memperlihatkan?
kau yang pemalas dan kurang berusaha untuk cari tahu. search aja di YouTube "info wapres Gibran" ada banyak liputan berita semua kegiatannya.
@indriadjamil@renpremana@kangdede78 ada kok akun social media nya, lebih dari satu bahkan. akun² tsb tiap hari posting kegiatan Wapres blusukan ke berbagai wilayah di Indonesia.
saya tahu karena saya follower nya.
Ketika Susi Susanti mempersembahkan medali emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade Barcelona 1992. Susi belum sepenuhnya berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).
Susi "hanya" dianggap sebagai warga keturunan Tionghoa yang punya Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia (SBKRI) untuk main di Olimpiade.
Pada kolom KTP-nya dibuat pendanda yang membedakan dengan WNI lain. Bukan hanya Susi, termasuk Alan Budikusuma juga sama, mempersembahkan emas Olimpiade bagi Indonesia di 1992.
Presiden Soeharto memang seolah phobia terhadap etnis Tionghoa sejak mengeluarkan Inpres No 14 tahun 1967 tentang agama, kepercayaan & budaya Cina.
Di era pemerintahan Orde Baru, perayaan Imlek dilarang dirayakan ditempat umum. Barongsai, lampion & huruf Mandarin juga dibatasi.
Nama Anggota Thin Siang diganti jadi Muladi. Nama Goei Ren Fang diganti jadi Alan Budikusuma & nama Wang Liang Xiang diganti jadi Susi Susanti.
Pada tahun 2000, Presiden Gus Dur buat kebijakan dengan mengeluarkan Keppres Nomor 6 tahun 2000 untuk mencabut Inpres yang pernah dibuat Soeharto. Itu adalah momen penting & bersejarah yang dimulai oleh Gus Dur dengan membela hak sipil etnis Tionghoa.
Dua tahun setelahnya, lewat Kepres Nomor 19 tahun 2002, Presiden Megawati buat terobosan dengan menetapkan perayaan Imlek sebagai Hari Libur Nasional.
Mega menempatkan Imlek yang dirayakan agama Konghucu setara dengan IdulFitri, Natal, Nyepi & Waisak. Pun langkah Mega ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Masyarakat Tionghoa menjadi bagian integral dari bangsa Indonesia sekaligus perwujudan nyata dari Bhineka Tunggal Ika.
Warisan dari Gus Dur & Mega yang mendobrak langit-langit kaca diskriminasi akhirnya membuat kita merayakan emas Olimpiade dari keturunan Tionghoa menjadi lebih utuh.
Hendra Setiawan di Olimpiade Beijing 2008, Liliyana Natsir pada Olimpiade Rio de Janerio 2016 hingga Greysia Polli di Olimpiade Tokyo 2020, yang mana mereka mempersembahkan emas dengan menjadi Indonesia seutuhnya, bukan sebagai warga kelas dua.
Seperti yang pernah dialami oleh Susi Susanti (1992) & Alan Budikusuma (1992) yang meraih emas tapi harus menyertakan SBKRI sebagai pertanda mereka Indonesia.